
Aku rasa ada yang tidak beres disini melihat dari sorot mata stev dan beberapa stafku disini, bahkan mama papa melakukan hal yang sama. Tapi aku bukan orang yang seperti itu biarkanlah mereka berbuat apa. Bagiku kesembuhan angel adalah segalanya.
Nampaknya kamu harus memulai usaha baru disini. Walaupun aku sangat kaya raya tapi aku bukanlah tipikal orang yang tidak pekerja keras. Sebaiknya aku mau membuka sebuah cofee dipinggir pantai pandawa ini. Aku suka dengan kehidupan disini dan aku akan membuat cofee yang berbeda. Aku menuju kekamar papa.
"Papa are u okay? "
"Yeah okay,! "
Aku melihat papa duduk termenung dimeja kantornya.
"what's happend? "
"No, darling aku hanya senang melihat kamu mau balik lagi kesini! "
Aku memeluk dengan erat begitupulah dengan papa.
"Look, your mother! "
"Yeah, I know"
"Siapa yang akan meneruskan semuanya disini kalau bukan kamu deas! "
Aku hanya terdiam dan memang aku pewaris tunggal semua bisnis papa.
"Hotel, villa, bar, dan beberapa bisnis disini siapa yang akan meneruskan? "
__ADS_1
"Iya paa! "
Akupun terdiam dan tak ingin mebahasnya lebih lanjut.
"Mama dan papa sudah tua, bagaimana kamu nampak nya tidak ingin memiliki satu anak lagi sebagai penerusmu? "
"Aku ingin ayah,tapi bagaimana bisa jason sudah fokus dengan karirnya dan aku membiarkan apa yang jason inginkan! "
Ayah memandangku sepertinya ini adalah inti pembicaraannya.
"Jason memang anak yang baik. Dulu! "
Hatiku bak disambar petir ketika papa melakukan itu. Sepertinya papa sudah mengetahuinya.
"Kenapa papa bicara seperti itu! "
"Nanti kamu akan tahu sendiri, mungkin papa salah selama ini menilainya"
"Ada apa dengan jason pa? Apa dengan stev! "
lagi lagi papa terdiam. dan tak ingin melanjutkan pembicaraan ini.
"Deassy, papa tau your smart girl! "
"heeeeeemmm what's happend! "
__ADS_1
"Sebaiknya kamu tinggalkan jason, papa sedih melihatnya kamu jarang ada waktu dengan nya! "
Aku hanya terdiam dan masih belum mengerti apa yang papa maksud.
"papa listen, i know jason seperti apa tapi biarkanlah aku mengumpulkan bukti yang jelas. papa tau aku bukan orang yang mudah berganti dengan pasangan lain. apalagi dengan adanya angel. Aku mungkin akan menetap selamanya disini jadi papa jangan khawatir. biar kita liat bersama bagaimana jason nantinya?!"
papa terdiam dan tanpa disadari mengeluarkan sedikit air mata.
"papa hanya takut kamu tidak bahagia nak, apalagi melihat keadaan angel yang berkebutuhan khusus seperti ini! "
"tidak apa apa pa, nanti aku akan merencanakan anak kedua dengan jason it's okay papa! "
Papa memelukku dengan erat aku yakin memang ada sesuatu yang mereka sembunyikan biarkanlah nanti aku akan coba berbicara dengan jason. bagaimanapun juga aku masih belum bisa menggangu jason apalagi dengan karir yang sudah dia dapatkan. Aku akan mencoba merapikan villa and bars papa di Ubub sambil aku menenangkan diri disana. Mungkin ini bisa menenangkan ku.
Papa dan aku berjalan menuju angel dan mama. Mereka sangat bahagia dengan keadaan ini dan aku tahu mereka juga mengingikan seorang cucu yang normal sebagai penerus semuanya. Tapi tak mungkin juga aku melanjutkannya dengan jason. Biarlah berjalan dulu seperti ini.
"Mama papa sepertinya aku akan ke ubud untuk mengurus villamu dan mungkim sedikit menenangkan waktu! "
Mama memelukku dan seperti tau apa yang aku maksud.
"It's okay darling. kamu lakukan apa yang kamu inginkan. kamu tak perlu khawatir mama dan papa akan menjaga angel dengan baik! "
kau terdiam dan memeluk mama dengan erat. Aku merasa bersalah karena meninggalkan mama dan papa disini sewaktu aku diAmerika. Aku memang anak satu satunya tapi menurutku dulu aku sangat bersifat arogan dan sok bisa dalam segala hal. Nampaknya sekarang aku masih harus membutukan pertolong mama dan papa.
"Ijinkan aku mengurus semuanya papa mama! "
__ADS_1
Aku melihat raut wajah bahagia mama dan papa. Dari awal aku memutuskan hidup diAmerika memang papa sudah melarangku apalagi melihat keadaan angel yang seperti ini. Tapi jason tetap memaksa ku untuk tinggal di Amrik dengan iming iming fasilitas dokter untuk anak berkebutuhan khusus. Tapi yang terjadi mungkin tidak yang ku harapkan. Angel memnag butuh kasih sayang dari keluarga ku dan mungkin ini jalan yang terbaik.
Jika memang jason menduakan ku sungguh ku tak perduli. Tapi belum ada niatan dibenak ini untuk memperkeruh suasana biarlah jason nanti yang akn memutuskan. Sejujurnya aku sudah lelah dengan semuanya tapi berada disini membuat ku lebih tenang.