Cinta Tulus

Cinta Tulus
Ada yang kurang


__ADS_3

" amara kamu istirahatlah nak , kamu baru sadar " . ucap mely .


" maa,, aku sudah tidur cukup lama . punggungku pegal semua . aku ingin jalan jalan menghirup udara segar . aku mohon " . pinta amara .


" bagaimana ini ndra " . mely bertanya ke putranya .


" tunggu sebentar maa,, andra tanya dokter dulu bagaimana bisa apa tidak " . pamit andra.


" baiklah nak, cepatlah kembali " . ucap mely.


Tak lama andra kembali ke ruagan amara dengan membawa sebuah kursi roda . dan amara sangat senang . dia sudah lupa akan suaminya dan sibuk bermain dengan putrinya elsa .


" andra mama takut kakakmu akan menanyakan erik suaminya , mama takut dia syok kalau tau suaminya masih belum siuman " . khawatir mely.


" mama tenang saja, aku akan pikirkan soal ini . lagi pula kakak sudah sadar , dan mas erik pasti akan sadar juga . mereka punya elsa yang harus mereka besarkan " . ucap andra meyakinkan .


sudah 2 hari andra tidak masuk kantor , dia sibuk ngurusin elsa dan kakak nya yang baru sadar . sekarang kakaknya sedang melakukan psikoterapi untuk mengaktifkan kembali otot otot yang sudah lama mati pasca dia koma .


sejauh ini kakaknya belum menanyakan erik suaminya . andra duduk sendiri di sofa menemani kakaknya pikirannya entah kemana dia merasa ada yang kurang selama beberapa hari ini .


" kok aku jadi merindukan clara ya , biasanya aku selalu adu mulut saat bekerja dengan dia. apa dia juga merasakan hal yang sama dengan aku " . gumam andra dalam hati .


*****


Di tempat lain clara sedang makan siang bersama rika dan natalia di sebuah cafe tiba tiba saja clara keselek .


" ukhuk. ukhuk... "


" ini Raa,, diminum dulu . makanya kalau lagi makan tuh jangan melamun " . ucap Natalia sambil menyodorkan segelas air putih.


" makasih Nat ,, aku enggak melamun kok . aku lagi enggak enak badan saja kok " . ucap clara membela diri.


" enggak enak badan atau merindukan pak andra nih . ayo ngaku " . goda Rika .


" ishhh,, apaan sih kalian . aku beneran enggak enak badan " . clara kembali mengelak .


" kok aku merindukan pak andra ya , biasanya aku selalu berdebat sama dia . sudah beberapa hari dia enggak ke kantor . ihh aku ini kenapa sih , kenapa aku jadi mikirin suami orang . " batin clara .


" tuh kan ngelamun lagi . kamu itu cantik clara sayang . enggak usah mikirin suami orang " . goda natalia .


" jangan ngaco kamu nat , siapa juga yang mikirin suami orang " . clara merasa malu .


" ya sudah, hari udah mulai gelap nih . ayo kita balik keburu malam nantik " . ajak Rika.


" let's goo " . jawab clara dan rika .

__ADS_1


saat hendak berbalik, tanpa sengaja natalia menabrak nathan yang sedang berjalan sepertinya dia sedang terburu buru .


" ehh,, eh.. maaf mbak saya tidak sengaja , anda baik baik saja " . ucap nathan ramah . " cantik banget " . gumam nathan dalam hati .


" iya ,,, saya tidak kenapa napa kok . saya minta maaf tidak hati hati tadi " . balas natalia " ini cowok ganteng banget " . gumam natalia yang terpesona akan sosok nathan .


" santai saja , btw kamu clara sekretarisnya pak andra bukan " . tanya nathan.


" iya pak,, ada apa ya " . tanya balik clara.


" saya dengar buk amara sudah sadar, apa benar " . tanya nathan basa basi.


"seperti yang anda ketahui itulah kebenarannya pak nathan " . jawab clara. .


" syukurlah, saya permisi dulu " . pamit nathan .


" hati hati di jalan " . ucap clara .


" ayo guys,, kita pulang " .


********


kembali ke Rumah Sakit ...


" enggak kok kak, aku hanya sedang memikirkan perusahan saja . pasti sekarang tugas akau sudah numpuk banget di meja " . ucap nathan .


" kepikiran pekerjaan atau sekretaris kamu yang cantik itu " . goda amara membuat andra sedikit tersenyum .


" kakak jangan ngaur kenapa, siapa juga yang mikirin sekretaris itu " . elak andra .


Dari balik pintu Clara yang melihat bos nya tersenyum dengan istrinya merasa sakit hati .


