
setelah kepergian dokter keli , tak lama Erik sudah kembali dengan membawa seorang malaikat kecil dalam gendongan nya . sedangkan Amara masih nyenyak dalam tidurnya .
Amara belum juga bangun ma . tanya Erik yang mendapat gelengan kepala dari mely , Erik perlahan meletakkan malaikat kecil nya di samping Amara yang masih tertidur .
kasian Amara ma , dari kemarin dia tidak bisa tidur nyenyak dan tadi saat melahirkan dia juga sangat kelelahan . ucap Erik sambil mengecup singkat kepala istrinya .
lihatlah dia tampan sekali . siap nama keponakan ku kali ini . tanya Andra pandangan matanya tak terlepas dari malaikat kecil yang juga terlihat tertidur pulas di samping mamanya .
nanti akan ku kasih tau setelah Amara membuka matanya . ucap Erik sambil memeluk putri sulungnya Elsa .
paa,, apa aku boleh mencium adek bayi . pinta Elsa dan mendapatkan izin dari papanya . dedek bayi , kamu sangat lucu dan menggemaskan . cepat gede ya biar kita bisa main bareng . kakak punya banyak mainan buat kamu loe . ucap Elsa dengan gemesnya.
saat semua orang tengah merasakan kebahagiaan nya , tiba tiba bayi Amara menangis sepertinya dia haus . bertepatan dengan itu juga Amara membuka kedua matanya dan segera bangkit untuk mengambil bayinya .
sayang kamu kok nangis sih nak , kamu haus ya . maafkan mama ya , mama ketiduran . ucap amara dan segera menyusui bayi Kecilnya .
mas siapa nama putra kita . tanya amara sambil menyusui bayinya .
aku akan memberikan nya nama "Erland Wiratama " . ucap Erik .
nama yang bagus , namanya terdengar sangat gagah dan pemberani . cocok untuk putra kita . aku suka nama itu . ucap amara tersenyum bahagia .
sedangkan Andra matanya masih tidak terlepas dari keponakan kecilnya . tangan tiba memeluk Clara dan mengusap lembut perut istrinya.
sabarlah mas . nanti kamu juga akan segera mengendong bayi kita . ucap Clara pelan .
sayang berapa lama lagi , aku sudah tidak sabar ingin mengendong nya . balas Andra .
3 bulan lagi mas , bersabarlah . ucap Clara .
baiklah kalian semua pasti belum sarapan bukan . aku akan keluar mencari makanan , tunggulah aku akan segera kembali . pamit Andra .
setelah puas menyusu , bayi kecil itu kembali terlelap dalam mimpi indah nya . Andra juga sudah kembali dengan beberapa makanan di tangannya . selesai sarapan Andra dan Clara pamit pulang , Erik pergi ke bagian administrasi untuk membayar biaya perawatan istrinya . tinggallah mely dan juga Elsa menemani Amara yang Juga kembali terlelap .
Elsa sibuk mengajak dedek bayi nya berbicara , dia sangat bahagia sekali . sedangkan Mely dia meluruskan badannya di sofa yang ada di ruagan Amara .
__ADS_1
***********
sedangkan di dalam mobil tidak ada yang bersuara , Andra fokus dengan kemudinya . tiba tiba Clara memegang perutnya membuat Andra menepikan mobilnya ke pinggir jalan .
" aw..aw..." desis Clara sambil mengusap perutnya membuat Andra khawatir .
sayang kamu kenapa , apa nya yang sakit . apa kamu akan ikut melahirkan juga , katanya masih menunggu 3 bulan lagi , kita ke rumah sakit sekarang . aku akan telfon dr.kely untuk mempersiapkan ruagan . ucap Andra khawatir dan meraih ponselnya .
" aku tidak apa-apa kok sayang , siapa yang mau melahirkan sekarang . masih 3 bulan lagi " ucap Clara .
" terus kenapa kamu mendesis begitu . apa yang sakit " . tanya Andra .
" aku tidak sakit kok mas , coba deh kamu rasakan ini " . Clara meraih tangan Andra dan meletakkan nya di Perutnya . senyum manis terlukis indah di wajah Andra saat merasakan tendangan dari calon bayinya.
" sayang ini... dia nendang sayang . Hay baby kamu lagi ngapain di dalam sini , kamu lagi main bola ya . atau kamu tidak sabar mau berteman Dady dan mommy ya" . Andra berbicara dengan perut buncit istrinya dan kembali mendapatkan tendangan dari calon buah hati nya .
" sayang, sejak kapan dia sudah mulai menendang begini . kenapa kamu tidak memberi tau aku . tanya Andra.
" baru kali mas , kamu bisa merasakan nya " . ucap Clara .
" rasa sakit tidak akan terasa karena di iringi rasa bahagia mas . ya sudah , bisakah kita melanjutkan perjalanan sekarang . aku masih sangat ngantuk dan ingin segera sampai ke rumah dan beristirahat " . ucap Clara .
