Cinta Suci Dari Skandal

Cinta Suci Dari Skandal
TENANG


__ADS_3

Tidak....


Tidak mungkin aku melakukan itu bagaimana nasib angel?


Akupun terus berfikir untuk memikirnya atau tidak. Dan sebisa mungkin aku untuk menahannya. Sambil berdiri diatas balkon ini dan menikmati pemandangan sejenak. Akupun bergegas dan memberitahukan jason bahwa ku akan menetap disini.


"tuuuut! "


Aku berusaha menghubunginya.


"hallo des, maaf aku baru bisa menghubungimu! "


Aku berusaha tegar dan mencoba menahan amarah ini.


"tidak apa apa,  sepertinya aku akan menetap disini untuk waktu yang lama! "


Jason mendengarkan walau aku tahu dia sambil menyelesaikan pekerjaanya.


"lalu bagaimana angel? "


"iya, dia sudah mulai membaik! "


"baiklah, aku akan mengurus semuanya! "


"tidak usah kamu fokus saja dengan pekerjaanmu! "


"minggu depan aku akan kesana! "


"iya sebisa mu saja, aku rasa aku akan melihat angel lagi! "


"baiklah!"


Jason mematikan hpnya. Aku berusaha untuk tidak egois. Aku rasa juga memang inilah tugasku sebagai seorang ibu.


Hari demi hari aku menemani angel dan tanpa jason disampingku. Dan disini aku hanya memikirkan angel.


Tak terasa sudah seminggu berlalu tetapi jason belum juga sampai dan lagi lagi hanya janji dan janji. Akupun mulai jenuh dengan sikapnya tapi, karena perkembangan angel jadi rasa khawatir ku ini sudah lumayan sedikit hilang. Aku mempunyai janji yaitu setia terhadapmu.


Melihat perkembangan angel yang signifikan aku sangat bahagia dan angel sudah dinyatakan sehat. Tak terasa aku sudah setahun disini dan jason hanya beberapa kali kesini.


Tiba tiba hpku berbunyi.


"hallo? "


"bagaimana keadaanmu? "

__ADS_1


"baik, ada apa? "


"permintaanku disetujui, bulan depan aku diijinkan untuk pindah ke washington hospital."


"really?  Syukurlah,akan aku tunggu! "


"yaaa, tentu saja! "


"minggu ini angel juga sudah mulai sekolah ini disini jadi aku sudah mulai tenang"


"baiklah, aku akhiri dulu untuk mengurus surat suratnya! "


"baik lah! "


Angel diterima di STAR School sekolah yang didominasi anak anak berkebutuhan khusus dan syukurlah aku sudah mempunyai assiten untuk mengurus angel dengan segala keadaanya.


Hari demi hari aku laluin bersama dan lagi lagi jason tidak menepati janjinya dia tak kunjung datang dn hanya beberapa kali berkunjung kesini.


Aktivitas ku disini hanya seperti orang tua yang lainnya. Aku meninggalkan karir ku demi anakku dan jason. Setiap pagi aku mengantarnya sekolah. Dan menyiapkan segalanya sebisa mungkin walau ada asissten. Semua urusan butik aku serahkan kepada assitenku.


Jam pulang sekolahpun tiba aku menjemput angel. Yang sekarang sudah mulai mengerti beberapa hal.


Datanglah seorang guru menghampiri ku.


"iya miss?  Ada apa? "


"bagaimana keadaan angel dirumah? "


"dia baik seperti biasanya.kenapa miss?


"tidak apa apa nyonya angel mulai pemarah belakangan ini, aku rasa ada sesuatu yang menganjalnya! "


"baiklah miss maafkan aku! "


Angel sambil tertawa dan menyanyi meninggalkan kami berdua.


"baiklah miss aku minta maaf dan maaf aku akan sebaiknya mengerjar angel! "


"baiklah nyonya deassy hati hati! "


Sambil tersenyum dan berusaha menghampiri angel. Angel berlari sangat cepat dan aku tidak tahu kemana arahnya. Aku berlari sekencang mungkin tapi aku tidak menemukanya.


Yaaaa Tuhan angel....


Angeeel...

__ADS_1


Dimana kamu nak????


Aku berlari sekencang mungkin dan menemukan angel dengan seorang pria. Aku langsung memeluk angel dan menangis karena menemukannya.


"thank u, thank u so much! "


"it's okay! "


"tunggu....  Kamu orang indonesia? "


Aku melihat orang ini dan hanya menjawabnya seadanya.


"iyaaaa.... Terimakasih menemukan anakku! "


Aku langsung pergi dan meninggalkan. Angel berlari lagi dan aku memegang tanganya erat untuk tidak kabur lagi. Kamipun berdua pulang. Aku semakin jenuh menghadapi ini semua. Akupun melepaskan ini semua dan mencoba untuk menghubungi jason.


"hallo? "


"bagaimana keadaanmu? "


"baik, bagaimana keadaanmu dan angel? "


"baik"


"maafkan aku des persetujuan aku ditolak oleh dewan komisaris dan sepertinya akan seperti lama! "


Aku sangat terkejut dan kecewa tapi lagi lagi aku berusaha tegar.


"iya tidak apa apa, jason! "


"iya"


"sebaiknya aku pulang keindonesia! "


"aku sudah letih dengan semuanya! "


"sebaiknya kamu fikirkan lagi! Bagaimana dengan karir mu di new york?"


"tidak masalah bagiku, aku akan memulainya sepulangnya aku di indo! "


"baiklah jika itu sudah menjadi keputusanmu! "


"aku rasa aku lelah dan aku mau istrhat! "


Sepertinya aku akan pulang ke indonesia. Angel bisa bahagia dengan orang tuaku. Aku akan melupakan karir ku disini dan aku akan memulainya dari nol di indonesia.

__ADS_1


__ADS_2