
Halo semua Happy Eid Mubarok. Mohon maaf lahir dan batin yah. Maafin Author kalo banyak salah🙏. Ikutin terus kelanjutan kisah Cinta Suci Seorang Santri.
****
Ditempat lain. Azka yang sedang membereskan tempat tidurnya. Tiba-tiba ada seorang santri menghampiri Azka.
"Assalamualaikum... akhi... antum dipanggil pak Kyai kerumahnya. Katanya ada yang ingin bertemu." Jelas seorang santri.
"Baiklah aku akan segera menemui Kyai." Jawab Azka sambil menganggukkan kepala.
Setelah memberi tau Azka bahwa Kyai memanggilnya santri itu pergi meninggalkan Azka. Azka yang telah menyelesaikan tugasnya bergegas menuju rumah Kyai.
"Assalamualaikum Kyai, ada apa Kyai memanggil saya?" Azka yang bertanya dengan nada bingung.
"Duduk nak." Yang dijawab anggukan oleh Azka."Nak Azka dari pertama masuk pesantren kamu kan memang tujuannya membawa lamaran untuk Fatimah. Kamu tinggal disini juga karena permintaan Abah. Sekarang Abah mau bertanya apa kamu benar-benar menyayangi Fatimah?"
"Kenapa pertanyaan Kyai seperri itu, tentu saya sangat menyayanginya." Jawab Azka dengan percaya diri.
"Baguslah kalau begitu Abah bangga dengan jawaban kamu. Besok panggil orang tua kamu suruh mereka melamar Fatimah. Besok Abah akan hadirkan Fatimah juga. Soal diterima atau tidak Fatimah sendiri yang akan menjawabnya." Terang Kyai.
__ADS_1
"Baik Kyai terima kasih atas kesempatan yang kyai berikan kepada Azka." Azka yang begitu senang sambil menyalami tangan Kyai.
"Iya nak."Jawab kyai."Abah harap kamu tidak membuat Fatimah kecewa dan sedih saat kalian sudah bersama." Lanjut Abah.
Kyai Ahmad memang percaya pada Azka karena dia sudah tinggal di pesantren selama 2 minggu ini. Dia selalu memperhatikan Fatimah dari jauh. Dan selalu menjaga Fatimah. Patut saja Kyai Ahmad mempercayai Azka. Karena sikapnya yang peduli membuat Kyai Ahmad yakin bahwa Fatimah akan bahagia bersamanya.
*****
Hari ini orang tua Azka datang dan Fatimah juga sudah bersiap. Kata Abahnya akan ada orang yang bertamu.
"Siapa yang akan datang yah?Kenapa aku harus dandan seperti ini?Apa ada orang spesial yang akan datang?". Tanya Fatimah bingung dalam hati.
Setelah lama menunggu akhirnya tamu yang di tunggu datang juga.Fatimah terkejut karena yang datang adalah orang tua Azka. Azka juga ada disisi mereka.
"Assalamualaikum....". Salam dari orang tua Azka membuyarkan lamunan Fatimah.
"Waalaikumsalam.... Ayo mari masuk kita bicara didalam."
Setelah mereka masuk dan sudah meminum minuman yang disediakan. Akhirnya puncak pertwmuan mereka tiba.
__ADS_1
"Langsung saja Abha Ahmad saya kesini atas permintaan anda dan Azka soal lamaran yang kemarin. Saya ingin Fatimah menjadi pelengkap ibadahnya Azka?" Pertanyaan yang membuat tubuh Fatimah menegang.
"Saya mengerti Pak Bisma soal jawaban akan diberikan oleh Fatimah langsung. Bagaimana nak kamu mau menerima lamaran nak Azka?" Tanya sang abah.
"Kamu boleh memikirkannya apa lagi kan kamu sudah kenal azka sejak kecil. Azka bersedia jika setelah menikah kamu mau melanjutkan sekolah." Lanjut sang abah.
"Iya nak kami sudah terlanjur sayang sama kamu saat melihat kamu pertama kali."Ujar ibu Azka.
"Fatimah terserah Abi aja kalau itu yang terbaik untuk Fatimah. Fatimah terima dengan lapang dada."
"Alhamdulillah" Semua bersamaan. Mendengar semua orang kompak membuat Fatimah malu. Dan membuat pipinya memerah.
"***Mungkin ini takdirku hidup bersamanya hingga akhir hayatku nanti." Gumam Fatimah dalam hati.
§~Bersambung***~§
~Tak tau Cinta datang dari mana. Tapi aku yakin rencana Allah akan lebih indah dari impian dalam fikaranku~
***Assalamualaikum...
__ADS_1
Makasih buat dukungan kalian. Hapoy Eid Mubarok Maafin Author kalo banyak salah. Jangan lupa terus dukung novel ini buat jadi novel terfavorit. Author sayang sama kalian semua.... Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini yaah....
Wassalamualaikum***...