
Miranda
"Pulanglah aku dan naomi merindukanmu, ada hal penting yang ingin ku sampaikan.
Sepertinya aku harus menemui istriku dan naomi. Aku harus bertanggung jawab juga dengannya.
Bel berbunyi.
"Ting.... tonggg"
Naomi berlari dan membukakan pintu.
"Ayah? apa itu kamu? "
"Ya ini ayah! "
Naomi memelukku dengan erat dan aku tidak melihat tanda tanda miranda disini.
***Aku sudah hampir 10 tahun menikahinya, sekarang usia naomi sudah 8 tahun. Awal pernikahan ku dengan miranda berjalan dengan baik. Tapi semakin lama, aku semakin aneh melihatnya dia suka bersenang senang dan berpesta semalam suntuk. Lambat laun aku tidak merasakan cinta denganya seperti dahulu. Banyak hal yang tidak bisa aku ungkapkan denganya. Miranda sering bercinta dengan orang lain dan semua orang lain tau itu. Bahkan teman teman ku yang memberi tahunya. Jujur saja aku tipikal yang setia dan tidak mau menghianitinya. Tapi semua berubah ketika tingkahnya semakin aneh. Aku pernah membawanya kedokter. Dan dokter mengatakan bahwa istriku menghidap bipolar dan kadang memiliki kepribadian ganda. Aku hanya memikirkan naomi dan berusaha hampir 10 tahun ini setia kepadanya. Tapi semua berubah disaat pertemuan ku dan deassy terjadi. Dia membuka fikiran ku bahkan hasratku yang terpendam hanya deassy yang bisa membuatku seperti ini. Aku tidak tega melihat naomi seperti ini. Dan disaat aku pulang seperti biasa istriku sedang berpesta.
Bel pun berbunyi.
'Ting....tooong.....! "
Aku rasa itu miranda***.
Aku sedang menonton tv dengan naomi.
"Ayah akan membukakan pintu sebentar! "
"Ayah don't leave me"
"it's okay sayang ayah disini! "
__ADS_1
"Aku takut dengan mama! "
"It's okay sayang, tunggulah sebentar"
Aku membukakan pintu.
Bau alkohol terasa sangat menyengat dimulutnya.
"Oh honey, wellcome back! "Aku hanya terdiam dan melihat tingkah istriku seperti ini.
Naomi memelukku dengan erat.
"Ayah i'm scary!!! "
"It's okay sayang"
Miranda mulai berbicara.
"Oh naomi are u okay aku ini mama mu hahahahahhaha!"
"Masuklah naomi ayo ayah antar kekamar! "
Miranda menyelanya dan menarik tangan naomi.
"Ayo sayang sama mama!! "
Naomi menolak nya dan menangis kencang.
"Kenapa menangis sayang ahahhahaha! "
Aku langsung bergegas dan membawa naomi kekamar.
Aku keluar dan menuju dapur untuk melihat keadaan miranda sekarang.
__ADS_1
"Oh suamiku u miss me? "
Aku terdiam lama berusaha sabar dan tidak melakukan hal yang mungkin bisa menyakitinya.
"Mau wine? "
"No... thanks! "
Aku terdiam dan bingung harus menahan amarah ini. Aku tunggu dulu dia berbicara apa.
"Mengapa kamu pulang? "
miranda berjalan menghampiriku dan mulai memelukku.
"I'm really miss u?! "
Jujur saja aku sudah sama sekali tidak mencintainya bahkan yang saat ini aku fikirkan bagaimana caranya aku menceraikannya. Tapi aku tidak boleh jahat aku memikirkan penyakitnya. Aku sungguh tidak tega melihat keadaan miranda seperti ini. Apa daya miranda seperti mencampakkan aku. Dan sekarang semenjak aku menemukkan deassy, miranda mulai menarik simpatiku lagi.
"Ayo kita kekamar, sudah lama aku tidak membelaimu! "
Aku ingin memeluk deassy saat ini dan aku tahu deassy sedang menunggu kehadiran ku. Tapi bagaimana miranda masih istri sah ku. Dan aku tidak mungkin menolaknya. Aku juga sangat mencintai miranda. Dan miranda terus merayuku.
"Ayolaaah aku merindukan mu sungguh? "
"Kamu istrahat lah dahulu! "
Aku bingung apakah malam ini harus tidur bersama miranda atau aku harus secepatnya menemui deassy. Namun bagaimana dengan naomi??
"Ayo sayang kemarilah! "
Aku mulai masuk kekamar dan melihat miranda tanpa sehelai pakaianpun. Aku mengingkannya dan merindukan belaian istriku. Tapi kenapa dia hadir disaat seperti ini. Langkah demi langkah aku menuju miranda tapi fikiran ku tetap ke deassy. Aku memeluk miranda dan mulai mencium keningnya.
"Aku tidak mau ini pakailah pakaianmu! "
__ADS_1
Secepat mungkin aku meninggalkan miranda.Aku tahu saat ini mungkin aku lelaki terbejat sedunia. Tapi aku tidak membohongi perasaan ini. Sudah tidak ada cinta lagi dengan nya dan biarkanlah aku melakukan ini. Aku ingin miranda berubah dan menjadi ibu yang baik untuk naomi.!