" baiklah sayang , kita pulang sekarang . baby kamu baik baik ya di dalam perut mommy , jangan membuat mommy mu kesusahan " . ucap Andra dan kembali melanjutkan perjalanan nya .
********
di tempat lain , seperti biasa Nadia selalu di buat kesel oleh Leon atasannya . kesabaran nya benar benar di uji .
tok...tok... masuklah , ada apa . tanya Leon .
maaf pak , saya mau memperingati anda bahwa meeting akan segera di mulai dan para pemegang saham sedang menunggu di ruang meeting . ucap Nadia sopan .
bukannya tadi pagi kamu sudah mengatakan nya , kamu pikir saya ini sudah pikun . saya akan segera kesana . ucap Erik perlahan bangkit dari kursi kebesaran dan mengambil sebuh dokumen untuk dibawa ke ruang meeting .
" kalau tidak pikun harusnya sudah berada di ruang meeting sejak tadi dan tidak membuat orang lain menunggu lama . dikasih tau salah , enggak di panggil clean yang protes " . batin Nadia .
woy ... cepat ke ruang meeting , jangan ngelamun disana . saya tidak mengaji kamu untuk melamun . ucap leon yang sudah duluan menuju ruang meeting .
__ADS_1
iya,, sebentar . ucap Nadia menyusul Leon .
ekhem ekhem ... selamat siang semuanya , maaf telah membuat kalian menunggu lama . berhubung saya sedang tidak enak badan , tenggorokan saya juga sedang sakit . bagaimana kalau sekretaris saya saja yang akan mempresentasikan rapat hari ini .
pak.. yang benar saja . anda jangan gila , saya tidak bisa . tolak Nadia .
saya tidak peduli , semua orang sudah setuju dan tidak mempermasalahkan nya . ayo mulailah , kalau sampai kamu gagal . kamu akan tau akibatnya . ucap Leon .
bagaimana nona Nadia , apa sudah bisa dimulai sekarang . ucap salah seorang pemenang saham di sana .
baiklah ,, kita mulai sekarang . " dasar singa , padahal jelas jelas dia baik baik saja . gue sumpahin tu tenggorokan sakit beneran " . batin Nadia dan memulai mempresentasikan di depan .
Erik tersenyum licik ke arah Nadia . entah mengapa dia suka sekali mengerjai sekretaris nya yang satu ini .
Nadia telah selesai dengan tugasnya , semua orang bertepuk tangan untuk nya . kontrak kerja sama sudah di tanda tangani dan semua tamu sudah berpamitan kembali ke perusahaan masing masing .
kerja bagus Nadia , kamu tidak mengecewakan . selamat untuk kamu , sebagai rasa terima kasih saya . bagaimana kalau saya traktir kamu makan siang . ucap Erik .
sebelum nya terimakasih pak atas pujian anda , saya tidak bisa makan siang dengan anda karena sudah ada janji dengan teman saya . permisi . tolak Nadia meninggalkan Leon disana dan Kembali ke ruangannya .
" sial . beraninya dia menolak tawaran aku . padahal di luar sana cukup banyak wanita yang berebutan untuk dekat sama aku . sedangkan dia , dasar gadis aneh " . umpat Leon sangat kesel dan kembali ke ruangannya .
sesampainya di ruangan , Nadia mendarat kan pantatnya di atas kursi kerjanya dan membuka histori di Instagram miliknya .
" ya ampun . kak amara sudah melahirkan , bayinya tampan dan imut sekali . aku juga sudah tidak sabar kepengen segera menikah dan punya anak , tapi siapa yang mau menjadi suami aku " . ucap Nadia sambil bermain ponselnya .
Leon kembali ke ruangannya dan tidak sengaja melihat pintu ruangan Nadia yang terbuka . karena penasaran dia pun ikut masuk untuk melihat .
" dia tersenyum sendiri , pasti lagi chating sama gebetan nya . pantesan dia menolak ajakan saya untuk makan siang " . batin Leon dan menghampiri meja Nadia .
" Woy,,, ini masih jam kerja belum Istirahat . saya mengaji kamu tidak untuk chating sama pacaran kamu , cepat selesai kan pekerjaan kamu " . suara bariton milik Leon membuat Nadia kaget dan hampir melemparkan ponselnya.
ya ampun . iya pak , maafkan saya . lagi pula siapa yang sedang chating sama kekasih . ayank saja saya tidak punya . tadi saya sedang melihat story nya kakak pak Andra yang sudah melahirkan , bayinya imut dan lucu . ucap Nadia sambil mengusap dadanya yang hampir jantungan .
saya tidak peduli , cepat selesai kan pekerjaan kamu . ucap leon keluar dari ruangan Nadia begitu saja .
" dasar singa aneh , Untung ponsel gue masih selamat " . umpat Nadia ." habis dari kantor aku akan menjenguk nya di rumah sakit nanti " . ucap Nadia dan kembali ke pekerjaan nya sambil menunggu waktu Makan siang .
__ADS_1