Cinta Suci Dari Skandal

Cinta Suci Dari Skandal
PERGI


__ADS_3

Bagaimana bisa suamiku lebih memilih pasiennya daripada anak sendiri. Kurang sabar apalagi aku menahan musibah ini.


Jason mencoba menjelaskan lagi.


"Maaf... Maafkan aku, aku tidak bermaksud bicara seperti itu! "


Kami berdua sambil menatap angel yang masih belum siuman.


Dalam hati ini sudah muak lihat jason. Aku tak peduli walau dia suamiku, hati ini begitu hancur melihat kelakuannya.


"Bagaimana bisa tega kamu bicara seperti itu? "


"itu lihat anakmu! "


Aku pun meninggalkannya dan berusaha mencari tempat untuk istirahat.


"tuuuuutt...! "


"tuuuuuuut!! "


Hp ku berbunyi dan aku lupa memang hari ini ada pertemuan dengan seorang klien.


"hallo? "


"hallo selamat pagi bu deassy?, ini aku brigita? Ibu dmana hari ini kita ada pertemuan dengan ibu jenifer untuk membahas proyek kita? "


"Maafkan aku brigita bisa tolong wakilkan aku? "


"ibu kenapa bu? "


"anakku kecelakaan dan kmren sempat koma! "


"ya tuhan? Bagaimana keadaan angel bu? "


"sudah siuman, skrg tolong wakilkan aku ya untuk pertemuan dengan jenifer! "


"baik bu, semoga angel cepat sembuh"


"terimakasih brigita! "


Sudah hampir satu hari aku di rumah sakit bersama jason dan tak ada sepatah kata pun yang ingin aku bicarakan dengannya.


Tiba tiba dokter lari dengan suster kearah ruang ugd angel.


"siapkan alat jantung? "


"siap dok! "


"alat jantung? "


"siap dok! "


Aku semakin kebingungan melihat keadaaan segera mungkin aku menghampiri dokter.


"dok? "


"dok?? "

__ADS_1


"dokteeeeer? ""


"KENAPA ANGEL? KENAPA DOK??? "


3 jam lebih kami berdua menunggu keadaan angel. Akhirnya dokterpun keluar.


"dokk? "


"dokter bagaimana angel? "


"ibu tenang dulu ya, angel masih bisa selamat dari masa kritis ini! "


"ya tuhan! "


Hati ini semakin kacau dan tak karuan. Dan dokter menyarankan aku untuk merujuk disalah satu rumah sakit di washington dc.


"Ny. Deassy dan tuan jason aku rasa sebaiknya angel di rujuk di salah satu rumah sakit di washington! "


"melihat keadaan angel yang tidak bisa ditebak dan kritis seperti ini! "


"Baik dok, tolong disiapkan semuanya! "


"yang terpenting sekarang angel bisa sembuh! "


Kami berdua meninggalkan ruangan dokter dan mempersiapkan semuanya. Jason memulai pembicaraan.


"Maafkan aku des?!"


Hp jason selalu berbunyi dan memang dari kemarin dia sampai banyak yang menghubunginnya.


"angkatlah!! "


"hallo? "


"stop! Anakku sekarat! "


"maaf dr.! "


"nanti akan aku hubungi kamu kembali! "


Aku pun terdiam dan berusaha menjadi istri yang baik untuk jason.


Aku tidak boleh egois kodrat ku sebagai istri harus merawat keluarga ini dengan baik bukan sebaliknya.


Aku rasa aku yang harus mengalah. Dan jason kebingungan melihatku.


"Aku rasa kamu lebih dibutuhkan disana biar aku yang mengurus butikku! "


Jason semakin bingung dan tidak tahu harus berkata apa. Jason merupakan salah satu Vice Presiden di New york hospital aku mengerti bagaimana dia susah payah mendapatkan jabatan ini.


"tidak usah kamu fikirkan malam nanti aku yang akan menemani angel dan selesaikan urusan mu dahulu! "


Jason memelukku dengan erat dan menangis menyesali perbuatannya.


"i'm so sory! Maaaaafkan aku belum bisa menjadi suami yang baik! "


"sudah berangkatlah, aku akan bergegas kebutik untuk mengurus semuanya! "

__ADS_1


Jason bergegas pergi dan aku pun langsung mengurus kepergianku.


Aku pun berusaha memikirkan kepentingan angel daripda jason.


"hallo stev, tolong dipersiapkan untuk kepergian ku dan angel malam ini juga ke washington dc! "


"baik, nyonya! "


Akupun bergegas dan mempersiapkan semuanya. Akhirnya aku dan angel menuju rumah sakit.


Setelah memeriksa keadaan aku membawa asisten pribadiku untuk menjaga angel.


Akupun berlari dan langsung memeluk asisten pribadiku.


"stev.....! "


"sabar nyonya, aku yakim ada hikmah yang tuhan berikan"


"Tolong jaga angel dan hubungin aku bagaimana kondisinya!"


"baik. Nyonya! "


"aku akan menyelesaikan semua dulu, nanti aku pasti kembali! "


"nyonya jangan fikirkan, itu aku akan menjaga angel dan mengabari nyonya"


Dengan berat hati aku meninggalkan angel, aku harus mengurus segalanya sendirian!


Iya sendirian, karena aku sudah mulai terbiasa dengan ini!


Aku langsung mendatangi dokter.


"silahkan masuk nyonya deassy! "


"baik dok, bagaimana keadaan angel?"


"begini............!?!?"


Dokter sambil menjelaskan keadaan angel dan hatiku sangat hancur mendengarnya.


"nyonya deassy? Nyonya tidak apa apa? "


Aku pun sambil menangis dan sambil menahan lelah.


"tidak apa apa dok, cukup dulu aku sudah tidak tahan mendengarnya! "


"Baik nyonya, aku lupa angel setidaknya 3 bulan masih menjalani perawatan intens!"


Aku sudah tidak tahan, hati ini begitu sakit tapi aku harus tetap tegar mengahadapinya. Aku harus tetap kuat demi angel. Dan yang paling membuat ku kecewa sampai aku ke washington dc pun jason sama sekali tidak menghubungiku.


Akupun keluar untuk mencari kopi sejenak dan menghisap rokok ini. Mungkin dengan ini membuat ku lebih tenang. Aku berada di smoking area yang sedang direnovasi.


Aaaaaaaajhhjjhhhhhhhhhhh


Aku menangis sekeras kerasnya tanpa menghiraukan yang lain karena ku fikir tidak ada orang. Terlintas dihati ini untuk terjun kebawah. Tapi, bagaimana dengan angel apa tega aku meninggalkannya. Perlahan tapi pasti tapi langkah kaki ini gemetar dan semakin cepat ingin terjun melangkah.


Akupun teringat akan lahirnya angel yang begitu aku tunggu kehadiran.

__ADS_1


Tidak tidak mungkin aku melakukan itu sungguh jahat hati ini jika aku melakukannya ya tuhan mengapa ini begitu berat!!


__ADS_2