Cinta Suci Seorang Santri

Cinta Suci Seorang Santri
•7


__ADS_3

Assalamualaikum semuanya semoga temen-temen suka yah sama karyaku. Maaf kalo banyak yang salah. Dukung terus novel ini jangan lupa jadikan favorit kalian...


*****


Tanggal sydah disiapkan. Sekarang mereka disibukkan oleh acara pernikahan Azka dan Fatimah. Seluruh keluarga sangat antusias. Padahal Fatimah menginginkan pernikahan yang sederhana saja. Karena Azka anak tunggal mereka mau acaranya besar karena hanya sekali seumur hidup.


"Nak gimana menurut kamu baju ini, ini buat seragam keluarga. Dan yang ini gaun pengantin?" Tanya mama Azka ke Fatimah dengan raut wajah yang bahagia.


"Maaft tante bagaimana kalau pernikahannya digelar sederhana saja. Sayang uangnya tan." Pekik Fatimah.


"Loh... Anak mama kok manggilnya tante panggil mama dong kamu kan bentar lagi mau jadi istrinya Azka. Dan mama itu ingin pernikahan kalian yang mewah ini itu sekali seumur hidup sayang jadi tolong kamu jangan nolak yah." Terang mama (mama Azka).


Dengan pasrah Fatimah mengiya kan permintaan Mamanya Azka yang akan jadi mamanya juga. " Emm... iya tan... eh..... ma..".


"Nah gitu dong itu baru anak menantu kesayangan mama." Puji Mama pada Fatimah


Segalanya dikerjakan oleh orang tuanya. Fatimah dan Azka hanya langsung turun saat hari-H. Karena kesibukan Fatimah yang harus menjalani ujian di sekolahnya.


Kabar Fatimah yang dijodohkan orang tuanya dan segera menikah bulan depan sedang menjadi perbincangan hangat di pesantren.


"Fat kamu kok ndak cerita kekita kalau kamu dijodohin?" Tanya Alin dengan sorotan mata menyelidik.


"Yaa maaf semua sangat cepat aku aja bingung gimana ngomongnya sama kalian." Fatimah yang tertunduk sedih.

__ADS_1


"Yaudah gapapa kita maklum aja kan emang perjodohan itu serba cepat. Eehh.... Btw dijodohin sama siapa?." Tanya Alin yang membuat Fatimah kaget dengan pertanyaan itu. Fatimah tak tau gimana menjawabnya apa dia harus jujur dengan teman-temannya itu.


"Iya Fat siapa kasih tau dong ke kita?" Rara yang ikut-ikutan memojokkan Fatimah.


"Kalian bakal tau saat hari itu tiba." Terang Fatimah.


"Yaah ga seru niih main rahasia." Alin dengan nada manjanya.


"Kasih tau sekarang aja Fat kita janji ndak ember kok." Rara yang nada melasnya membuat Fatimah memutar bola matanya jengah. Sedangkan Fatimah masih bingung bagaimana menjawab pertanyaan temannya itu. Takutnya kalo jujur mereka pasti ember dan terus menggoda nya. Tapi ia juga tak bisa merahasiakannya.


"Eemmm... Gimana yaa. Kasih tau atau jangan." Fatimah dengan nada sombongnya.


"Kasih tau doong... yah kasih tau yaa..." Alin dan Rara yang bergelayut memohon pada Fatimah.


"Iyaya yang dijodohin sama aku itu....."Fatimah memotong kalimatnya.


"Aa...A....." Fatimah


"A..A.... A siapa?" Tanya Alin dengan gemetar.


"Emm..... Azka." Fatimah dengan pelan.


"APA AZKA?." Sontak kedua sahabatnya kaget mendengar perkataan Fatimah.

__ADS_1


"Sssttt.... Udah ku bilang jangan keras-keras." Fatimah dengan nada kesalnya.


"Maaf maaf....


Kamu beneran dijodohin sama dia cowok dingin tapi ganteng itu." Akin dengan nada mengejek.


Tapi yang dikatakan Alin benar sejak Azka disini sikapnya sangat dingin kecuali dengan abangnya. Dia benar-benar berusaha hidup mandiri. Dia juga ganteng persis yang diomongkan Alin barusan..


"Iya abi dan orang tua Azka teman lama dan mereka sudah merencanakan perjodohan ini sejak aku kecil." Jelas Fatimah.


"Apa kamu bahagia Fat hidup sama cowok dingin kek gitu?" Tanya Rara.


"Dia emang dingin tapi kalo sama aku nggak kok dia baik, baik banget malah." Fatimah yang terus memuji Azka.


"Terserah kamu aja deh itu kan hidup kamu. Aku cuma bisa do'ain biar sukses sampek hari-H." Rara.


"Aamiin makasih Ra." Fatimah


"Aamiin." Alin


§~***Bersambung~§


Jangan lupa favoritkan novel Cinta Suci Seorang Santri Jangan lupa juga buat terus dukung novel ini supaya lebih baik kemudian hari Aamiin....

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak....


Ikutin terus yah biar nggak ketinggalan episode selanjutnya***....


__ADS_2