
Aku dan david segera menuju rumah. Yaa dengan rasa yang penuh dengan campur aduk aku berusaha untuk mencairkan suasana. Tapi david tidak meresponya sama sekali. Sebaiknya aku diam sampai kami sampai dirumah.
Aku dan david tiba dirumah. Dan david meninggalkan aku begitu saja.
"Aku akan menemui naomi!"
David bergegas kekamar naomi.
Aku akan mencoba merebut dia kembali. Aku mengganti pakaian tidur yang dulu david belikan untukku.Dengan balutan dress hitam yang sexy ini aku akan mencoba menggoda david. Aku menunggunya tidak terasa sudah 2 jam dia tidak kunjung ke kamar. Aku berusaha menemuinya.
"David apa yang kamu lakukan ?"
Aku terdiam melihat david yang duduk di dapur meminum anggur itu.
"Apa? Kamu tidak melihatku?"
Aku hanya terdiam.
"Apa ini karena wanita itu?"
David terdiam dan menuangkan anggur ke gelasnya.
"Jawab pertanyaanku?"
David melihat ku begitu sinis.
"Kenapa kamu tidak keluar dan mencari lelaki baru?"
Aku hanya terdiam dan mencoba untuk tidak melanjutkan pertanyaan ini.
"David! Apa kamu ingin membalas dendam?"
David terdiam dan berusaha semakin cepat meminum anggur nya lagi.
"Balas dendam? Apa untungnya untukku?"
"Kenapa kamu seperti ini?"
"Apa !!! AKU !!
David berhenti untuk minum.
"Apa kamu tahu 10 tahun ini aku menahanya!"
"Yaa aku tahu, Maafkan aku!"
Aku berusaha memeluk david dari belakang dan lagi lagi dia tidak meresponnya.
"Maaf ! hahahahahahaha"
David tertawa lepas
"Apa kamu mencintainya?"
"Menurutmu?"
Aku memeluknya lebih erat lagi.
"Maafkan aku mari kita mulai kembali!!"
David hanya terdiam dan berusaha melepas pelukkan ku.
__ADS_1
"Apa bisa kamu jadi seperti aku MIRANDA????"
David teriak sekencang mungkin. Aku melepasnya aku hanya ingin menamparnya tapi saat ini aku sangat ingin david kembali ke pelukan ku.
"Apa bisa kamu menerimanya jika dia bilang dia baik baik saja dengan suaminya!!!!"
Aku berusaha untuk memprovokator rasa cinta david kepadanya.
"Aku tahu aku salah, dan mungkin kamu tidak bisa memaafkan aku, Tapi aku !! Aku ibu dari anakmu. Aku merelakan semua untuk mu dan maafkan aku, aku bosan dengan keadaan rumah tangga yang seperti ini, Apa salah aku ingin tidur dengan orang lain karena suami ku gagal memuaskan aku!"
David terdiam dan mencoba untuk meminum anggur lagi.
"Lupakan dia, kembali kepada ku kembali !! hidup kita akan bahagia david dengan naomi aku berjanji!"
David hanya terdiam aku tahu sorot mata nya dia menahan rasa sakit itu.
"Yaaa lakukan sesukamu!"
David menjawabnya dan berusaha untuk pergi meninggalkan perdebatan ini.
Nampaknya david benar benar jatuh cinta kepada bos nya itu. Sebaiknya aku pergi menemuinya. Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi, yaa aku yakin hanya wanita pelakor itu yang bisa menyelesaikan ini semua bukan aku. Biar lah aku akan menemui wanita itu dan menyuruhnya untuk tidak bertemu dengan david lagi
Aku segera pergi tidur dan berusaha memikirkan untuk beretemu dengan deassy aku menuggu david tapi aku yakin david tidak akan pergi kemana mana saat ini.
Keesokan harinya.....
Seperti biasa aku mempersiapkan semua untuk david dan naomi.
"Hati hati sayang ayah akan mengantarmu dengan penuh cinta!"
Aku berusaha mencium david tapi dia berusah menghindar dan hanya mengenai pipinya.
"Aku akan menunggu mu, aku merindui belaian mu suamiku!"
David sudah bergegas mengantarkan naomi.
Sebaiknya aku menemui deassy sekarang selagi mereka peri ke sekolah dan bekerja. Aku mencoba menghubungi orang suruhan ku untuk mencari nomor telepon deassy.
