cinta dua sahabat

cinta dua sahabat
musuh dalam selimut


__ADS_3

jam sudah menunjukan jam makan siang , Miska langsung mengajak Mita makan siang bareng berniat menceritakan rencana pernikahannya dengan pak Raka ..


jadi ga mau makan bareng? "tanya Mita berdiri dari kursinya tepat dihadapan Miska


Iyah jadi, sebentar . "jawabnya sambil menutup pekerjaannya


mereka jalan menuju kantin bawah, memasuki lift dengan beberapa staf lain yang ingin makan siang .


dering handphone Miska bunyi, tanda pesan masuk . pesan dari Raka


***Raka : aku tunggu di loby, kita makan siang😍.


Miska : gabisa, aku makan siang sama Mita .


Raka : dimana kamu mau makan?aku boleh ikut gabung kan?☺️


Miska : jangan skrng, aku mau ngomong penting sama Mita


Raka : ngomong apa?🤔


Miska : aku maunkasih tau Mita,rencana pernikahan kita☺️


Raka : emm, kalo gitu aku harus disebelah kamu . aku takut Mita ga bisa terima seperti kemarin-kemarin


Miska : gausah Raka , aku akan bicara baik-baik .***


lift terbuka dilantai utama, aku dan mita segera cepat melangkah ke kantin kantor . Memilih kursi untuk kita duduk, dan segera memesan 2 porsi makanan yang berbeda dengan 2 jus orange segar .


kali ini aku traktir deh . "ucap Miska tertawa


ahhh, bolehdeh "ujarnya membalas tertawa


pesanan mereka diletakan dimeja oleh penjual makanan dikantin beserta minumannya .


aku dan mita segera menyantapnya , membiarkan diam untuk menghabiskan makanan sejanak .


setelah makanan kita habis aku mulai bercerita .


sebenarnya aku bingung harus mulai menceritakannya darimana .


kalau aku menutupinya dan akhirnya Mita akan tau dengan sendirinya dia pasti sangat marah . "gumamku dalam hati

__ADS_1


aku mau cerita deh "lirih Miska menatap Mita


yaudah cerita aja "kata Miska menjawab cepat


aku kemarin ke Jogja sama Raka . "ucap Miska lembut


oh ya, kamu kenalin Raka dengan ibumu dong . "ucap Mita yg masih bersikap tenang


Iyah, bukan cuma Raka . aku kesana bersama ibu lili juga . "kata Miska


siapa ibu lili? "tanya Mita penasaran


ibunya Raka . " jawab Miska cepat


wawww, untuk apa ? "tanyanya terkejut


mereka melamarku dan merencanakan pernikahan secepatnya . "ucap Miska tenang


hahhhh, melamar?menikah??? "tanyanya makin ga kekontrol


Iyah, kita udh sepakat akan menikah bulan depan . "ucap Miska pelan


menikah?bulan depan? "nada suaranya makin kencang dengan wajah yang tidak percaya


secepat itu?kalian akan menikah? "kali ini wajahnya terlihat marah


aku juga ga menyangka Mita, tetapi cinta Raka meyakinkan aku . jujur aku juga sangat mencintai Raka dan akhirnya aku menerimanya . "ujar Miska mencoba menjelaskan


kali ini Mita mencoba bersikap tenang seperti ga ada apa-apa , padahal hantinya seperti tersambar petir mendengar rencana pernikahan Miska dan Raka .


karna Mita berfikir akan merencanakan sesuatu lagi yang masih belum terbayangkan .


Mita terdiam ..


kamu gpp? "tanya Miska menatap wajah Mita lembut


a..aku gpp, selamat ya semoga pernikahan kalian berjalan dengan lancar . "ucapnya tersenyum tidak ikhlas


terimakasih Mita, kamu memang teman yang baik . "kata Miska terharu


teman baik??ini yang namanya teman baik ,hahh .kamu sudah sangat menyakitiku , dengan cepat kalian akan menikah tanpa memikirkan perasaanku, sampai detik ini aku masih sangat mencintai Raka . kalian pikir semudah itu aku melepaskan cintaku?aku akan balas Miska , aku akan balas . "gumamnya dalam hati

__ADS_1


aku harus kembali keruangan . "ucapnya berdiri sambil mendorong kursi kebelakang


emm, kamu mau duluan atau tunggu aku mau ke toilet sebentar . "ucap Miska menunjuk arah toilet


aku duluan aja deh ya, aku lupa harus ada yang kukerjakan . "katanya terburu-buru sambil berjalan


Mita kenapa yah?sikapnya berbeda, apa mungkin karna ucapakanku tadi ya?apa Mita gabisa terima aku akan menikah dengan Raka ??tapi ahhh ga mungkin , tadi dia memberi selamat kepadaku, mungkin benar ada kerjaan yg harus dikerjakan. "gumamnya dalam hati sambil berjalan ketoilet


seperti biasa, Miska tidak pernah menyadari rencana dibalik sikap Mita barusan .


Miska selalu berfikir positif, dengan kepolosannya dia masih berteman dengan Mita yang sebenarnya musuh dalam selimut .


selesai dari toilet, handphone Miska berdering . panggilan masuk dari Raka


📞 Raka : kamu dimana?kamu gpp? "nadanya khawatir


📞Miska : aku ditoilet dekat kantin, aku gpp Raka . "ucapnya tenang


📞Raka : syukurlah "napas terdengar lega


📞Miska: emg ada apa sih?aku kan tadi udh bilang aku cuma kekantin makan siang bareng Mita . knp cemas?


📞Raka : engga, gpp ko . skrng kamu ke lobby aku tunggu . "Raka berbohong


Miska tidak menjawab dan memutus telepon nya berniat menyusul Raka di lobby..


sebenarnya Raka melihat Mita yang hendak memasuki loby menuju lift dengan wajah yang sangat kesal, marah, penuh kebencian .


Raka mencemaskan Miska yang beberapa menit masih bersamanya .


Raka melihat ada dendam dimatanya, Raka mencoba menutupinya dari Miska Karan percuma Miska ga akan percaya dengan kata-katanya . karna Miska terlalu baik, terlalu tidak pernah mencurigai apapun .


Miska mendekati Raka yang sedang duduk disalah satu kursi lobby, langsung duduk tanpa memberi aba-aba kedatangannya .


syukurlah, kamu bener gpp? "tanya Raka cemas


aku gpp Raka, kamu bisa lihat . "jawab Miska


yasudah aku antar kamu keruanganmu . "kata Raka


gausah Raka kita berpisah dilift aja . "jawab Miska

__ADS_1


engga, engga , aku harus antar kamu sampai ruangan sayang . "kata Raka tegas


Miska tidak menjawab karna Miska memahami tidak bisa merubahnya kalau udh seperti ini, Miska paham sifat Raka .


__ADS_2