
" amara kamu istirahatlah nak , kamu baru sadar " . ucap mely .
" maa,, aku sudah tidur cukup lama . punggungku pegal semua . aku ingin jalan jalan menghirup udara segar . aku mohon " . pinta amara .
" bagaimana ini ndra " . mely bertanya ke putranya .
" tunggu sebentar maa,, andra tanya dokter dulu bagaimana bisa apa tidak " . pamit andra.
" baiklah nak, cepatlah kembali " . ucap mely.
Tak lama andra kembali ke ruagan amara dengan membawa sebuah kursi roda . dan amara sangat senang . dia sudah lupa akan suaminya dan sibuk bermain dengan putrinya elsa .
" andra mama takut kakakmu akan menanyakan erik suaminya , mama takut dia syok kalau tau suaminya masih belum siuman " . khawatir mely.
" mama tenang saja, aku akan pikirkan soal ini . lagi pula kakak sudah sadar , dan mas erik pasti akan sadar juga . mereka punya elsa yang harus mereka besarkan " . ucap andra meyakinkan .
sudah 2 hari andra tidak masuk kantor , dia sibuk ngurusin elsa dan kakak nya yang baru sadar . sekarang kakaknya sedang melakukan psikoterapi untuk mengaktifkan kembali otot otot yang sudah lama mati pasca dia koma .
sejauh ini kakaknya belum menanyakan erik suaminya . andra duduk sendiri di sofa menemani kakaknya pikirannya entah kemana dia merasa ada yang kurang selama beberapa hari ini .
" kok aku jadi merindukan clara ya , biasanya aku selalu adu mulut saat bekerja dengan dia. apa dia juga merasakan hal yang sama dengan aku " . gumam andra dalam hati .
*****
Di tempat lain clara sedang makan siang bersama rika dan natalia di sebuah cafe tiba tiba saja clara keselek .
" ukhuk. ukhuk... "
" ini Raa,, diminum dulu . makanya kalau lagi makan tuh jangan melamun " . ucap Natalia sambil menyodorkan segelas air putih.
" makasih Nat ,, aku enggak melamun kok . aku lagi enggak enak badan saja kok " . ucap clara membela diri.
" enggak enak badan atau merindukan pak andra nih . ayo ngaku " . goda Rika .
" ishhh,, apaan sih kalian . aku beneran enggak enak badan " . clara kembali mengelak .
" kok aku merindukan pak andra ya , biasanya aku selalu berdebat sama dia . sudah beberapa hari dia enggak ke kantor . ihh aku ini kenapa sih , kenapa aku jadi mikirin suami orang . " batin clara .
" tuh kan ngelamun lagi . kamu itu cantik clara sayang . enggak usah mikirin suami orang " . goda natalia .
" jangan ngaco kamu nat , siapa juga yang mikirin suami orang " . clara merasa malu .
" ya sudah, hari udah mulai gelap nih . ayo kita balik keburu malam nantik " . ajak Rika.
" let's goo " . jawab clara dan rika .
__ADS_1
saat hendak berbalik, tanpa sengaja natalia menabrak nathan yang sedang berjalan sepertinya dia sedang terburu buru .
" ehh,, eh.. maaf mbak saya tidak sengaja , anda baik baik saja " . ucap nathan ramah . " cantik banget " . gumam nathan dalam hati .
" iya ,,, saya tidak kenapa napa kok . saya minta maaf tidak hati hati tadi " . balas natalia " ini cowok ganteng banget " . gumam natalia yang terpesona akan sosok nathan .
" santai saja , btw kamu clara sekretarisnya pak andra bukan " . tanya nathan.
" iya pak,, ada apa ya " . tanya balik clara.
" saya dengar buk amara sudah sadar, apa benar " . tanya nathan basa basi.
"seperti yang anda ketahui itulah kebenarannya pak nathan " . jawab clara. .
" syukurlah, saya permisi dulu " . pamit nathan .
" hati hati di jalan " . ucap clara .
" ayo guys,, kita pulang " .
********
kembali ke Rumah Sakit ...
" enggak kok kak, aku hanya sedang memikirkan perusahan saja . pasti sekarang tugas akau sudah numpuk banget di meja " . ucap nathan .
" kepikiran pekerjaan atau sekretaris kamu yang cantik itu " . goda amara membuat andra sedikit tersenyum .
" kakak jangan ngaur kenapa, siapa juga yang mikirin sekretaris itu " . elak andra .
Dari balik pintu Clara yang melihat bos nya tersenyum dengan istrinya merasa sakit hati .
" tidak clara, kamu tidak boleh seperti ini . itu suami orang . kamu kesini untuk meminta tanda tangan bukan buat mikir yang enggak enggak " . clara meyakinkan diri dan mengetuk pintu. .
