
Sepertinya beberapa bulan di Ubud akan membuatku lebih tenang sungguh aku butuh ketenangan dan sebaiknya aku memulai nya disini.
Kami sekeluarga sarapan pagi bersama. Dan lagi lagi sudah hampir sebulan jason di Amerika dia sama sekali tidak mengabariku aku rasa ada hal yang aneh. Mengapa disaat aku seperti ini aku merasa jason tidak memperdulikanku.
"Maa, Paa sebaiknya ku segera bergegas ke Ubud sekarang! "
Mama dan papa sangat mendengarnya. Entah rencana apa yang mereka lakukan. Tapi yang aku tau pasti mama dan papa ingin aku rehat sejenak dengan keadaan ini.
Staf ku sudah mempersiapkan semua dan aku mencoba untuk menghubungi stev.
Tuuuut..... tuuuuuttt....
"the number u are call..! "
thats bullshit kenapa dia tidak mengangkat tlp ku. Apa yang terjadi sebenarnya.
Oh god....!! tenang deass kamu hanya perlu berlibur lupakan semua permainan ini dan kee positif biarkam mereka yang menyelesaikannya.
mama papa dan angel siap mengantar keberangkatanku ke ubud.
"Mama paa doakan aku untuk menenangkan diri sejenak.!"
Mama papa dan angel memelukku. Angel tampak mengerti dengan apa yang aku alami. Aku sungguh tak sanggup meninggalkan moment ini tapi ini juga hak ku untuk bahagia.
"It's okay deassy i will always love u. Don't worry! "
Mama menguatkan ku kembali.
"Kamu anak baik sayang kamu wajib bahagia dan menentukan jalan hidup ini.! "
Aku perlahan meninggalkan mobil dan berusaha kuat meninggalkan ini sebentar.
__ADS_1
Apa apaan ini aku seperti menghancurkan kehidupan mama dan papa. Aku merasa bersalah karena memilih jason untuk mendampingi hidupku. Tapi biarlah aku tidak mau memutuskan. Tapi aku rasa jason benar benar menggangtungkan hubungan ini.
Tidak lama kemudian aku tiba diUbud dengan villa yang papa punya. Nampaknya aku ada banyak pekerjaan disini. Semua staf menantikan ku dan ada beberapa staf yang masih bekerja divilla ini.
"Selamat datang nyonya deassy!!! "
"Terimakasih semuanya aku rasa kita akan menjadi tim yang baik! " dengan wajah riang dan tak penuh beban. Aku melihat sosok yang sudah mulai menua.
"Bli adi? "
"Iya nyonya ini saya! "
"Ya Tuhan kamu semakik menuaa! "
hhhahahahhahaha kami tertawa dengan celotehan yang aku tujukna kepada bli adi. Dia bekerja sedari aku dulu kecil dan dia sangat mengerti apa yang aku butuhkan. Tanpa berfikir panjang lagi aku mulai merapikan semuanya. Villa,hotel dan bars disini. Tidak serasa sudah mau setahun berlalu. Dan jason belum sama sekali menemuiku hanya beberap pesan yang dia tujukan kepadaku. Aku kira dia benar mengajukan pindah dari sana tetapi hanya omong kosong yang aku dapatkan.
Aku sudah mendapatkan ketenangan ini tapi aku hanya manusia biasa dan yang sekarang aku butuhkan hanya belain dari seorang suami. Kadang aku berfikir untuk memulai kisah cinta yang baru tapi bagaimana bisa aku memutuskan itu. Aku sadar dan aku merasa memnag jason sudah punya kehidupan baru tapi aku tidak ingin mengetahuinya.
Aku rasa orang itu tersenyum dengan ku, tapi aku rasa aku mengenalnya. Apakah benar itu?
lelaki itu hanya tersenyum dan berusaha memanggil ku. Tapi apa yang aku lakukan! Aku berpura pura untuk tidak mengenalnya. Lelaki itu masih tersenyum dan melihat ku, tapi karena aku mulai mencampakkanya lelaki itu perlahan mutar arah dan pergi dari pengeliatan ku.
Apakah dia?
Apakah benar memang dia!?
Ya tuhan hatiku berdegap sangat kencang!
Aku berusaha berlari dan mengejarnya.
"Tunggu...!!!!! "
__ADS_1
Aku susah berkata dan kami hanya saling memandang. Aku merasakanya, yaa benar aku merasakan aroma tubuhnya yang mungkin tidak bisa aku lupakan.
"Iya? "
Kami tersipu malu dan aku bingung entah bagaimana orang ini tiba dihadapanku disaat aku mulai putus asa dengan keadaan sekitarnya.
"Aku rasa aku mengenalmu? "
Lelaki itu masih menatapku tajam.
"Iya aku rasa begitu! "
Kami hanya terdiam dan saling memandang tapi dalam hatiku ingin langsung menerkamnya.
"Heeeeemmmm. mau kemana kamu? "
Lelaki itu terdiam, sambil menaikan alisnya dan mencoba untuk mencari jawaban yang masuk akal.
"Aku mencari vila temanku yang aku rasa didepan jalan sana! "
Aku tau itu bukan jawaban yang benar.
Kami masih saling memandang dan berusaha untuk melanjutkan perbincangan ini tapi aku dan lelaki itu sangat tidka mampu.
"Bagaimana kalau kita kedalam? "
"Yaaa of course! "
Aku dan lelaki itu perlahan tapi pasti masuk kedalam. Dan memulai perbincangan ini.
Terima kasih tuhan sepertinya hari ini menjadi hari terbaikku❤❤❤❤❤
__ADS_1