Cinta Tulus

Cinta Tulus
Clara Siuman


__ADS_3

Amara sedang memeriksa kandungan Clara yang memang ada masalah . tapi masih bisa diselamatkan .


" sabarlah Ndra , Clara dan janinnya pasti akan baik baik saja " . Erik menyemangati dan tak lama Clara dan Arkan keluar .


" Bagaimana keadaan mereka , semuanya baik baik saja kan . apa Clara sudah sadarkan diri " . tanya Andra.


" kita lihat beberapa jam kedepan , kalau Clara bangun berarti tadi memang dia sempat siuman . karena sekarang dia masih dalam pengaruh obat penenang . kondisi janinnya melemah tapi masih bisa diselamatkan , kamu tidak perlu khawatir . istri dan calon buah hati kalian itu orang yang kuat " . jelas Amara menyemangati Adiknya .


" syukur alhamdulillah ya allah ". ucap Andra .


" iya sudah sayang , ini masih pukul 02 pagi . ayo kita pulang dan beristirahat . kasian kalau Elsa sampai terbangun tidak ada kamu di sisinya ". ajak Erik .


" iya mas, ayo kita pulang . Andra, dr.Arkan saya dan suami saya pamit pulang dulu " . pamit Amara .


" hati hati di jalan , salam buat mama dan juga Elsa " . ucap Andra dan kembali masuk ke ruangan istrinya .


" tolong jangan buat khawatir kek tadi , aku tidak ingin melihat kamu kenapa napa . jantungku rasanya hampir berhenti berdetak kalau kamu drop kek tadi " . ucap Andra duduk di samping ranjang istrinya dan tertidur hingga pagi . Andra terbangun karena merasa ada yang sedang mengusap usap puncak kepalanya .


" sayang,, kamu sudah bangun . ini beneran kan . aku,, aku sedang tidak bermimpi bukan " ucap andra mengelus kedua pipi Clara dan menghamburkan tubuhnya di atas Clara .


" aw,,,,,, sakit mas . kamu ingin aku koma selamanya gitu atau kamu ingin aku mati ya " . kesel Clara .


" jangan pernah katakan itu , aku tidak menyukainya . tapi aku sangat bahagia akhirnya kamu siuman sayang . cup,, " jelas Andra tak lupa dia mengecup kening istrinya .


" nona Clara, syukurlah karena akhirnya anda sudah siuman juga . mari saya periksa kondisi anda sebentar " . ucap dr. Arkan yang baru saja masuk .


" iya dok, silahkan " . ucap Clara lemas .


" baiklah nona clara . detak jantung anda sudah bagus , nafas normal, tensi darah juga sangat baik . coba angkat kedua tangan anda dan genggam " perintah Arkan dan clara menurut .


" bagus sekali , sekarang coba gerakan kedua kaki anda " . perintah Arkan lagi dan semuanya baik baik saja .


" semuanya baik baik saja . istirahatlah saya akan pergi memeriksa pasien lain " . pamit Arkan .


Setelah kepergian Arkan , Amara tiba tiba datang dengan perutnya yang sudah mulai kelihatan buncit . usia kandungannya sudah jalan 4 bulan dan itu membuat Clara teringat sesuatu .


" ya ampun bayiku , mas bagaimana calon anak kita . apa dia masih ada " . Clara terus mengusap usap perutnya dengan panik .


" sayang kamu tau kalau kamu hamil " . tanya Andra.


" aku tau , tapi aku tidak yakin saat itu aku hamil . sebelum kecelakaan aku sudah melakukan tes dan hasilnya positif , aku rencana mau pastikan ke dokter tapi naas, aku kecelakaan " . jelas Clara.


" Oeh gitu , sayang sekali " . ucap andra sambil mengelus perut clara pura pura sedih dan membuat firasat clara tidak baik .

__ADS_1


" selamat sayang janin kamu baik baik saja , calon anak kita baik baik saja . dia selamat dan dia sedang tumbuh disini " . jelas Andra membuat wajah clara berbinar .


" alhamdulillah ya allah . engkau masih memberikan hamba dan calon anak hamba kembali melihat dunia ini " . ucap clara dengan penuh rasa haru .


" kak, berapa usia kandungan aku " . tanya Clara.


" kandungan kamu sudah jalan 2 bulan " . jawab Amara.


" dua bulan, apa aku sudah koma selama itu " . ucap Clara .


" sudah sudah , itu tidak penting . yang penting sekarang kamu sudah siuman dan janin kamu baik baik saja . sekarang kamu istirahatlah " . ucap Andra.


" iya Raa, Andra benar . kamu istirahatlah, aku mau cek pasien dulu " . pamit Amara .


" mas,, hari ini hari apa . kamu tidak ke kantor " . tanya Clara .


" hari ini rabu . semenjak kamu koma aku selalu bekerja disini , di samping kamu . kamu istirahatlah, aku mau memeriksa beberapa E-mail dari Zaky " . jelas Andra .


" maafin aku yang merepotkan ya mas " . ucap clara .


