Cinta Suci Seorang Santri

Cinta Suci Seorang Santri
Revisi Eps •1


__ADS_3

Maaf buat yang eps 1 tidak sengaja ter hapus. Karena eps 1 terhapus saya akan mencoba menulis ulang semua sambil membetulkan.


*****


Fatimah seorang gadis mungil yang cantik dengan sorot mata kecoklatan nan indah. Ia Adalah seorang anak dari Kyai Ahmad pemilik pesantren Nurul Falah. Dia adalah anak ke dua dari 2 bersaudara. Dia memiliki abang yang sangat menyayanginya Ustadz Ubay namanya. Ia juga tinggal di pesantren sebagai ustadz. Dia juga mempunyai sahabat yang begitu baik padanya Alin dan Rara itu lah nama mereka.


Saat ini Adzan menggema dilingkungan pesantren. Seluruh santri bergegas menuju masjid. Fatimah dan yang lain juga segera menuju masjid untuk menunaikan sholat isya'.


"Fat, Ra, Ayo buruan berangkat udah adzan. Kamu mau kena semprot sama mbak keamanan." Alin yang sudah siap berangkat sedang menunggu kedua sahabatnya itu.


"Iya bentar." Jawab Fatimah


"Sajadahku mana lagi kok ndak ada yah?Ndak mungkin kan hilang gitu aja?Masak ada yang minjem ndak bilang dulu sama aku?Wah ndak beres ini. Terus gimana nih udah adzan pula" Bertanya pada dirinya sendiri dalam hati sambil mengacak-acak almarinya.


"Kamu cari apa sih Fat kok kayak bingung gitu?" Tanya Rara bingung.


"Iya dari tadi ndak selesai-selesai."Alin.


"Aaah.... ini aku cari sajadah aku kok ndak ada yah kalian tau ndak?" Fatimah yang masih bingung harus melakukan apa.


Alin kembali masuk dengan buru-buru. mengambil sesuatu di almarinya.


"Nih sajadah kamu kan?" Tanya Alin.


"Iya inini sajadah ku, kok bisa ada sama kamu sih?" bertanya dengan wajah curiga.


"Kamu ini gimanasih Fat, inget ndak tadi waktu habis maghrib kamu ketoilet nitip ini sajadah?" Alin menjelaskan.


"Hehehe..... iya lupa maaf yah Lin aku su'udzon sama kamu." Jawab Fatimah dengan raut wajah memelas.


"Emm... iyaya aku maafin mangkanya jangan su'udzon dulu. Emang yah resiko cewek cantik kayak gini." Alin dengan PDnya.


"Iyaya deeh percaya cewek cantik." Jelas Rara.


"Iiihh.... Ngiri aja sih lo Ra. Ndak bisa liat temen seneng dikit aja kamu." Alin dengan wajah cemberutnya.


Fatimah yang mendengar pertengkaran mereka hanya geleng-geleng saja. Dan bergegas menuju masjid.Usai menunaikan sholat mereka membereskan peralatan sholat yang telah digunakan dan dikembalikan ke kamar mereka.


"Lin, Ra, ikut aku yuk ke rumah ambil buku." Fatimah mengajak temannya untuk kerumah Kyai Ahmad atau abi dari Fatimah.


"Ayok." Keduanya bersamaan.

__ADS_1


Mereka pun bergegas menuju rumah Fatimah. Namun abi sedang kedatangan tamu. Entah siapa namun Kyai Ahmad terlihat akrab dengan tamu itu.


"Lin, Ra, aku masuk dulu yah." Jelas Fatimah.


"Iya." Lagi-lagi mereka bersamaan.


Fatimah pun melangkah masuk untuk mengetahui siapa yang malam-malam bertamu kerumahnya itu.


"Assalamualaikum abi."


"Waalaikumsalam..." Jawab abi dan seluruh tamunya.


"Naak kebetulan ini paman Bisma ini istrinya tante Lia dan yang itu anaknya Azka." Sambil menunjuk anak laki-laki yang berdiri didekat aquarium mini miliknya.


"Halo paman, bibi, saya Fatimah." sambil menyalami tamu abi."Ohh ya bi Fatimah permisi masuk dulu mau ambil buku."


"Ooh iyaya nak."


"Siapa mereka seperti pernah bertemu tapi dimana yah?Udah lah gausah dipikirin mungkin memang pernah bertamu kesini tapi aku lupa?." Umpat Fatimah dalam hati.


Setelah selesai Fatimah kembali ke ruang tamu.


"Ooh ya sudah sekalian tolong antarkan Azka ke asrama putra abangmu sudah nunggu di perbatasan." Titah abi.


"Iya bi kalau gitu Fatim pamit. Assalamualaikum"


"Waalaikumslam"


Sedangkan Ayak dan Ibu Azka sudah pulang sejak Fatim masuk mengambil buku.


*****


Temannya yang menunggu didepan dikejutkan oleh pemandangan asing itu.


"Fat siapa dia ganteng beneer." Alin dengan pertanyaan konyolnya itu.


"Dia anak teman abi dia ingin belajar di pesantren ini juga." Jelas Fatimah."Udah kalian balik dulu aja ndak baik kalian menatap dia kayak gitu."


"Emang kamu mau kemana sama dia?"


"Aku mau anter dia ke asrama putra dulu amanah dari abi soalnya."

__ADS_1


"Waah berduaan dong." Alin dengan mulut rombengnya itu.


"Lagi pula cuma didepan sana kok mana berduaannya. Yaudah kalau kalian ndak mau balik aku aja yang pergi." Sambil mempersilahkan Azka jalan duluan.


"Ayo Akhi mari saya antar." Lanjut Fatimah.


"Ooh iya mari." Azka.


Setelah sampai Fatim menceritakan nya kepada sang abang. Lalu abangnya mengantarkan Azka ke kamar. Fatimpun segera bergegas kembali ke asrama. Karena teman-temannya telah kembali terlebih dahulu. Setelah sampai Fatimah diterpa pertanyaan-pertanyaan mengenai Azka itu.


"Fatim, siapa tadi kok baru liat?Santri baru yah?Siapa namanya?."Tanya Alin


"Iya dia santri baru anak dari temannya abi namanya Azka." Terang Fatimah.


"Waah, kenalin kita doong." Alin.


"Kenalan aja sendiri lagi pula ndak baik tau."


"Kan cuma kenalan aja Faat." Alin dengan wajah cemberutnya.


"Udah aku mau tidur dulu udah ngantuk." Fatimah


"Aah Fatim ndak seru aah..." Alin mendengus kesal.


*****


Ditempat lain. Abangnya yang mengantar Azka ke kamar yang akan ditempati Azka malam ini dan seterusnya.


"Naah, Azka ini kamar kamu dan mereka teman sekamarmu. Kamu beberes dan istirahatlah. Besok banyak kegiatan karena besok hari minggu." Terang Ustadz Ubay abang dari Fatimah.


"Iya ustadz terimakasih.Saya permisi ustadz." Azka


"Iya silahkan. Kalau kamu perlu sesuatu tanya saya." Tambah Ustadz Ubay.


"Iya Ustadz"


Ustadz Ubay pun segera pergi karena ada urusan yang belum ia selesaikan.


§~***Beesambung~§


Maaf yah temen-temen tadi eps 1 nya ndak sengaja kehapus jadi harus revisi deh maafsekali lagi***

__ADS_1


__ADS_2