cinta dua sahabat

cinta dua sahabat
bermalam dirumah sakit


__ADS_3

Miska terbangun dari tidurnya, ia terpaksa harus dirawat dirumah sakit menunggu sampai besok siang untuk bisa pulang .


keadaan memang sudah membaik, tetapi dokter menyarankan untuk dirawat satu malam sampai keadaan Miska normal . terkurungnya didalam lift membuat Miska cukup kehabisan nafas dan oksigen .


Raka yang dari awal membawanya kerumah sakit , tidak pernah beranjak pergi dari kamar Miska dan ikut menginap untuk menjaganya .


keluarga kamu ga dikabarin?aku tidak menemukan handphone mu saat kamu pingsan. "tanyanya sambil duduk di sofa


gausah Raka, nanti ibuku cemas . kasian kalo dia harus kejakarta . ohh iya handphone ku ketinggalan di meja kantor. "jawabnya dengan nada lembut


istirahatlah Miska, agar besok kamu benar-benar boleh pulang ."lirihnya dengan raut muka menakuti dengan senyum tipisnya


apa ga sebaiknya kamu pulang aja, esok kan kamu harus ngantor dan kamu sudah disini sejak siang . maaf aku merepotkanmu


aku ga akan biarin kamu sendiri disini, aku bisa berangkat kekantor dari sini ko . tenang sajalah gausah dipikirkan


baiklah, tapi kamu juga harus istirahat yah pak Raka, terimakasih banyak sudah mau menemaniku . "membalas meledeknya dengan sebutan pak Raka


iyaiya, duluan lah tidur sana aku masih belum ngantuk . selamat tidur Miska ,semoga mimpi indah . ucapnya sambil menatap Miska dari sofa

__ADS_1


yaaa, selamat malam juga Raka semoga mimpi indah. "jawab membalasnya dengan senyuman manis


malam pun telah terlewat, cuaca pagi hari yang cukup cerah . sinar matahari yg menyorot menembus kaca besar rumah sakit membangunkan miska pagi itu


Miska yang terlebih dulu bangun melihat jam , mencoba turun dari ranjang tempat tidurnya untuk membangunkan raka yang harus berangkat ngantor .


berjalan membawa infus mendekati sofa yg berada 4 langkah dari ranjangnya.


menepuk-nepuk pundak Raka "Raka sudah pagi ayo bangun ,kamu harus berangkat ngantor kan pagi ini? "ucapnya dengan menepuk-nepuk pundak Raka


Raka terbangun, membalikan badannya dengan membuka matanya perlahan .


emmm, tak sadar menarik tangan Miska yang masih ada dipundaknya .@raka


Raka yg terkaget karna jatuhnya badan Miska ke badannya membuka mata terlihatnya wajah miska yg berada tepat dihadapannya dengan sentuhan bibir yang terbentur tidak sengaja membuat keduanya merasa jantungnya berdebar kencang sampai menikmati bibir yang dikecup Raka .


Miska yang terlihat malu-malu, menoleh dan terbangun dari tumpukan badan mereka .


kenapa pipimu merah?apa kamu terbentur? "tanya raka dengan menatap wajah miska

__ADS_1


engga , aku gpp .sambil berjalan kembali menuju tempat tidurnya dengan wajah malu-malu


sini aku bantu,tangan Raka menggandeng dan membawakan infusannya


setelahnya Raka bergegas bersih-bersih badannya karna harus berangkat ngantor, sebenarnya Raka malas untuk kerja Hari ini, karna ia mau nemenin Miska sampai boleh pulang siang ini


mengingat hari ini banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya hari ini juga, blm lagi meeting-meeting yang tertunda karna kejadian kemarin . membuatnya terpaksa harus berangkat ngantor


gpp yah aku tinggal, banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan . " tanyanya sambil memakai sepatunya


Iyah gpp ko, terimakasih banyak pak Raka atas perhatiannya . "menjawab dengan meledek


Raka dong, gausah pake pak . "pintanya sambil tersenyum karna tau Miska sedang menggoda meledek


nanti siang, pasti aku jemput kamu .


dokter akan mengabariku jika kamu sudah boleh pulang . "ucapnya sambil berdiri di samping miska


gausah Raka, ga perlu . aku bisa pulang sendiri naik taxi online ,kamu ga perlu repot-repot

__ADS_1


gpp aku ga repot ko, nanti setelah meeting selesai aku langsung jemput kamu yah . tunggu aku jangan pulang sendiri . "perintahnya


aku pergi dulu, bye . " berjalan sambil melambaikan tangan


__ADS_2