Cinta Tulus

Cinta Tulus
ledekan buat pengantin


__ADS_3

Paginya semua orang sudah bangun dan ikut sarapan di restoran yang ada di hotel . Andra dan clara terlihat masih lelah dan mengantuk . tiba tiba ucapan elsa membuat pengantin baru itu terbangun .


" mama,, mama sakit ya . kok di leher dan di punggung mama banyak merah merah gitu , mama kena cacar ya " ucap elsa membuat amara salah tingkah dan malu .


" eum,, iya sayang . mama tidak enak badan . duh mama kedinginan " . ucap amara menoleh ke arah erik suaminya . erik mengerti dan memberikan jasnya untuk amara.


" kamu kedinginan maa, ini pakailah jas aku . habis ini kita ke dokter ya " . ucap erik membodohi dari putrinya dan tidak bagi orang tua yang ada di sana . mereka malah tertawa .


" aduh bagaimana bisa aku sampai teledor begini . aduh malunya , ini semua gara gara kamu mas " . gumam amara sambil menoleh ke arah erik.


" kenapa salah aku . orang aku bercinta dengan istriku sendiri, lagi pula semalam kamu juga menikmati nya " . gumam erik membalas ucapan batin amara .


" wow,,, enggak sia sia sayang semalam kita tertidur nyenyak . ada yang gantiin posisi kita ternyata , pengantin tua berasa masih baru " . Andra ikut menggoda kakak dan kakak iparnya yang dibalas dengan tatapan membunuh dari mereka .


" andra,, jaga bicara kamu . disini ada anak kecil , apa bedanya tua dengan muda . kami juga sudah lama tidak bermain " . jawab erik.


" bermain apa paa, kok enggak ajak aku sih . kalian curang " . jawab elsa .


" permainan ini kamu tidak bisa ikut sayang . emang kamu mau sakit cacar kek mama kamu itu gara gara bermain permainan itu " . jawab Suti ibunya Clara .


" enggak mau nek , elsa takut . loh kok di lengan papa ada cakarannya . mama sama papa habis memainkan permainan seperti apa sih . elsa mau lihat ah nanti malam " . jawab elsa .


" jangan sayang , enggak boleh " . jawab Erik dan amara bersamaan .


" loh kenapa emangnya . kalian udah enggak sayang sama elsa " . jawab elsa bersedih .


" elsa sayang , dengarkan om nathan ya . papa sama mama elsa bermain permainan yang bisa menghasilkan adik buat elsa . elsa mau kan punya adik " . jelas nathan ikut menjadi profokator .


" elsa mau banget om . tapi elsa mau liat gimana cara mainnya " . elsa kembali bertanya dengan wajah sedih karena di tolak .


" Andra , Nathan jangan bahas masalah itu lagi di depan Elsa . dan kalian Erik dan amara , kenapa sampai teledor begini " . mely sangat marah dan kesel . semuanya pada terdiam tidak bisa menjawab , dan elsa semakin sedih .


" elsa sayang dengarkan tante ya . jangan dengarkan omongan papa andra sama om nathan ya . mereka bicara ngaur karena semalam tidak tidur . mamanya Elsa sedang kena cacar dan dia sedang demam . tangannya papa erik semalam terkena cakaran kucing liar saat kembali dari pesta tante " jelas clara membuat elsa tenang .


" oeh begitu, elsa kirain kenapa . papa andra sama om nathan jangan bicara bohong . dosa tau " . jelas elsa .


" iya sayang , papa sama om nathan lupa kalau bohong itu dosa " jawab nathan menyindir clara istri dari sahabat nya.


" tapi elsa ingin punya adik biar ada kawan main di rumah , kek kawan-kawan Elsa di sekolah . mereka sebagian besar punya adik bahkan lebih dari satu " . jawab Elsa.


" iya sayang . doakan saja semoga mama sama papa bisa memberikan adik buat elsa " jawab amara .

__ADS_1


" aminnn " . jawan elsa .


" ya sudah ayo lanjutkan makan nya . habis ini kita pulang ke rumah " . ucap mely .


" baik ma... " ucap yang lainnya .


" Saya juga mau pamit . Setelah ini saya juga mau langsung pulang ke kampung ya nyonya . saya titip putri saya ke putra anda " . tiba tiba suti ibunya clara angkat bicara .


" loh ibu mau pulang , kok cepat sekali buk. clara masih kangen sama ibuk " . jawab clara.


" iya buk, kenapa buru buru sekali . tinggallah beberapa hari lagi di rumah kami " . saut mely .


" saya juga inginnya begitu nyonya . tapi Saya tidak bisa meninggalkan kampung halaman lama lama . disana ada yang harus saya urus karena saya sudah membuka sebuah yayasan disana " . jawab suti beralasan karena sebenarnya dia sudah menikah lagi disana , dengan pak RT tanpa sepengetahuan putri dan menantunya .


" iya sudah deh buk, clara tidak mau memaksa ibuk . sering sering berkunjung kesini ya buk " . ucap Clara.


" iya sayang . insya allah , nak andra . ibu titip clara ya , tolong jaga dia dan sayangi dia . kalau kamu sudah tidak menginginkannya lagi, kamu bisa kembalikan dia ke ibuk secara baik baik nak " . pinta suti .


" andra akan menjaga clara dan tidak akan pernah melepasnya buk . andra janji " . ucap andra.


