Cinta Tuan Muda Sombong

Cinta Tuan Muda Sombong
Makan Malam


__ADS_3

Hai guys maaf udah lama ga update. senin kemarin aku udah masuk kelas dan banyak banget tugas yang dikasih dosen huhuhu 😭😵 Jadi aku prioritasin tugas kuliah dulu hewww 🔥 Udah lama juga ga buka mangatoon (swedihh akohh). Episode kali ini tidak terlalu banyak ya karena aku hari ini sedikit kurang sehat 👀


_Good night everyone_


PS: eps besok bakal lebih seru loh heheh siapkan mental ya gengss


...****************...


Tibalah mereka di restaurant federick dimana tempat itu telah di sewa sepenuhnya oleh Davies. Alasannya karna Tuan Muda terlalu banyak uang. Tentu saja untuk menghindari paparazi dan juga Davies sangat membenci keramaian. Terkadang untuk urusan makan, orang kaya tidak hanya mengejar rasa tapi juga kualitas, pelayanan hingga suasana restaurant itu. Demi mendapatkan suasana tenang yang nyaman dan berkualitas tinggi, Davies tidak ragu untuk mengeluarkan budget yang cukup tinggi bahkan Davies rela membeli restaurant tersebut. Federick merupakan restaurant bintang 5 yang mewah dan populer yang ada di kawasan elit kota J. Restaurant ini adalah restaurant ala eropa yang menyajikan makanan khas perancis. Interiornya pun kental dengan suasana eropanya dengan furniture kayu yang disusun secara cantik, lampu gantung chandelier mini yang bergantung di sana. Suasana yang sedikit temaram membuat makan malam ini layaknya di perancis.


Sekarang Sana dan Davies sudah berada di lantai 6. Kesunyian begitu terasa oleh kedua insan sampai tibalah pelayan. Sana bingung ia ingin memesan apa karna sebenarnya makanan perancis bukanlah seleranya. Sana lebih menyukai makanan Indonesia atau lebih cenderung makanan asia. Davies memilih beberapa makanan yang akan ia pesan. Karena Sana belum juga memesan sehingga Davies yang memilihkan nya. Setelah itu pelayan pergi meninggalkan meja Davies dan Sana.


Beberapa lama kemudian makanan yang dipesan meraka pun telah tiba. Pelayan mulai menghidangkan berbagai jenis makanan perancis yang sudah dipesan Davies. Untuk minuman Sana hanya memesan jus mangga karna ia tidak bisa minum alkohol. Berbeda dengan Davies, ia memesan wine yang terkenal enak dan mahal di negara perancis. Wine itu adalah Chetau Lafite Rotschild. Wine ini merupakan salah satu jenis wine termahal di dunia. Untuk membelinya saja, setidaknya harus mengeluarkan uang dengan jumlah 2,1 miliar untuk 1 botolnya. Melihatnya saja membuat mata Sana terbelalak hampir keluar, ia sangat kaget dengan malam ini karena untuk makan malam dengan seorang Tuan Muda harus mengeluarkan uang sangat sangat sangat banyak.


Oh astaga Tuan Muda sangat boros. Lihatlah berapa banyak uang yang ia keluarkan hanya untuk makan saja.


Saat sudah hampir selesai dan makanan yang di sajikan sudah mulai sedikit habis. Sana izin pada suami nya untuk pergi ke toilet sebentar yang di iyakan oleh sang raja.


Saat keluar dari toilet, Sana tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang di depannya.


“Aduh maaf saya kurang memperhatikan jalan barusan.” Ucap Sana minta maaf dengan sosok pria dihadapan nya yang Sana tabrak. Sana masih belum melihat wajah orang yang bertabrakan dengan nya.


“Sana?” Ucap sang pria


Sana merasa familiar dengan suara yang ia dengar barusan lalu ia mengangkat kepala nya untuk memastikan sosok pria yang ditebak nya dalam pikiran Sana. Dan ternyata benar saja, pria itu memang tidak asing karena ia mengenal nya. Ya seperti yang kalian pikirkan, sosok pria yang ditabrak Sana adalah dokter Alex.


“Dokter Alex? Dokter lagi ngapain di sini?” Tanya Sana

__ADS_1


“Kan sudah saya bilang kalo diluar jangan panggil saya dokter.”


“Ohh iya maaf saya lupa dok ehh Alex maksud saya.” Jawab Sana dengan senyum sedikit canggung.


“Kamu sedang apa di sini, bukannya kamu izin tidak masuk kerja karna kamu sakit ya.” Ucap Alex sambil menyelidik.


Aduh ketahuan juga, gimana nih.