" tidak clara, kamu tidak boleh seperti ini . itu suami orang . kamu kesini untuk meminta tanda tangan bukan buat mikir yang enggak enggak " . clara meyakinkan diri dan mengetuk pintu. .


" tok... tok... masuklah " ..


" selamat sore buk amara, bagaimana kabar anda " . sapa clara dengan ramah .


" kabar saya baik clara . ayo duduklah " . amara sangat ramah.


" terimakasih buk . kedatangan saya kesini hanya untuk meminta tanda tangan pak andra . karena ada beberapa dokumen yang butuh untuk di tindak lanjuti , ini pak silakan di periksa dulu " . clara menyerahkan beberapa dokumen untuk andra dengan wajah menunduk.


" terimakasih clara . maaf sudah merepotkan mu beberapa hari ini " . terang andra.


" tidak masalah pak, itu sudah menjadi tugas saya sebagai sekretaris bapak " . balas clara.

__ADS_1


" mengapa setelah melihat wajah dan senyum nya aku merasa tenang ya... ada apa dengan duriku ini... aneh sekali " . gumam andra dalam hati sambil sesekali mencuri pandang ke arah clara yang tanpa di sadari oleh nya.


" tante cantik,,, elsa kangen banget sama tante " . tiba tiba elsa datang bersama omanya dan langsung berlari ke arah clara.


" tante juga merindukanmu sayang . elsa jahat ya, setelah mamanya kembali tidak lagi bermain ke tempat tante " . clara memasang wajah sedihnya.


" maafin elsa tante, elsa harus temenin mama terapi jalan dulu . nanti setelah mama sembuh, kita main lagi " . bujuk Elsa .


Mely dan Amara hanya bisa tersenyum mendengar ucapan cucunya yang seakan sudah seperti orang dewasa . andra sudah selesai dengan dokumen yang dibawakan clara , dia menyerahkan nya untuk dibawa kembali ke kantor.


" kerja yang bagus . ini ambillah , terimakasih sudah membantu saya " . ucap andra menjabat tangan clara untuk pertama kalinya dan itu membuat jantung amara dag dig dug dear.


" iya, iya,, pak sama sama . kalau begitu semuanya saya permisi dulu " . pamit clara.


" hati hati di jalan " .


Setelah kepergian clara , Amara dan Elsa kembali menggoda andra .


" Oma, Oma, tante Clara sangat cocok ya dengan papa " . goda elsa.


" iya syg , tadi sebelum kedatangannya clara andra seperti manyat hidup . setelah melihat clara wajahnya cerah bak matahari terbit " . saut amara .


" tapi tadi kamu sebut papa nak, dimana papa kamu . mama dimana mas erik maa.. aku tidak melihatnya beberapa hari ini " . tanya amara membuat mely dan andra terkejut sekaligus bingung mau jawab apa .


" mas erik ada di ruagan sebelah mbak , dia masih istirahat . mbak tenang saja. dia baik baik saja kok " . jawab andra .


" tapi aku ingin menemuinya sekarang , aku sangat merindukannya . tolong antar aku kesana " . pinta amara .


" besok saja ya kak , kasian mas erik sedang istirahat dia lebih parah dari kakak " . bujuk andra.


" iya sudah deh, lagi pula ini sudah malam " . amara mengalah dan berusaha memejamkan matanya . dia sangat lelah karena seharian ini dia berlatih untuk berjalan .


Setelah amara tidur, andra dan mely keluar menemui Erik yang masih terbaring kaku di ranjang antara hidup atau mati tidak ada yang tau .


" Bagaimana ini andra , sudah 2 tahun ini Erik tidak menunjukkan kemajuan 1% pun untuk bangun . mama enggak tega sama amara " . mely meneteskan air matanya .


" Mama percayalah sama andra . erik pasti sadar dan akan berkumpul lagi bersama istri dan anaknya " . andra meyakinkan mamanya.


" Bagaimana mama tidak khawatir ndra . dalam 1 bulan terakhir ini , bukan nya kemajuan . yang ada erik sudah beberapa kali mengalami gagal jantung " . mely kembali terisak .


" Hey erik bangunlah . sampai kapan kamu mau terbaring kaku di sana . ingat ada amara dan elsa yang menjadi tanggung jawab loe . ayo bangunlah, gue tau loe bukan pria yang lemah " . andra berbicara dengan tubuh erik yang kaku .


" andra mama tidak kuat, mama mau kembali ke ruagan amara dan elsa " . pamit mely . tak lama setelah itu andra juga ikut keluar dan Pulang .


setelah kepergian Andra dan Mely, Erik yang sedang koma meneteskan air matanya dan ada sedikit pergerakan di jarinya . detak jantungnya sudah stabil . namun sayang tidak ada yang melihat perkembangan itu .

__ADS_1


__ADS_2