"terimakasih banyak nak . ibu percaya sama kamu " . jawab suti .


*****************


Semua sudah kembali ke rumah Anggata . namun Clara dan suaminya memilih untuk mengantar ibu dan pamannya terlebih dahulu ke terminal bus . setelah itu mereka kembali ke apartemen clara untuk mengambil pakaian dan beberapa barang penting milik istrinya .


" apakah sudah siap semua sayang , tidak ada yang tertinggal " . tanya Andra memastikan .


" sepertinya sudah . aku baru 2 bulan di kota ini dan barang barang aku belum banyak . lagipula sekarang aku sudah menikah . aku di kota ini seperti menjemput jodoh saja ,,, hhhhheee " . ucap clara .


" anggap saja begitu sayang . ayo kita pergi sekarang , sini kopernya biar aku yang bawakan " . ajak andra dengan menarik koper kecil milik istrinya dan memasukkan nya kedalam bagasi mobil dan kembali melanjutkan perjalanan menuju kediaman Anggata .


" sayang , kita sudah menikah dan akan membangun sebuah keluarga . kamu ingin tinggal di rumah mama atau di rumah kita sendiri " . tanya andra.


" menurut aku sementara ini , kita tinggal di rumah mama saja dulu . apalagi mama sudah tua dan sakit sakittan , dia pasti ingin berkumpul bersama anak anak dan cucunya " . ucap clara.


" iya sayang , kamu ada benarnya juga " . jawan andra setuju dengan pendapat istrinya .


Setelah menempuh perjalanan hampir setengah jam , akhirnya mereka sampai di kediaman anggata . rumah yang lumayan besar dan mewah . Andra turun dari mobil dan mengandeng tangan istrinya ke dalam .


" mang,, mang asep . tolong ambilkan koper milik istri saja yang ada di bagasi mobil ya . dan suruh mbok yen membawanya ke kamar saya " . perintah andra ke pelayan rumahnya.

__ADS_1


" baik tuan, akan saya kerjakan sekarang juga . permisi tuan dan nyonya , selamat datang di rumah ini " . sapa asep terhadap nyonya barunya.


" terimakasih mang . anda sangat ramah, dan tolong beri tau mbak yen . kalau nanti baju bajunya akan saya rapikan sendiri ya mang . maaf saya merepotkan " . ucap clara tidak enak hati menyuruh orang lebih tua .


" jangan sungkan sungkan atuh non . saya permisi dulu " . ucap asep berlalu keluar rumah mengambil koper di bagasi mobil .


" sayang ,, kok rumah sangat sepi ya . yang lain pada kemana , elsa juga tidak ada " . tanya clara ke suaminya . tiba tiba ada kepala pelayan datang menyambut mereka .


" selamat datang tuan dan nona muda " . sapa zidan sepupunya zaky sekretaris Andra yang baru .


" terimakasih zidan . kok rumah sangat sepi , orang orang pada kemana " . tanya andra dan clara hanya membalas zadan dengan senyuman .


" nyonya besar pergi arisan tuan . sedangkan tuan erik dan istrinya sedang ke rumah sakit . non elsa memaksa mereka tadi untuk periksa ke dokter " . jelas zidan berusaha menahan tawanya.


" hhhhhhhhhhhh " . suara tawa andra dan clara pecah saat mendengar penjelasan zidan .


" kamu tertawa lagi zidan, jangan di tahan . ini lucu , tidak bisa di bayangkan gimana malunya kak amara dan erik saat ini di Rumah Sakit " . ucap Andra dan zaki ikut tertawa .


" hhhhhhhhh,,,,, anda benar tuan , tapi non elsa lucu juga . anak kecil benar benar sangat polos " . ucap zidan .


" itu kalian tau . makanya lain kali jangan bicara macam macam di depan anak kecil . jadinya kan begitu " . ucap clara .


*********


Di rumah sakit.


" tuan erik buk amara . kalian datang kesini ada keluhan apa " . tanya seorang dokter wanita spesialis kulit .


" begini dok, mama aku terkena cacar di bagian leher, lengan dan di punggungnya . tolong periksa mama ku . dan lengan papaku terkena cakaran macan, tapi di bilang kucing sama tante clara . masak cakaran kucing sebesar cakaran gajah " . jelas elsa .


Dokter melihat ke arah bagian tubuh erik dan amara yang di sebutkan oleh elsa tadi . dan dokter menahan senyumnya , dia mengerti sekarang apa yang telah terjadi antara orang tua satu anak ini .


" oeh ini bukan sakit yang parah sayang . tapi sakit yang berat . ini biasa terjadi pada orang tua yang sudah lama tidak bertemu . kamu tenang saja, secepatnya akan sembuh kok " . jelas dokter ke Elsa . Erik dan Amara benar benar sangat malu sekarang .


" syukurlah kalau tidak parah . terimakasih ya dokter cantik " . ucap elsa.


" sama sama sayang . dan kamu Raaa , aku tau kalian sudah lama tidak ekhem ekhem . tapi lain kali harus hati hati saat meninggalkan jejak . apalagi kalian punya anak kecil " . jelas dokter yang juga sahabat amara .


" iya dewi, tolong jangan cerita ke siapa siapa ya . aku sangat malu " . ucap amara.


" aman,,,, kamu tenang saja . untung kamu konsulnya ke aku " . ucap dewi .

__ADS_1


__ADS_2