" istirahatlah , jangan bicara yang bukan bukan . aku tidak pernah merasa di repot kan sama kamu , aku mencintaimu " . ucap Andra dan clara kembali tidur .


tak berapa lama Clara terlelap pintu ruangan nya terbuka . Nadia datang bersama Suti disertai mely dan juga Elsa . suara elsa membuat Clara terbangun.


" Elsa kemarilah sayang , papa juga merindukan kamu sayang . kamu apa kabar, bagaimana sekolahnya . Elsa tidak nakal kan sayang " . ucap andra membawa Elsa kedalam pangkuannya .


" Elsa anak baik paa , papa tau tidak . di sekolah elsa dapat juara satu loe " . jelas Elsa.


" andra sangat hangat saat bersama bocah ini . apa aku harus jadi anak kecil agar dia bisa perhatian sama gue " . gumam nadia .


" clara sayang, kamu sudah siuman . syukur alhamdulillah ya allah " . ucap suti .


" iya buk, clara sudah baik baik saja . maafin clara ya sudah buat kalian semua khawatir ". ucap Clara membuat Nadia kaget .


" clara sudah siuman . kenapa cepat sekali , padahal aku belum berhasil mencairkan suaminya . harapan gue semakin tipis ini untuk jadi ny.Andra " . gumam nadia lagi dalam hati .


" mama senang akhirnya kamu siuman nak , semoga kamu bisa segera pulang ke rumah dan kita bisa kumpul bareng lagi " . ucap mely mertuanya .


" iya maaa,, clara sudah tidak sabar ingin pulang " . jawab clara .


" tante , elsa kangen sama tante . tante tau enggak elsa bakal segera punya adik . dan kata mama tante Clara juga akan berikan Elsa adik ya " . celoteh Elsa .


"doakan saja ya sayang . semoga calon adik adiknya Elsa sehat sehat ya sayang " . jawab Clara .

__ADS_1


" aminnn " . jawab semuanya membuat Elsa tersenyum senang .


" hai raa ,, selamat ya akhirnya kamu siuman juga . semoga kamu cepat sembuh ya " . sapa Nadia .


" kamu siapa ya , aku tidak ingat kamu siapa . apa kita kenal " . jawab Clara bingung .


" Aku Nadia , putrinya pak RT teman masa SMP kamu dan sekarang aku kakak tiri kamu " . jelas Nadia sombong .


" oh iya aku ingat sekarang . maaf ya Nad, soalnya kita sudah lama tidak bertemu terakhir setelah lulus SMP . hhhhhheeee " . jawab Clara lagi .


" iya enggak apa apa " . jawab nadia .


Hari sudah siang , mely sudah pulang bersama Elsa . tinggallah Suti, Nadia dan Andra di sana . seorang suster masuk membawakan Clara obat dan makan siang .


" permisi, selamat siang semuanya . saya mau mengantarkannya makanan dan obat buat nona clara . saya permisi " . jelas seorang suster dan berpamitan pergi .


" terimakasih suster , sayang ayo makanlah . ibu suapin kamu ya nak " . tawar suti.


" aku tidak mau makan bubur buk . aku tidak selera " . tolak Clara membuat Andra membuka suaranya .


" sayang jangan menolak untuk makan . kamu sudah tidak makan dan minum hampir 2 bulan . lambung kamu sudah lama tidak bekerja dan tidak boleh di isi dengan makanan keras keras dulu . ayo makanlah bubur ini dulu , setelah kamu sembuh nanti baru boleh makan apa saja " . jelas Andra dengan penuh perhatian akhirnya Clara menurut dan mau makan .


" ayo nak, buka mulutmu " . clara memakannya dengan terpaksa meskipun dia sempat mual dan ingin muntah .


" uek... uek... buk sudah cukup ya . aku tidak kuat memakannya " pinta Clara.


" iya sudah sayang , ini diminum dulu obatnya " . ucap suti , namun perut clara masih berbunyi minta di isi lagi .


" sayang kamu masih lapar . aku carikan puding saja untukmu bagaimana , karena dalam satu minggu ini kamu tidak di izinkan makan makanan keras " . tawar andra .


" aku mau banget mas , tapi kamu yang carikan ya " . pinta Clara .


" siap tuan putri . tunggulah sebentar aku akan segera kembali " . pamit Andra dan tak lama dia sudah kembali lagi dan menyuapi istrinya makan puding .


" terimakasih mas Andra " . ucap clara.


" sama sama sayang . apa kamu ingin jalan jalan ke luar " . tawar andra.


" emangnya boleh mas " . tanya Clara .


" apa yang tidak boleh untuk Ratuku yang cantik . aku ambil kursi roda dulu ya sayang " . ucap Andra.


" andra sangat perhatian sama clara dan dia sangat hangat dengan clara . saat dengan aku bagaikan kutup utara dingin banget . aku cemburu melihatnya , clara selalu mendapatkan segalanya sedangkan aku tidak " . gumam nadia dalam hati .

__ADS_1


sedangkan suti hanya bisa tersenyum dan bersyukur putrinya mendapatkan suami yang sangat mencintai dan menyayangi putrinya .


__ADS_2