Cinta Suci Dari Skandal

Cinta Suci Dari Skandal
AKU BAHAGIA


__ADS_3

Sepertunya Tuhan memberikan aku kebahagian ini. Bagaimana mungkin lelaki yang aku kencani dulu tiba tiba hadir disaat aku membutuhkan belaian suami.


Pelayan membukakan pintu dan memberikan salam kepada ku dan lelaki itu. Aku tentu saja mengingatnya, ya aku sangat mengingatnya david lelaki yang sementara waktu ini ingin aku temuin. Jujur saja aku kurang begitu tertarik dengan lelaki baru entah kenapa aku rasa ada sesuatu yang berbeda dengan david.


"Selamat datang nyonya deassy"


Kami berdua berjalan menuju ruangan pribadiku.


"Apa sangat lucu aku baru tau kalau namamu adalah nyonya deassy! "


Aku langsung merespon dan memberikan david tatapan genit.


"Silahkan masuk! "


"Apa ini tempat kerjamu?"


"iya ini tempat kerjaku"


heeeemmm kami pun terdiam dan lumayan canggung dengan keadaan sekitar. David bingung dengan keadaan sekitar melihat ruang kerjaku dan segalanya yang ada disini.


"Tunggu apa kamu pewaris the villa's ini? "


Aku pun tersenyum dan menggigit bibir ini.


"Aku rasa iyaa?!"


"Ah shiiiiiiiitt....!!! "


hahahahhaha kami berdua tertawa dengan perbincangan ini.


"ya tuhan aku meniduri anak pewaris the villa's ini! "


hahahhahahahahah


"Bagaimana menurutmu? "


"Aku rasa aku akan menjauh!"


"Kalau kamu lakukan itu akan kubunuh kau! "


kami berdua tertawa dan membicarakan keadaan kita masing masing. Tatapanya begitu tajam dan perbincanganya pun terasa menyenangkan. Pelayan pun tiba memberikan pesanan kopi yang aku pilih.


toook... toook....tooook


"permisi nyonya? "


"silahkan masuk mbak ani"


sambil mengidangkan kopi dan kue yang aku pesan. David sangat ramah dengan nya.


"terima kasih mbak ani"


sambil tersenyum manis.


"terima kasih pak ganteng! " mbak ani nampaknya suka melihat kepribadian ani.

__ADS_1


"baru kali ini teman nyonya menyapa saya, makasih pa ganteng! "


aku pun tertawa dan david sambil tersenyum manis melihat aku dan mbak ani melakukan percakayapan.


"Shut.. Up what she say handsome? "


"yeah... really terimakasih mba ani memang aku sangat handsome kan! "


mbak ani tertawa lagi.


"iya pak baru kali ini temen nyonya handsome bae, ramah pula sama saya! "


"cukup.. mbak ani nanti orang ini kepedean!! "


"baiknya kami mengakui sajalah nyonya deassy! "


"sudah.. sudaah... mba ani keluar huh! "


hahahahahahhahha mbak ani sambil membereskan pesanan ku dan beranjak keluar.


"tuh kan pak nyonya cemburu udah ya pak saya ijin keluar pak, nyonyaaa! "


aaaaaaaghhrrrrr... sambil pura-pura melempar barang ke mba ani .


Dari kegembiraan ini tiba tiba suasana menjadi hening. Dan kami tahu bahwasanya memang kami sama sama saling merindu.


Aku masih hafal dengan aroma tubuhnya. Berdosakah jika aku mulai mengingikannya kembali. Senyumanya itu dan tubuhnya yang sangat atletis itu membuat aku ingin memeluknya sekarang. Apakah david menginginkannya juga?


Kami memulai perbincangan lagi.


"Aku bekerja disini, dan berarti skrg kamu bos aku "


"Really? Damn... Aku rasa ini sangat kebetulan yaa? "


"Kebetulan kamu merindukan ku maksud mu? "


hahahahahhahah.... aku mulai salah tingkah dengan celotehan david.


"Bagaimana kamu tau... yaaa hemm maksudku..? "


"Perwaris tahta the villa's? "


"Yaaaaah..." Aku menanti jawaban.


"Bagaimana mungkin aku tidak tahu, hampir sebulan aku disini semua orang membicarakan mu! "


Aku pun kaget apa yang disampaikan david.


"whaaaaaaat....... reaksi staff ku bagaimana? "


"I'm sorry aku bukan tipe penggosip seperti mu dan mba ani..!! "


Aku masih ingin berbincang dengan david tapi nampaknya david mulai ingin meninggalkan aku.


"Sebaiknya aku pergi nyonya deassy banyak pekerjaan yang menantiku.! "

__ADS_1


"Hemmmm. baiklah"


"Hanya baiklah? "


"Yaaaaa.... hemmm! "


Aku masih salah tingkah dengan kelakuannya.


"Mana hp mu? "


David mengeluarkan hpnya.


"Itu no wa ku dan jangan kamu sebar kesiapapun! "


"Baiklah nyonya deassy! "


"Shuuut up.... berhentilah memanggilku dengan sebutan nyonya!! "


Aku mengantar david keluar. Aku percis berada didepan david. David memelukku dengan erat dari belakang dan aku mulai meresponya.


"Bagaimana mungkin aku melepaskan mu lagi selama ini aku mencarimu!"


"Benarkah? "


David memelukku dengan erat dan mulai mencium leherku.


Sesungguhnya ini yang aku nantikan. Aku sangat bahagia david juga merasakan apa yang aku rasakan. Aku ingin menghabiskan malam ini dengannya. Aku rasa itu juga yang ingin dirasakan dengan wanita lain. Tapi aku harus tau dulu apa dia serius dengan yang dia lakukan.


Aku sangat menikmatinya dan tanpa aku sadar aku aku membalik kan diri dan mulai mencium bibir david.


Aku yang melakukan pertama. Mencium david adalah suatu kebahagiaan dan yang aku butuhkan sekarang david membalasnya dengan khidmat. Ini ciuman rindu tanpa nafsu yang aku rasa.


David sambil berbisik ditelinga ku.


"Aku sangat merindukan kmu, sangaaaaat!"


"Aku juga!!"


"Bagaimana kamu masih bisa bilang rindu sedangkan kamu meninggalkanku. "


Aku melepas ciuman itu walau sejujurnya aku ingin menjamah tubuh david.


"Banyak hal yang belum kamu tahu tentang aku. "!


David mulai beraksi dan menghentikan semuanya.


"Aku rasa aku akan bekerja skrg! "


Aku hanya terdiam. Apa aku menyakitinya.


David meninggalkan ku.


"Aku akan mengubungimu nanti!"


David mulai meninggalkanku.

__ADS_1


Kamu datang disaat yang sangat tepat bahkan semua orang tahu dan menantikan dirimu. Sungguh kedatangan mu suatu hadiah kecil dari surga yang tuhan persembahkan untukku. Sesaat aku bisa melupakan semuanya.


__ADS_2