" tok... tok... masuklah " ..
" selamat sore buk amara, bagaimana kabar anda " . sapa clara dengan ramah .
" kabar saya baik clara . ayo duduklah " . amara sangat ramah.
" terimakasih buk . kedatangan saya kesini hanya untuk meminta tanda tangan pak andra . karena ada beberapa dokumen yang butuh untuk di tindak lanjuti , ini pak silakan di periksa dulu " . clara menyerahkan beberapa dokumen untuk andra dengan wajah menunduk.
" terimakasih clara . maaf sudah merepotkan mu beberapa hari ini " . terang andra.
" tidak masalah pak, itu sudah menjadi tugas saya sebagai sekretaris bapak " . balas clara.
__ADS_1
" mengapa setelah melihat wajah dan senyum nya aku merasa tenang ya... ada apa dengan duriku ini... aneh sekali " . gumam andra dalam hati sambil sesekali mencuri pandang ke arah clara yang tanpa di sadari oleh nya.
" tante cantik,,, elsa kangen banget sama tante " . tiba tiba elsa datang bersama omanya dan langsung berlari ke arah clara.
" tante juga merindukanmu sayang . elsa jahat ya, setelah mamanya kembali tidak lagi bermain ke tempat tante " . clara memasang wajah sedihnya.
" maafin elsa tante, elsa harus temenin mama terapi jalan dulu . nanti setelah mama sembuh, kita main lagi " . bujuk Elsa .
Mely dan Amara hanya bisa tersenyum mendengar ucapan cucunya yang seakan sudah seperti orang dewasa . andra sudah selesai dengan dokumen yang dibawakan clara , dia menyerahkan nya untuk dibawa kembali ke kantor.
" kerja yang bagus . ini ambillah , terimakasih sudah membantu saya " . ucap andra menjabat tangan clara untuk pertama kalinya dan itu membuat jantung amara dag dig dug dear.
" iya, iya,, pak sama sama . kalau begitu semuanya saya permisi dulu " . pamit clara.
" hati hati di jalan " .
Setelah kepergian clara , Amara dan Elsa kembali menggoda andra .
" Oma, Oma, tante Clara sangat cocok ya dengan papa " . goda elsa.
" iya syg , tadi sebelum kedatangannya clara andra seperti manyat hidup . setelah melihat clara wajahnya cerah bak matahari terbit " . saut amara .
" tapi tadi kamu sebut papa nak, dimana papa kamu . mama dimana mas erik maa.. aku tidak melihatnya beberapa hari ini " . tanya amara membuat mely dan andra terkejut sekaligus bingung mau jawab apa .
" mas erik ada di ruagan sebelah mbak , dia masih istirahat . mbak tenang saja. dia baik baik saja kok " . jawab andra .
" tapi aku ingin menemuinya sekarang , aku sangat merindukannya . tolong antar aku kesana " . pinta amara .
" besok saja ya kak , kasian mas erik sedang istirahat dia lebih parah dari kakak " . bujuk andra.
" iya sudah deh, lagi pula ini sudah malam " . amara mengalah dan berusaha memejamkan matanya . dia sangat lelah karena seharian ini dia berlatih untuk berjalan .
Setelah amara tidur, andra dan mely keluar menemui Erik yang masih terbaring kaku di ranjang antara hidup atau mati tidak ada yang tau .
" Bagaimana ini andra , sudah 2 tahun ini Erik tidak menunjukkan kemajuan 1% pun untuk bangun . mama enggak tega sama amara " . mely meneteskan air matanya .
" Mama percayalah sama andra . erik pasti sadar dan akan berkumpul lagi bersama istri dan anaknya " . andra meyakinkan mamanya.
" Bagaimana mama tidak khawatir ndra . dalam 1 bulan terakhir ini , bukan nya kemajuan . yang ada erik sudah beberapa kali mengalami gagal jantung " . mely kembali terisak .
" Hey erik bangunlah . sampai kapan kamu mau terbaring kaku di sana . ingat ada amara dan elsa yang menjadi tanggung jawab loe . ayo bangunlah, gue tau loe bukan pria yang lemah " . andra berbicara dengan tubuh erik yang kaku .
" andra mama tidak kuat, mama mau kembali ke ruagan amara dan elsa " . pamit mely . tak lama setelah itu andra juga ikut keluar dan Pulang .
setelah kepergian Andra dan Mely, Erik yang sedang koma meneteskan air matanya dan ada sedikit pergerakan di jarinya . detak jantungnya sudah stabil . namun sayang tidak ada yang melihat perkembangan itu .
__ADS_1