
" eh nak andra sudah bangun , ayo nak kita sarapan dulu " . ajak bu suti.
" makasih buk, maaf saya bangunnya terlambat " . andra merasa tidak enak hati .
" oh iya buk, clara mana . kok enggak keliatan , apa dia sudah ke kantor " . tanya andra karena tidak melihat kehadiran sang kekasih hati.
" enggak papa kok nak, ibu mengerti semalam kan kamu tidurnya sudah mau pagi . tadi ibu liat dia masih tidur " . jawab ibunya clara sambil tersenyum.
" oeh gitu ya buk, mungkin dia masih lelah " . jawab andra sambil meminum secangkir kopi Yang sudah di buatkan oleh ibu suti . " kopi buatan ibu enak sekali " . puji Andra .
" Ini kopi hitam biasa kok oh iya, kalian sudah resmi berpacaran ya . semalam ibu melihat cincin di tangan clara " .
" hhhhheee,, iya buk . kami baru jadian semalam " . jawab andra.
" syukurlah, saran ibu ya nak . jangan terlalu lama pacaran , enggak baik . kalau memang kalian sudah merasa cocok, segeralah menikah " . saran bu suti.
" kalau ibu merestui , secepatnya saya akan melamar clara buk " . ucap andra.
" ibuk tidak pernah memaksakan kehendak buat clara . asal itu yang terbaik dan membuatnya bahagia , ibu turutin saja " . jelas suti , tiba tiba clara datang ke dapur menghampiri nya.
" buk,,, ibuk... ibuk dimana " . panggil clara yang baru bangun.
" ibu di dapur nak " . saut suti ibunya.
" ibuk,, kenapa clara bisa tidur di kamar ibuk dan tadi ibu bicara sama siapa " . tanya clara karena bingung saat bangun dia berada di kamar ibunya .
" hahahaha ,,, emangnya kamu enggak ingat . semalam kamu pulangnya sudah mau pagi . karena ibu tidak tega melihat Andra pulang sendiri , jadi ibu menyuruhnya untuk tidur di kamarmu " . terang suti.
" apa,, tidur di kamar clara , sekarang pak andra kemana " . tanya clara kaget .
" itu di samping mu siapa " . tunjuk suti dan clara menoleh.
" selamat pagi wanita cantik " . sapa andra.
" pak,, pak andra . anda masih disini , selamat pagi juga " . sapa clara dengan malu malu .
" aku,, aku mau kemar dulu , aku mau mandi " . ucap clara berlalu ke kamarnya meninggalkan suti dan andra disana .
" nak sarapan lah duluan, kalau nunggu clara pasti lama . ibu mau ke pasar dulu, bahan dapur sudah mau habis semua " . pamit suti meninggalkan andra bersama clara di apartemen .
" ibu mau kebpasar , biar saya antar ya " . tawar andra .
" tidak usah repot repot nak, ibu bisa naik angkot kok " . tolak suti dengan ramah.
" ya sudah kalau ibu mau nya begitu , andra tidak mau memaksa . oh iya, ibu belanjanya di supermarket saja kan lebih dekat . ibu juga tidak perlu berdesak desakan di sana, apalagi di tengah pandemi kek gini " . terang andra.
__ADS_1
" ibu mau nya gitu sih nak, tapi kalau di pasar harganya lebih murah " . saut suti.
" tapi di pasar enggak baik buat ibu di keadaan bumi yang tidak sehat kek sekarang , nanti ibu sakit loe . kasian clara kalau nanti ibu sakit dia pasti sedih " . pinta andra.
" iya juga ya nak, kamu ada benarnya . terimakasih sudah memperingati ibu , ibu pergi dulu ya " . pamit suti.
" sama sama buk, hati hati di jalan " . ucap andra dan berlalu ke kamar clara .
" yah ,,, dia tidur lagi . pantesan di panggil panggil enggak ada jawaban . lebih baik aku pulang saja , dari pada disini sepi nguji iman gue " . ucap andra meninggalkan apartemen clara .
*******
Sesampainya di rumah, Andra di sambut senang oleh Elsa dan amara.
" papa andra,, akhirnya papa pulang . paa,, ayo kita kerumahnya tante clara , elsa kangen sama dia " . Ajak Elsa , namun Andra menolaknya .
" maaf syg,, papa enggak bisa . papa masih sangat ngantuk , papa mau tidur dulu ya . besok kan hari minggu, papa janji akan membawamu main kesana ya " . ucap andra yang di iyakan oleh Elsa .
" kamu sudah pulang Ndra , gimana dia mau enggak " . tanya Amara .
" ya maulah kak , siapa sih yang bisa menolak pesona dan cinta Andra " . jawab Andra penuh percaya diri .
" Syukurlah kalau begitu , mama senang dengarnya . semoga kalian cepat menikah ya, jangan terlalu lama berpacaran . enggak baik " . tiba tiba mely ikut nimbrung yang baru kembali dari arah dapur .
*******
kembali ke apartemen clara . suti sudah balik dari berbelanja , ia mendapati rumah yang sepi dan kosong .