"Hallo kirimkan aku nomor nya sekarang!"
"Baik nyonya!"
Miranda secepat mungkin menelepon deassy.
081234xxxxx
Deassy mengangkat tlp dari miranda.
"Hallo!"
Aku hanya terdiam rasanya sangat muak mendengar suaranya.
"Hallo siapa ini?"
Aku berusaha tegar menjawabnya.
"Aku Miranda Istri David, Apa kita bisa bertemu?"
Deassy nampak kaget mendengar pernyataanku.
"Baiklah, Kamu bisa menemui kantorku!"
__ADS_1
Deassy mengirimi alamat kantornya dan aku bergegas untuk menemuinya.
Aku menemui sekertaris nya yang sedari tadi menunggu kehadiranku.
"Maaf Nyonya Miranda nyonya deassy sudah menunggu!"
"Baiklah"
Aku mengikuti sekertarisnya dan menuju kantornya.
Deassy sudah duduk dan menunggu ku sedari tadi.
"Hai Miranda apa kabarmu?"
Memang wanita ini tidak tahu malu bisa bisanya dia menyapaku tanpa dosa, Dia memberikan tangannya untuk mengajak ku berjabat tangan. Tapi aku tidak ingin menyentuhnya sama sekali dan langsung duduk untuk memulai perbincangan ini. Aku dan deassy terdiam dan saling memandang rasanya aku benar benar ingin menghancurkan dia sekarang.
"Apakah kamu baik baik saja dengan suamimu?"
Deassy tersenyum dan berusaha untuk membalasnya.
"Apakah itu penting untukmu?"
Deassy mencoba menuangkan wine yang sudah dia siapkan sedari tadi.
"Tidak perlu repot, aku tidak mau berbagi denganmu!"
Aku menyindirnya dengan kasar. Deassy nampaknya mulai terpancing dengan ucapanku.
"Apa? Aku rasa kamu tidak akan mendapatkan manisnya wine ini karena, wine yang lama ini akan pudar rasanya jika terbuka lebar dan tidak ada yang meminumnya!"
Benar benar wanita ini sepertinya ingin mempermainkan aku.
"Bagaimana jika suami mu selingkuh apa lagi kamu di tinggal kan dengan anakmu yang cacat!"
Deassy mendobrak wine nya di meja dengan keras.
"Kamu boleh menghina diriku, tapi tidak untuk anakku!"
"Apa kamu tersinggung DEASSY FELICIA?"
"Apa yang kamu inginkan?"
"Tinggalkan SUAMIKU?"
Deassy terdiam dan mencoba membalasnya.
"Bagaimana bisa aku meninggalkannya dia memberikan cinta yang manis untukku!"
"Hey dasar wanita tidak punya harga diri! Dia suamiku !"
"Bagaimana bisa kamu bilang dia suami mu? 10 tahun kamu mengabaikan nya, Bagaimana bisa kamu meninggalkan suami yang seperti dia! Kamu? Masih punya malu berbicara seperti ini kepadaku...... Ohhh tidak bagaimana dengan puluhan lelaki yang tidur dengan mu apa kamu masih bisa berfikir?"
Miranda secepat mungkin mengambil wine yang deassy siapkan untuknya dan secepat mungkin dia menyiram wine itu ke muka deassy.
"Walau pun aku seperti itu setidaknya david suami ku dan kamu hanya seorang pelakor yang harganya seperti ******* murahan! Aku akan mengakhiri ini semua jika kamu tidak meninggalkan david aku akan menghancurkan hidup david, kamu tahu bagaimana rasanya punya anak cacat? Bosan dengan keadaan rumah tangga yang mereka bebankan untuk kita ! BAGAIMANA KAMU TAHU KAN RASA NYA.....!"
Miranda teriak sekencang mungkin dan berusaha meninggalkan perdebatan ini.
Deassy membalas nya sambil dia membereskan dirinya yang berantakan.
"Kamu..... Walaupun seperti ini keadaanya ketahuilah david tidak akan meninggalkan aku kamu tahu cinta nya begitu besar dengan ku... Memang aku sudah berniat untuk meninggalkanya semakin aku ingin meninggalkanya aku semakin ingin memilikinya.!!!
__ADS_1
Aku dan Deassy semakin panas dengan perdebatan ini. Apa apaan ini mengapa perusak rumah tangga lebih berani daripada istri sah nya aku akan membalas nya yaa aku akan membalasnya.