Cinta Tulus

Cinta Tulus
Clara Drop


__ADS_3

Setelah dari rumah sakit Zaky mengantar Nadia ke apartemen untuk mengambil baju bajunya dan dibawa ke kediaman Andra . di dalam mobil sangat sepi bagai di dalam kuburan tidak ada percakapan antara Zaky dan Nadia .


" apa semua sifat Bos itu akan turun ke Asistennya juga ya . apa suara kalian itu harus di beli dulu " . umpat Nadia .


" Anda menyindir saya dan Bos saya nona . kita sudah sampai di kediaman tuan Andra , silakan turun dan ambil koper anda saya sedang terburu buru, teman saya july akan mengantar kamu kedalam . cepat turun " . perintah zaky .


" saya ini kakak ipar bos kamu, kamu harus melayani saya dan membantu saya menurunkan koper saya dan bawa masuk kedalam " . kesel Nadia.


" saya tau anda kakak tirinya nona muda kami. tapi anda bukan majikan saya, dan saya hanya menerima perintah dari tuan andra untuk mengantar anda kesini tidak membantu membawa barang barang anda . cepat turun dan ambil koper anda atau akan saya buang ke sungai " . tegas Zaky .


" iya iya,,, baiklah saya turun dan tolong buka bagasi mobil nya " . ucap Nadia . setelah semuanya diturunkan Zaky langsung pergi setelah tersenyum ke arah july yang baru keluar dari pintu utama .


"Apa teman saya menyusahkan anda nona , selamat datang di kediaman tuan Andra . perkenalkan saya July penanggung jawab rumah ini . mari kita masuk kedalam akan saya tunjukkan dimana kamarnya anda " . sapa july dengan ramah .


" terima kasih banyak . anda sangat ramah sekali " . balas Nadia berusaha tersenyum manis.


" katanya pelayan kok sok seperti majikan . bukannya bantuin bawakan koper aku malah main masuk duluan " . gumam nadia dalam hati .


" kita sudah sampai . ini adalah kamar anda dan sudah saya rapikan , silakan beristirahat dulu saya akan membuatkan anda makan malam . oeh iya, ada beberapa aturan di rumah ini yang harus anda jalani . anda bisa membacanyasudah saya tarok di meja samping tempat tidur " . jelas July dan meninggalkan Nadia di depan pintu kamar tamu .


Tanpa membalas perkataan July Nadia langsung masuk ke kamar dan mengambil kertas yang di tulis oleh Andra untuk nya . Nadia membaca dengan cukup teliti bukan nya senang tapi malah membuat dia murung .


" Tadinya aku sangat senang bisa tinggal di rumah sebesar ini tapi taunya begini mendingan gue tinggal di apartemen saja . Dia pikir aku ini tidak tau tata krama di rumah orang apa , lagi pula siapa juga yang mau masuk ke ruangan pribadi Andra dan Clara " . kesel Nadia , tiba tiba pintu kamarnya di ketuk.


Tok.. tok.. tok.. " nona nadia makan malam nya sudah siap anda bisa keluar untuk sarapan " . panggil asisten rumah tangga Andra .


" baiklah , saya akan segera keluar " . saut Nadia dan segera beranjak dari tempat tidur menuju dapur .


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*

__ADS_1



Di Rumah Sakit Andra yang sedang menhaga Clara merasa sangat laper . bagaimana tidak , sudah seharian ini dia belum makan apapun hanya minum kopi dan air putih saja . perut nya sudah meronta minta untuk di isi. .


" aku laper banget . aku cari makanan di kantin dulu deh . sayang aku keluar sebentar ya , kamu baik baik ya disini " . ucap Andra ke Clara tak lupa dia mengecup kening istrinya .


Setelah andra membalikkan badannya tangan dan mata Clara kembali bergerak tapi sayang andra tidak melihatnya . dalam seharian ini Pendengar Clara sangat Aktif dan otot ototnya sudah mulai bergerak lagi . namun clara masih belum mau bangun dari tidurnya .


" sus saya mau cari makanan di kantin tolong jagain istri saya ya . takutnya terjadi apa apa di belakang saya bila di tinggal sendirian " . pinta Andra .


" baik tuan Andra , saya akan disini sampai anda kembali . anda pergilah " . ucap suster dan masuk ke ruangan Clara dia duduk menunggu di samping ranjangnya .


" Anda sangat cantik nona , tuan Andra juga sangat tampan . kalian benar benar pasangan yang cocok . saya berharap Anda segera bangun , kasian bayi dalam kandungan anda . dalam beberapa hari ini janin anda melemah , dia pasti sedih mengetahui ibunya sedang tidak berdaya begini " . suster mengajak Clara berbicara dan tubuh Clara kembali merespon .


