Cinta Tuan Muda Sombong

Cinta Tuan Muda Sombong
Sungguh Memalukan


__ADS_3

Haiii I'm comeback 🌞


Ada sepucuk surat mawar yang datang pada gadis berbaju merah, tapi gadis tersebut bukannya senang ataupun terharu, melainkan ia sangat gemetar setelah menerima itu....


"Untuk apa kau mencari ku!!"


Pria itu yang mengirimnya, ia sangat mengenali aroma yang ada pada surat di tangannya.


...****************...


Dua hari ini sejak kepergian Davies, Sana kembali ke aktivitas normalnya. Sana telah selesai bekerja dan dia sedang bersantai di ruang tv sambil memakan cemilan. Acara tv yang ia tonton membuat Sana tidak bisa menahan tawa nya. Sana sangat menyukai sebuah acara komedi. Menurut Sana itu lebih realistis dari pada sinetron atau pun drama yang bergenre romance. Meskipun Sana juga menyukai drama korea dimana hal itu kebanyakan drama romance yang ia tonton, tetapi ia menontonnya bukan karna adegan romantisnya, melainkan karna ia sangat meyukai beberapa aktor korea nya, seperti Hyun Bin, Lee Min-ho, Kim Soo-hyun, Park Bo-gum, dan masih ada lagi.


Davies telah sampai di mansion nya saat Sana masih asik dengan acara tv yang ia tonton saat ini. Ketika Sana tertawa lantaran seorang aktor tersebut sedang melawak, Davies memperhatikan Sana dengan seksama dan ia berpikir bahwa Sana seperti wanita yang aneh yang belum pernah ia temui sebelumnya. Biasanya seorang wanita akan menjaga image nya dengan anggun saat berada di sekitar Tuan Muda. Wanita lain akan bisa merasakan kehadiran Davies tapi tidak dengan Sana. Mereka berlomba untuk mendapatkan perhatian darinya. Namun berbeda sekali dengan Sana yang hanya patuh karena sebuah kontrak. Sana bukanlah tipe wanita yang mencari perhatian apalagi pada Davies.


"Ehemm" Davies berdeham agar Sana menyadari kedatangan nya. Dan Sana pun yang asik menonton tv seketika menengok ke belakang. Lalu reflek berdiri (tegap?)


"Ehh Tuan anda sudah pulang, maaf saya tidak tahu akan hal itu." Sana menundukkan kepala nya. Davies hanya melihat sekilas Sana lalu ia menuju ruangan pribadi nya.


"Kenapa anda tidak memberi tahu saya sebelumnya bahwa Tuan Muda akan pulang." Ucap Sana pada asisten Sam yang akan mengikuti Tuan nya.


"Saya sudah mengirim pesan nona." Jawab Sam datar. Lalu Sana mencari ponsel nya dan ia baru menyadari bahwa ponsel nya mati. Dan Sam pun pergi berjalan menuju dimana Davies pergi tadi.


Kemudian Sana pergi menuju kamar tidur menyiapkan air hangat dan kebutuhan mandi lainnya untuk Davies. Setelah menyelesaikan tugasnya, Sana rebahan dan berselancar dengan ponsel nya. Cukup lama Sana menunggu, Davies masih belum datang. Beberapa saat kemudian, Davies masuk ke kamar tanpa diketahui Sana. Davies masuk ke dalam bathroom untuk membersihkan badan nya. Butuh waktu lama untuk Davies berendam. Setelah itu Davies keluar dengan hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawah nya saja. Dengan santai dia berjalan mendekat ke arah Sana.


"Mana pakaian ku." Kata Davies pada Sana.

__ADS_1


Sana yang menyadari kehadiran Davies di depannya langsung menengadah ke atas ke arah Davies, namun sialnya pandangannya terfokus pada apa yang di haramkan bagi mata nya. Dia melotot kaget dan berkedip beberapa kali dengan polosnya. Namun Sana langsung menyandarkan dirinya atau matanya ke arah lain.


"Sudah saya siapkan di sana Tuan." Katanya sambil menunjuk. Sana terlihat seperti salah tingkah dan dia merasa sangat malu dengan sikap Davies yang barusan. Wajahnya terlihat merah.


Davies sebenarnya ingin mengisengi Sana. Cukup puas dengan respon Sana barusan. Dia sangat bangga dengan tubuhnya yang sempurna. Davies sangat percaya diri dengan fisiknya dari wajah maupun tubuhnya.


Kau pasti akan tergila-gila padaku karna tubuh ku ini haha.


Setelah Sana menunjuk, Davies masih diam disana beberapa saat. Kemudian dia memutuskan untuk pergi begitu saja untuk berpakaian. Setelah kepergian Davies, Sana merasa aneh dalam dirinya. Ada aliran darah yang terasa sedikit panas.


"Hah ada apa dengan ku, apa AC nya tidak berfungsi." Katanya sambil mengipasi wajah nya dengan tangan nya, dia juga menepuk-nepuk pipi nya agar bisa mengontrol suasana barusan.


Sana turun ke bawah untuk mengambil minum. Dia berpikir apakah Davies berpikir bahwa Sana sangat mesum. Tindakan bodoh nya tadi membuat Sana merasa malu. Sana mengguk minuman di depannya. Dia diam disana agar tidak terlalu malu nanti. Lalu ada pesan yang masuk dari ponselnya.


Mama


^^^Iya ma akan Sana usahakan membujuk Tuan Muda.^^^


Sana naik kembali ke atas. Davies sedang tiduran sambil membaca buku.


Ehemm


"Tuann apakah anda besok ada waktu?"


"Memangnya kenapa." Jawab Davies.

__ADS_1


Apakah dia mau mengajak ku kencan? Sudah berani ya dia haha.


"Ada waktu tidak Tuan?" Tanya Sana lagi.


"Aku besok cukup luang. Ada apa? Langsung saja jawab." Davies sungguh penasaran apakah benar yang dia pikirkan. Sebenarnya Davies besok banyak sekali pekerjaan dan meeting. Dia harus bertemu beberapa investor.


"Besok adalah hari kematian kakek saya Tuan. Keluarga kami ingin anda datang untuk acara besok. Apakah Tuan bersedia? Jika Tuan tidak mau, akan saya sampaikan nanti Tuan."


Aku pikir dia sudah menyukai ku. Awas lihat saja kau.


"Akan ku pikirkan nanti. Jika aku ingin maka besok aku akan ke sana." Jawab Davies acuh.


"Baik Tuan terimakasih." Sana langsung mematikan lampu.


...****************...


Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja'alanaallaahu wa iyyaakum minal 'aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu 'ammin wa antum bi khair.


Maaf ya kalo Author banyak salah atau ada kata-kata yang menyakiti kalian dalam novel author ini,, Makasih banyak yang udah baca dan suka sama novel Cinta Tuan Muda Sombong. Yang penasaran sama alur ceritanya kaya gimana, jangan lupa buat dukungannya ya🥰


Episode kali ini cukup sekian. Ga terlalu panjang karna memang sedannya saja. Author juga baru bikin novel dan belum ada pengalaman membuat cerita sebelumnya. Sehingga saya sendiri merasa sedikit kesulitan 😂


Semoga sukaaaaaa


Happy reading guys

__ADS_1


^^^...Salam cinta dari Author 🥰...^^^


__ADS_2