“Eeee anu lex sebenarnya aku ada urusan yang penting banget dan ga bisa ditolak. Maaf banget bukannya aku bermaksud bolos ker…”


“Eehh santai aja San aku cuma bercanda ko, jangan ketakutan gitu. Iya aku bisa ngerti ko tapi lain kali kamu bisa ngomong ke aku langsung kalo ada apa-apa.” Alex sedikit gemas dengan respon Sana barusan. Dia hanya bermaksud menggoda dan menakuti Sana saja.


Dari kejauhan asisten Sam sedang memperhatikan Sana yang dari tadi berbincang dengan sosok pria yang sepertinya ia pernah lihat sebelumnya. Sam sedang berpikir siapa pria dihadapan Sana. Berani sekali pria itu mendekati wanita milik Tuan nya.


Jangan sampai Tuan melihat apa yang aku lihat barusan. Tapi sepertinya aku pernah melihat orang itu. Ohhhh yang pernah mengantar Nona Sana. Apakah mereka dekat? Ini ga bisa dibiarin.


Apaan wanita itu, ia tersenyum sangat lebar sampai gigi nya mau keluar. Awas kau ya akan aku kasih pelajaran nanti.


Hei apaan kau memegang pundak istriku. Ucap Davies sambil meremas gelas yang ia pegang saat melihat Alex menyentuh pundak Sana.


Tapi aslinya Davies hanya salah paham saja. Kaki Sana terlilit saat ia hendak berjalan meninggalkan Alex. Untung saja Alex menahan tubuh Sana agar tidak jatuh. Melihat pemandangan seperti itu membuat Davies terus menerus minum cukup banyak yang mana ia sudah setengah mabuk. Wine yang ia minum juga sudah menyisakan setengahnya saja. Lalu dari kejauhan, Davies melihat Sana sudah berjalan ke arah nya dan sosok pria itu sudah tidak ada.


“Dari mana saja kau.” Ucap Davies saat Sana baru saja menempatkan tubuh nya di kursi.


“Bukannya saya sudah izin tadi Tuan.” Jawab Sana.


“Kenapa lama sekali.” Ucap Davies dengan sedikit emosi yang ia tahan.

__ADS_1


“Tadi kebetulan berpapasan dengan teman sekantor Tuan jadi kami ber….”


“Sam!!” Panggil Davies.


“Ia Tuan.” Samuel sudah berdiri di depan Davies atas perintah Tuan nya.


“Siapkan mobil untuk nya, aku ada urusan penting di kantor.” Ucap Davies sambil berdiri lalu pergi dari sana.


Davies pergi meninggalkan Sana dan menunggu di mobil. Selain ia sangat emosi dengan apa yang ia lihat barusan, ia juga punya banyak pekerjaan yang harus ia tangani sehingga ia tidak bisa pulang bersama Sana.


“Baik Tuan.” Samuel menunduk tanda ia mengerti.


Sam pun mulai menelpon sopir untuk memerintahkan mengantar Nona Sana. Sam mengerti apa yang Tuan nya rasakan saat ini dan tentu saja ia juga merasakan yang Tuan nya rasakan. Samuel yakin bahwa Tuan Muda sedang cemburu akibat yang Sana barusan lakukan dengan seorang pria. Karna tadi mereka pergi ke restaurant bersama banyak body guard sehingga tidak butuh lama untuk sopir datang. Akhirnya Sana pulang sendiri diantar sopir.


Sana pun sudah tiba di mansion dan ia merebahkan badan nya karna sudah merasa sangat lelah dan mengantuk. Tidak butuh waktu lama untuk Sana terlelap ke alam mimpi.


Davies POV


Davies dan asisten nya sudah berada di kantor. Davies mulai membuka laptop nya dan membuka file yang sekertaris nya sudah kirimkan tadi siang. Meskipun Davies sudah sedikit mabuk tapi kesadaran nya masih benar-benar jelas untuk membaca dan mengecek file-file yang sudah masuk ke email nya. Asisten Sam juga membantu Davies dalam menyelesaikan pekerjaan kantor.


Apa yang akan Tuan Muda akan lakukan. Tuan sudah sedikit mabuk dan Tuan ingin menyelesaikan pekerjaan? Nona seharusnya kau jangan banyak bertingkah, aku yang jadi kerepotan.


“Tuan lebih baik Tuan Muda beristirahat saja, biar saya yang menyelesaikannya Tuan."


“Tidak Sam, aku sedang ingin bekerja.”


Samuel tahu maksud dari ucapan Tuan nya. Tuan Muda sedang emosi jadi untuk meredakan api dalam hatinya, Tuan Muda akan meluapkan dengan menyibukkan diri dalam pekerjaan.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2