
****
Setelah pulang sekolah Fatimah memasak untuk makan malam. Azka yang masih sibuk dengan pekerjaan nya sedang ada di kamar menatap layar komouter milik nya.
Fatimah yang selesai memasak memanggil Azka dan mertua nya untuk makan malam.Makan malam berjalan dengan hikmat tak suara kecuali dentingan sendok.Selesai makan malam mertuanya kembali ke ruang keluarga untuk menonton acara TV. sedangkan Fatimah menemani Azka yang melanjutkan kerjanya.
Jam menunjuk kan pukul 10 malam Fatimah duduk di ranjang tempat tidurnya. Sedangkan suaminya masih menatap layar komputernya. Mertuanya juga sudah terlelap dalam mimpi. Hingga akhirnya Azka berdiri menghampiri Fatimah.
"Sayang." Panggila Azka
"Hmm."Jawab fatimah dengan santai.
"Aku mau nagih janji kamu."
__ADS_1
"Janji apa?" Tanya Fatimah mengelak.
"Kamu mah gitu."
"Iyaya minta apa."
"Aku mau kamu jadi istei aku seutuhnya." Permintaan yang berat buat Fatimah. Tapi ia harus siap melayani suaminya lahir dan batin.
"Tap....." Sebelum selesai bicara Azka langsung mencium Fatimah ia tau dia akan menolaknya. Dengan segera ia menutup mulutnya.
*****
Setelah mereka melakukan olah raga panas nya. Azka yang sudah kelelahan menutupi tubuh polos Fatimah dengan selimut. Dan mendekap tubuh Fatimah. Fatimah yang kelelahan sudah berada dalam mimpi nya. Azka juga menyusul Fatimah yang telah terlelap.
__ADS_1
*****
Ke esok kan hari nya. Fatimah terbangun dan merasa tubuh nya hancur berkeping-jeping karena ulah suami nya itu. Ia menguat kan tubuh nya dan memunguti pakaian yang berserakan di lantai. Hari ini sekolah Fatimah libur. Jadi Fatimah bisa santai mengurus rumah dan suami nya. Setelah membersih kan diri Fatimah segera menuju dapur dan memasak makanan kesukaan Azka. Dia memasak rica-rica ayam pedas dan sayur bening. Setelah setengah jam berda di dapur akhirnya makanan nya siap. Azka dan mertua nya juga sudah duduk di meja makan. Mereka makan dengan nikmat diselingi percakapan antara orang tua dan anak. Selesai makan Fatimah membereskan nya dan kembali ke kamar karena hari ini dia libur Fatimah ingin beristirahat.
Azka yang telah berangkat bekerja meninggal kan Fatimah dengan mama nya. Tiba nya di kantor Azka dihadap kan oleh masalah pekerjaan yang begitu rumit. Apalagi ditambah dengan prilaku asisten nya. Yang suka curi-curi pandang dari Azka. Tapi Azka tak pernah menghiraukan nya. Memang Azka belum membeber kan pernikahan nya. Dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk memberi tau karyawan nya bahwa ia sudah menikah dengan pujaan hati nya
§~***Bersambung~§
Makasih yabg terus pantengin novel ini semoga kalian makin sukses berkarya nya...
Maaf juga kalo ada yang tidak mengganjal saat membaca
Semoga kalian terus berinspirasi buat negara kita. Kita sama-sama do'a kan buat Indonesia agar segera lepas dari oandemi virus ini
__ADS_1
Aamiin***