Cinta Suci Seorang Santri

Cinta Suci Seorang Santri
•4


__ADS_3

Halo thoor kemvali lagi niih udah nggak sabar yah nunggu kelanjutan eps 3. Ikutin terus Cinta Suci Seorang Santri.~


Mereka menunggu diluar ruangan. Sambil menunggu mereka bergantian untuk sholat. Dalam do'a mereka, mereka berdo'a agar penyakit Alin segera diangkat oleh sang kuasa. Tak lupa mereka selalu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an agar keadaan Alin lekas membaik. Setelah sekian lama menunggu diluar. Dokter yang memeriksa Alin akhirnya keluar.


"Dok bagaimana keadaan teman saya?" Tanya Fatimah yang begitu cemas dengan keadaan Alin saat ini.


"Teman kamu baik-baik aja sayang kamu jangan khawatir dia cuma kecapekan. Kalian harus menjaga kondisinya agar stamina nya tidak menurun." Jelas dokter


"Alhamdulillah." Semuanya bersamaan.


"Sekarang kalian boleh jenguk, saya mau permisi dulu. Assalamualaikum." Dokter yang berlalu pergi meninggalkan Fatimah, Ustadz Ubay, dan Azka.


"Waalaikumsalam." Semuanya bersamaan.


Setelah dokter meninggalkan mereka semuanya langsung masuk keruangan dimana Alin dirawat.


"Alin, kamu nggak papa, kok bisa sih kayak gini kenapa kamu nggak bilang ke aku?" Tanya Fatimah yang memberondong pertanyaan ke Alin.


"Aku nggak papa Fat aku cuma kecapekan aja, kamu tau kan keadaan tubuhku kayak gimana kamu jangan terlalu khawatir aku ndak papa kok."


"Ndak papa gimana badan kamu panas banget nggak turun-turun, bikin aku khawatir tau nggak Rara sampek nangis." Terang Fatimah kesal dengan perilaku sahabatnya.


"Oooh iya Rara mana?"


"Rara dipesantren aku suruh dia tinggal disana karena aku belum izin sama abi takutnya nanti abi nyariin." Jelas Fatimah pada Alin.

__ADS_1


"Gimana keadaan kamu Lin udah baikan?" Tanya Ustadz Ubay yang tiba-tiba datang dari belakang Fatimah.


"Alhamdulillah ustadz ana baik dan sekarang kita bisa pulang." Alin.


"Pulang? Gimana sih kamu Lin badanmu masih panas gini minta pulang? Ndak kamu disini dulu sampai panasmu turun."


"Aku ndak papa kok Fat aku udah enakan lagi pula aku ndak nyaman disini enakan di asrama." Elak Alin.


"Tapi kamu harus janji sampai di asrama kamu harus istirahat biar aku yang izinkan ke mbak pengurus."


"Iya iya bawel."


"Ya sudah kalau gitu ustadz mau siapkan mobil kamu tunggu didepan klinik aja sama Fatimah dan Azka."


"Azka tolong jaga mereka, apalagi adikku yang cerewet ini." Terang Ustadz Ubay sambil tertawa karena sukses membuat adik kesayangannya itu malu.


"Iya ustadz." Jawab Azka dengan polosnya.


"Abaang apaan sih udah sana siapin mobil." Fatimah yang cemberut dengan tingkah abangnya itu.


"Iya iya cerewet. Alin awas jadi obat nyamuk." Ustadz Ubay sambil mengkode Alin. Alin yang mendengar tertawa receh sambil melirik Fatimah. Fatimah yang melihat abangnya itu membuat pipi Fatimah memanas.


"Udaah sana bang kenapa masih disini." Terang Fatimah sambil memajukan bibirnya menandakan bahwa dia sedang kesal.


"Iya deh abang pergi."

__ADS_1


Setelah Ustadz Ubay meninggalkan mereka Alin bersiap-siap untuk pulang dibantu oleh Fatimah. Setelah selesai mereka bergegas keluar karna Ustadz Ubay sudah menunggu di depan pintu utama klinik.


Dalam perjalanan menuju pesantren Fatimah selalu mengucapkan syukur atas kesembuhan Alin. Alin yang masih lelah akhirnya tertidur didalam mobil. Tak lama mobil yang mereka gunakan sudah sampai dihalaman pesantren. Alin yang merasa bahwa mobil yang ia kendarai berhenti segera membuka matanya dan turun.


Karena hari semakin gelap Fatimah dan Alin bergegas menuju asrama. Begitu pula dengan Azka yang sudah duluan kembali karena ada tugas yang belum ia kerjakan.


"Kalau begitu Fatim sama Alin pulang ke asrama dulu yah bang." Fatimah.


"Iya kalian hati-hati, kamu juga Alin jangan lupa minum obat dan istirahat yang cukup." Jelas ustadz Ubay.


"Iya ustadz terimakasih." Alin.


"Assalamualaikum..." Fatimah dan Alin bersamaan.


"Waalaikumsalam." Jawab ustadz Ubay.


§~***Bersambung~§


Tunggu kelanjutan dari kisah Cinta Suci Seorang Santri. Jangan lewatkan Upnya yaah tolong terus beri ana semangat kawan***....


***Assalamualaikum.....


Jadi semangat niih aku Upnya. Makasih semuanya buat semngat yang kalian berikan itu berharga banget buat aku. Dukung terus Novel Cinta Suci Seorang Santri.


Wassalamualaikum***...

__ADS_1


__ADS_2