
Halo thoor maaf baru Up. Ada urusan keluarga. Tapi tetep dukung novel ini yaah🙏❤.
****
Hari-Hari berlalu dengan cepat. Cinta yang lama ditunggu Fatimah telah datang. Dan kebahagiaan itu berlipat ganda. Karena hari yang iya tunggu-tunggu akan datang beberapa hari lagi. Sudah lama ia menunggu hari itu. Yaa hari pernikahannya....
Esok adalah hari hari pernikahan yang ia tunggu-tunggu.
"Fatimah, Kamu kenapa?" Tanya perias pengantin yang merias Fatimah.
"Ndak mbak saya cuma tegang." Terang Fatimah.
"Kamu jangan tegang, semua orang yang menikahan memang bawa annya tegang tapi itu semua adalah anugerah dan akan terjadi sekali seumur hidup." Jelas perias agar Fatimah tidak tegang.
Tiba-tiba mama nya mengetuk pintu kamar.
"Nak, kamu tunggu disitu yah ijab qabul nya akan segera dimulai. Jika sydah selesai nanti mama panggil." Terang mama Azka pada Fatimah dari kuar kamar.
"Iya ma, Fatimah akan tunggu." Fatimah dari dalam kamar. Menambah ketegangan Fatimah.
Mama Azka yang mendengar perkataan calon menantunya segera mengabarkan agar ijab qabulnya segera dimulai. Dengan segera penghulunya memulai ijab qabul nya. Fatimah yang mendengarnya dari kamar badannya kaku menegang. Tetapi saat para saksi mengatakan sah hati Fatimah merasa senang.
__ADS_1
"Alhamdulillah..." Terang penghulu saat para saksi selesai mengatakan sah dan dilanjut dengan membaca do'a.
"Sekarang pengantin perempuannya boleh keluar." Lanjut penghulu.
Dengan bergegas mama Azka memanggil menantunya itu.
"Nak, Ayo keluar."
Dengan segera Fatimah membuka pintu kamarnya dan keluar dengan tertunduk senang. Setela Fatimah sudah duduk disamping Azka penghulunya memerintahkan Fatimah untuk mencium tangan Azka.
"Nak Fatimah, sekarang cium tangan suami kamu, dan nak Azka, cium kening istrimu." Jelas penghulu.
"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri." Terang penghulu.
Sekarang adlah acara resepsi. Fatimah dan Azka menuju ke pelaminan yang sudah disiapkan oleh kedua orang tuanya. Mereka menyambut tamu-tamu dengan ramah. Sampai akhirnya Fatimah kelelahan. Azka yang menyadari itu mengajak istrinya untuk beristirahat di dalam kamar yang sudah ia sediakan.
"Fatimah kamu lelah?" Tanya Azka. Yang dijawab anggukan oleh Fatimah sambi menunjukkan wajah lelahnya.
"Ya sudah kita kekamar yah, aku ndak mau kamu sakit." Terang Azka.
Fatimah yang mendengar ucapan Azka. Dengan antusias Fatimah nenganggukkan kepalanya dengan cepat.
__ADS_1
"Ya sudah ayo." Ajak Azka
"Ayo." Ajak Fatimah antusias.
Dengan segera mereka turun dari pelaminan. Dan bergegas menuju kamar mereka. Fatimah yang terlalu lelah dia langsung terlelap. Azka yang melihat itu tak tega untuk membangunkan nya. Dengan segera Azka membaringkan tubuh nya disamping Fatimah. Dia mendekap tubuh mungil Fatimah yang sudah terlelap. Azka memandangi wajah Fatimah yang begitu polos saat tidur. Dia mengelus pipi lembut Fatimah.
Fatimah yang merasakan sentuhan hangat dari tangan suaminya itu menjadi tenang. Tetapi saat benda berat menimpa tubuh nya. Fatimah terus menegang. Azka merasakan tubuh Fatimah menegang. Ia langsung mendekap lembut tubuh mungil itu. Dengan perlahan tubuh Fatimah kembali tenang. Fatimah langsung terlelap dalam mimpi nya. Azka yang merasa Fatimah sudah tertidur pulas Azka langsung menyusul ke alam mimpi.
§~Bersambung~§
***Assalamualaikum thoor....
Makasih dukungannya temen-temen....
Terus dukung novel Cinta Suci Seorang Santri....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian....
Dan jangan lupa vote yaah...
Wassalamualaikum***.....
__ADS_1