" pada kemana ya mereka . sepertinya andra sudah pulang , mobilnya tidak ada di depan . lalu kemana clara , apa mereka keluar bareng . aku cek ke kamarnya dulu deh " . ucap suti dan mengecek ke kamar clara .
" eh ibuk, dari mana . clara cari cariin enggak ada " . tanya clara yang habis mandi .
" ibu habis dari belanja . ya sudah kamu bantu ibu memasak di dapur ya " . ajak suti.
" baik buk, nanti clara nyusul " . ucapnya.
Saat sedang memasak tiba tiba suti mendapatkan surat dari kampungnya dan harus kembali ke sana ada masalah yang harus diselesaikan . dan dengan berat hati Clara merelakan kepulangan ibunya .
" padahal clara sangat senang ibu tinggal sini dan clara masih kangen sama ibuk " . ucap clara merasa sedih .
" ibu juga maunya begitu nak, temani kamu disini . tapi kamu kan sudah besar dan sudah bisa menjaga diri . ibu harus pulang sekarang , lain kali ibu akan datang kesini lagi kok " . saut suti, sejujurnya ia tidak rela berpisah lagi dengan putrinya .
" iya sudah deh, ibu hati hati ya . jangan lupa kabari clara kalau ada apa apa " . ucap clara dan mengantar ibunya ke terminal bus . setelah mengantarkan ibunya dia langsung pulang ke apartemen nya.
"yah, jadinya sendiri lagi " . ucap Clara tiba tiba saja ponselnya berdering dan itu panggilan dari Natalia yang mengajaknya untuk keluar .
__ADS_1
" aku beritahu pak andra enggak ya , ah lebih baik enggak deh . aku langsung ke tempat Natali saja " . ucap clara dan meninggalkan apartemen nya menuju mall .
Saat sedang asyik bercerita dengan natali tiba tiba clara meminta izin ke toilet dan disana dia tidak sengaja bertemu dengan bella mantan nya andra . clara tidak menghiraukan keberadaannya karena tidak penting baginya , meskipun dia itu artis .
" hey,, kamu itu sekretarisnya andra bukan " . sapa bella pura pura ramah.
" iya,, saya sekretaris sekaligus pacarnya andra . memangnya kenapa ya mbak " . tanya balik clara.
" enggak ada apa apa sih . saya cuma mau kamu jauhi andra , karena saya rasa dia masih mencintai saya . dan saya akan merebutnya kembali dari kamu " . tegas bella .
" maaf anda siapa ya berani nyuruh saya jauhi pacar saya . apa anda tidak jijik mau menjilat ludah sendiri . dulu anda buang , sekarang anda kejar " . balas clara membuat bella semakin kesel .
" itu bukan urusan kamu . dan satu hal lagi, gadis kampungan kek kamu enggak pantas buat andra . kamu itu harus sadar diri " . tegas bella tak mau kalah.
" saya memang orang kampung tapi saya tidak sekampunggan anda . saya permisi, saya malas berdebat dengan anda " . ucap clara dan berlalu dari toilet .
" dengar ya, saya akan lakukan apapun untuk merebut andra dari kamu " . tegas bella.
" silahkan, saya tidak takut dengan ancaman kamu . karena saya percaya Cinta Andra tulus untuk saya " . tegas clara tidak menghiraukan bella yang terus mengumpat tak jelas.
"aku pikir dia wanita yang lemah, ternyata aku salah menilainya . tapi aku tidak akan mundur, aku akan lakukan apa pun untuk mendapatkan andra kembali . termasuk mengorbankan harga diriku " . gumam bella masih sangat kesel setelah adu mulut dengan clara .
" hey raa, akhirnya kamu kembali dan kenapa dengan wajahmu kok kusut begitu " . tanya natali.
" enggak kenapa napa kok . tadi entah nenek sihir muncul dari mana nyari masalah sama aku " . ucap clara.
" nenek sihir, siapa maksud kamu " . tanya natali penasaran .
" mantannya Andra , sudahlah enggak perlu dibahas dia . enggak penting banget " . jawab clara masih merasakan panas di hatinya .
" jadi beneran nih kamu dan pak andra sudah jadian " . tanya natali kepo.
" seperti yang loe bilang tadi " . jawab clara singkat.
" wihhhh,,,, selamat buat loe . akhirnya sobat gue enggak jomblo lagi " . ucap natali turut senang .
" eh bentar, nathan telfon gue " . ucap natalia . " sebentar lagi katanya nathan akan kesini bersama pacar loe " . ucap natalia lagi memberitahukan .
" ngapain mereka kesini " . tanya clara.
" kalau nathan kangen sama gue, kita udah LDR beberapa hari . kalau pak andra gue enggak tau, mungkin karena ada loe disini kali " . jawab natalia .
" males banget gue ketemu andra, gue masih sangat kesel sama tuh mak lampir " . terang clara.
" sabar sabar, gue yakin pak andra setia dan serius sama loe . tenang saja " . ucap natalia mencoba menghibur .
__ADS_1