
Apa apaan ini aku sekarang merasa pria paling hina di dunia. Bagaimana bisa aku sangat mencintai deassy sekarang tapi aku tidak bisa berbuat apa apa sekarang. Biarkanlah... Biar waktu yang akan menjawab.
Aku pulang cepat untuk menenangkan diri. Tapi tanpa arah dan tujuan sebaiknya aku akan balik kerumah.
Miranda sudah menantiku. Aku pun lupa dan tidak tahu harus apa yang aku lakukan. Miranda secepatnya menyapaku dan memeluku. Belakangan ini entah apa yang merasukinya dia begitu perhatian dengan ku. Jujur saja tak ada sedikit rasa untuknya. Aku mempertahan kan rumah tangga ini hanya untuk naomi.
"Kamu sudah pulang david?"
Aku hanya diam dan tak membalasnya.
"Sepertinya kamu akan menepati janjimu?"
Aku terdiam dan tak mengerti apa yang dia lakukan.
"Apa maksudmu?"
"Yaa kamu akan berjanji malam ini kita akan dinner?"
"Yaa lakukan sesuka mu, aku mau istirahat dulu!"
Aku bergegas ke kamar dan membersihkan diri serta otak ku.
Tak terasa hari sudah mulai malam......
__ADS_1
Begitu juga dengan miranda yang memang sudah mempersiapkannya.
"David ? Ayo aku sudah siap!"
Aku sebagai suami juga berusaha untuk membahagia kan nya. Aku rasa ini ide yang baik sambil aku berusaha melupakan deassy. Aku bergegas dan lagi lagi miranda dengan cantiknya seperti biasa menyapaku dan memanjakan ku.
"Ayo.. aku sudah mempersiapkan tempat dinner romantis untuk kita berdua!"
"Yaaaa, aku akan mengikutimu!"
Aku dan miranda menikmati hidangan yang sudah miranda pesan. kami makan bersama dan aku berusaha menyesuaikan diri. Tiba tiba sosok yang aku rindukan datang dengan begitu cantiknya. Aku rasa aku bermimpi. Tapi, tidak dia deassy ya aku yakin dia deassy aku mengingat aroma tubuhnya. Dan dia berjalan dengan suaminya di restaurant ini. Aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan. Aku rasa aku akan jujur padanya. Aku melihatnya dan menghiraukan miranda. Aku sangat ingin menemuinya langsung dan mendengarkan pernyataannya apa itu nyata atau tidak.
Miranda memandangi ku dan di menghadapkan dirinya.
"Haaa ada apa ?"
Miranda memandangi deassy.
"Yaa itu bos mu kan?"
"Iyaa sebaiknya kamu tunggu disini aku akan menyapanya?"
Aku bergegas untuk menemuinya.
__ADS_1
Miranda memegang tanganku.
"Jika kamu menemuinya sekarang aku pastikan kamu tidak akan menemui aku dan naomi!"
Aku hanya bisa terdiam. Apa miranda mengetahuinya. dan apa aku harus melepaskan nya sekarang.
"Apa maksud mu ?"
"Duduklah!"
"Aku tahu dia kan? dia yang sekarang merebut hatimu dariku?"
"Apa maksud mu ?"
"Sebaiknya kamu meninggalkanya, bukanya kah seharusnya kamu malu. Kita sekeluarga menontonya di televisi. DIA MENGATAKAN DIA BAIK BAIK SAJA DENGAN SUAMINYA... DAN KAMU? BAGAIMANA KAMU BISA MENANDINGINYA?"
Aku hanya terdiam mendengar miranda berbicara. Dan aku hanya bisa memandanginya.
Miranda hanya bisa terdiam melihat suaminya jatuh cinta lagi dengan seorang yang sudah dia duga.
Apa apaan ini aku seperti wanita murahan yang hanya bisa melihat suaminya selingkuh dan tidak bisa berbuat apa apa. Apa aku harus membongkar dan memberikan pelajaran dengan wanita itu. Tidak, david nampaknya sangat mencintai wanita itu. Jika aku membongkarnya yang ada david akan meninggalkan aku. Baru kali ini david benar benar cinta dengan seorang wanita. aku tahu tatapan itu. dia sangat dalam mencintai wanita itu sedangkan aku? Sebaiknya aku dan david bergegas meninggalkan tempat ini dan tidak membicarakanya.
David dan Miranda bergegas dari restaurant itu dan tanpa ada satu kata yang keluar dari mulut mereka berdua
__ADS_1