" saya tau meskipun anda sedang koma tapi anda masih bisa mendengar omongan setiap orang di sekitar Anda bukan , segeralah bangun nona " . suster memegang tangan Clara , setelah menemani hampir 30 menit akhirnya Andra kembali .


" maaf saya lama . terimakasih telah menjaga istri saya " . ucap Andra .


" benarkah , alhamdulillah ya allah . terimakasih informasinya suster , anda boleh kembali " . ucap Andra sangat senang dan langsung duduk di samping istrinya.


" benerkah apa yang dikatan oleh suster dan Arkan sayang . lalu kenapa kamu tidak menunjukkan nya padaku " . ucap Andra mengambil tangan clara dan menciumnya . dan di luar dugaannya clara kembali merespon dengan membalas genggaman tangan Andra .


" Sayang kamu menggenggam tangan aku . aku bahagia sekali. cepatlah sadar agar kira bisa segera berkumpul kembali dan membesarkan calon junior kita ini " . ucap Andra membuat air mata Clara kembali menetes.


" sayang kamu menangis , apa aku salah bicara ya . maafkan aku , kamu istirahatlah lagi ya aku mau ke kamar mandi dulu " . ucap Andra tapi clara masih tidak ingin melepaskan tangan Andra .


" kamu tidak ingin aku pergi . baiklah, aku akan tetap disini sama kamu ok " . ucap Andra dan tidur di samping istrinya , tak lupa dia mencium dan memeluk tubuh wanita terkasihnya .


Tengah malam Clara membukakan matanya dan melihat Andra tertidur di ranjang rawatnya . tubuhnya terasa sangat lemas mau panggil suaminya saja tidak bisa .

__ADS_1


" aku ada dimana, dan kenapa mas andra tidur di ranjang kecil ini . apa yang telah terjadi " . gumam clara dalam hati dan berusaha untuk mengingat apa yang telah di alaminya .


tiba tiba kepala nya terasa sangat sakit dan perutnya keram . clara kembali pingsan dan tubuhnya kejang kejang . Andra terbangun dan sangat syok . dia langsung menekan tombol darurat dan tak lama dokter segera datang .



Clara kembali di pasang oksigen dan alat pendeteksi detak jantung . tensi darahnya meningkat nafas dan jantungnya tidak stabil . clara hampir kehilangan dirinya selama beberapa detik detak jantungnya berhenti . dokter terpaksa mengunakan alat kejut jantung beberapa kali dan alhamdulillah Clara masih mau bertahan .


" apa yang terjadi padanya , semuanya baik baik saja bekas operasi di kepala nya juga tidak ada masalah . tapi kenapa kondisinya masih belum stabil " . ucap Arkan.


" mungkin ada masalah dengan janinnya dok . apa sebaiknya kita panggil dokter Amara " .saran seorang suster.


"mungkin kamu benar . segera panggil dokter amara dan suruh dia datang kesini " . ucap Arkan.


" baik dok . sudah saya hubungi dan beliau akan segera kesini . sus tolong bantu saya siapkan peralatan untuk USG " . perintah suster tadi kepada temannya .


" baiklah sus, mari kita ke tempat peralatan " .


Arkan keluar menemui andra dan ada yang mau di sampaikan .


" bagaimana keadaan istriku arkan . apa dia baik baik saja kan " . Andra sangat khawatir .


" saat ini kondisinya sangat lemah . aku tidak tau apa penyebabnya dia drob kek tadi . sepertinya dia sudah sadar dan berusaha untuk mengingat sesuatu . tensi darahnya meningkat begitu tinggi dan menpengaruhi janinnya yang lemah . tapi kamu tidak usah khawatir , kami sudah menghubungi Amara dan dia dalam perjalanan kesini " . jelas Arkan .


" Andra,,, Ndra bagaimana keadaan Clara . apa yang terjadi padanya , dia baik baik saja " . Amara sudah tiba di rumah sakit dia terlihat sangat panik nafasnya ngosngosan .


" sayang tenangkan dirimu . kamu sedang hamil " . ucap Erik yang baru muncul dari belakang Amara setelah memarkirkan mobilnya ke basement .


" saya rasa ada masalah dengan janinnya . tensi darahnya tinggi , sepertinya dia sudah siuman dan berusaha mengingat sesuatu tapi susah " . jelas Arkan .

__ADS_1


"aku akan memeriksa janinnya " . ucap Amarw dan segera masuk kedalam .


__ADS_2