
Serasa seperti mimpi aku bertemu kembali denganmu. Aku harap kamu bisa menjadi penyemangat dalam hidupku. Dan saat ini yang aku inginkan hanyalah kamu.
David kembali bekerja dan aku juga menyelesaikannya. Aku mengecek pemasukan dan pengeluaran semua dari semua asset papaku. Ada satu vila yang mungkin akn ditutup karena villa itu sudah tua dan belum ada pembaruan.
"Hallo, mbak agnes?"
"Iya, nyonya tolong panggilkan bli adi skrg! "
"Baik nyonya!"
Bli adi mengentuk pintuku.
tooook.... tooook...
"Permisi nyonya? "
"Silahkan bli adi "
"Bli aku langsung mulai saja!"
"Aku melihat ada laporan aneh di villa Pedungan ini? "
Aku melihat respon bli adi yang sangat aneh. Bli adi mulai kebingungan menjawab pertanyaanku.
"Maaf nyonya villa yang nyonya suruh urus oleh tuan dan nyonya stevani? "
Aku pun kaget. Aku masih tidak percaya dengan apa yang dimaksud dengan bli adi.
"Sorry what do you mean? "
Bli adi mulai bingung menceritakannya semua.
"Begini nyonya saya sebenarnya ingin bercerita dengan nyonya tapi biarlah nyonya tau sendiri! "
Aku pun masih bingung dengan keadaan nyonya.
"Ceritakan bli!!!! "
"Saya sebenarnya takut dengan tuan jason dan nyonya stevani! "
"Tapi saya sudah tidak sanggup melihatnya sedari awal nyonya datang saya harap nyonya memahami situasinya. tapi menurut saya nyonya terlalu baik kepada tuan jason dan nyonya stevani! "
__ADS_1
Aku merasa mereka seperti mempermainkan aku tapi aku tidak boleh gegabah dan percaya 100% dengan bli adi.
"Maksudmu? "
"Jadi nyonya deassy benar benar tidak tahu? "
"iyaaa... ceritakan lah! "
"3tahun lalu nyonya stevani memberikan kontrak yang nyonya deassy tanda tangani sendiri! "
Aku berusaha untuk mengingatnya.
"Aku masih tidak menyangka bli! "
"Nyonya stevani dan Tuan jason sering ke villa itu! "
Aku sangat sangat bingung dan tidak mengerti lagi dengan pernyataan bli adi.
"Disitu juga saya kaget dan bertanya tanya? "
Aku masih termenung mendengarnya.
"Apa kah benar nyonya deassy yang menyuruhnya? "
Aku masih terdiam dan masih belum bisa berkata apa apa lagi. Hati ini serasa sakit sakit sekali.
Bagaimana mungkin aku selalu menjaga hati ini untuk jason tapi, dia melakukan hal tidak aku duga. Dan stevani aku sudah mengganggap stevani seperti adikku sendiri. Apa yang terjadi dalam hidup ini ya Tuhaaan. Aku mohon bantuanmu.
Aku masih terdiam sambil mendengar pernyataan bli adi. Sungguh tega dia melakukan itu semua dengan ku.
"Nyonya? Apakah benar saya harus menyatakan semua? "
"Yaa...yaa tentu bli silahkan! "
Aku berusaha tegar mendengarnya.
"Disini semua staf tau perbuatan tuan jason dan stevani! "
Aku semakin menggila rasanya dengarnya.
"Mereka melakukan sex? "
__ADS_1
Bli adi terdiam dan bingung menceritakannya.
"Iya nyonya, bahkan seluruh staf sudah tau. Aku masih bingung kenapa nyonya tak tau! "
Tidak terasa air mata aku terasa mengalir begitu saja.
"Cukup bli aku tidak kuat mendengarnya! "
Bli adi terdiam dan mencoba menguatkan aku.
"Maaf nyonya jangan sepenuhnya percaya kepadaku. Nyonya bisa bertanya kepada semua orang"
Aku masih terdiam dan bingung bagaimana lagi untuk mencurahkannya.
"Tunggu bli? Apakah orang tua ku tau? "
"Iya nyonya.. Aku bisa nyonya sebaiknya memutusnya secepatnya karena perlakuan tuan jason dan stevani sudah sangat aneh! "
"Baik bli adi tinggalkan aku sekarang! "
Bli adi keluar dengan wajah yang begitu tidak enak karena sudah menceritakan semuanya. Aku mendengar semua staf ada didepan pintuku. Aku rasa semua memang ingin aku tahu. Aku bingung, kacau dan masih belum tau apa yang harus aku lakukan.
Sungguh biadab perbuatan mereka. Aku tidak menduga mengapa mereka bisa melakukan hal itu. Tapi lagi dan lagi aku tidak mau memutuskan biarkanlah. Aku rasa aku harus rehat sejenak.
Aku masih belum bisa bergerak dari kursi ku. Tiba tiba hp ku berbunyi. Aku fikir jason yang menghubungiku.
Nyonya deassy!!
siapa ini nomor yang tidak aku kenal.
aku mengacuhkan nya. Tidak terasa sudah hampir 2 jam disini dan aku tidak bisa berbuat apa apa. Aku rasa aku butuh kopi dan sebatang rokok.
Aku keluar balkon sambil menyeruput kopi ini. Disaat aku termenung aku melihat sosok lekaki yang lagi lagi membuat aku terpukau. Dia melambaikan tangannya.
Aku langsung merespon dan menyuruhnya masuk keruangan ku.
"permisi nyonya deassy! "
Aku membalas nya hanya dengan senyuman.
"sepertinya aku tidak perlu kesini ya? "
__ADS_1
David melihat ku muram dan tidak bisa berbuat apa apa lagi