
Nadia berniat untuk pulang lebih awal karena mau menjenguk bayi nya Amara , namun kini Nadia malah di sibukkan dengan begitu banyak pekerjaan yang membuatnya harus lembur .
jam menunjukkan pukul 20 : 30 waktu setempat . Nadia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya dan bersiap siap untuk pulang . sebelum meninggal ruangan tak lupa dia merapikan semua berkas dan ruang kerjanya terlebih dahulu . setelah semuanya beres , barulah dia bergegas meninggalkan ruangan dan menuju ke lift untuk turun ke bawah .
di depan pintu lift Nadia berpapasan dengan Leon yang Juga mau pulang . setelah pintu lift terbuka , Nadia mempersilahkan Leon untuk masuk duluan .
" anda duluan pak " . ucap Nadia berusaha tetap sopan . sesampainya di bawah Leon langsung menuju ke tempat parkir untuk mengambil mobilnya , sedangkan Nadia sedang menunggu taxy yang tak kunjung lewat satu pun .
tiba-tiba sebuah mobil yang sangat familiar berhenti tepat di depannya . dan menawarkan tumpangan .
" ayo masuklah , jam segini sudah tidak ada taxy yang melewati jalan ini . yang ada hanya para pria seperti di depan sana " . ucap Leon , merasa takut nadia langsung meraih kenop pintu mobil Leon dan memasukkan badan nya kesana .
" kamu pikir saya supir kamu . cepat pindah ke depan " . ucap Leon terlihat kesel saat mendapati Nadia yang duduk di belakang .
" iya maaf , saya pindah sekarang . itu saja marah , emang benar ya sebuah nama mencerminkan sifat pemiliknya " . ucap Nadia pelan yang di dengar oleh Leon .
" kamu bicara apa barusan . mau menunggu taxy disini semalam dan menemani para pria itu " . ancam leon .
" jangan pak , saya takut . hhhh ,, bisakah anda melanjutkan perjalanan nya " . ucap Nadia lagi .
" bukannya terimakasih , malah ngoceh tak jelas " . ucap Leon kembali menancap gas mobilnya . sepanjang perjalanan tidak ada percakapan antara Nadia dengan Leon . tiba tiba perut Nadia bernyanyi dan minta untuk di isi .
" itu bunyi apa . kamu lapar " . tanya Leon .
" sedikit pak , hhhhh . maaf saya tidak sopan . karena terlalu banyak pekerjaan , saya lupa dan melewatkan jam makan siang " . ucap Nadia terus terang.
" Sok Sokan nolak tawaran saya tadi siang " . batin Leon . bukanya membalas perkataan Nadia , Leon malah menghentikan mobilnya di sebuah restoran ternama di kota tersebut .
" pak kenapa berhenti , rumah saya bukan disini " . ucap Nadia.
" saya lapar dan ingin makan sesuatu . kalau kamu mau silakan turun kalau tidak ya tunggu saja di mobil " . ucap Leon turun dari mobil dan masuk kedalam Restoran .
awalnya Nadia ingin menolak , saat melihat para pelayan yang mengantar makanan ke setiap meja pengunjung membuat nya tidak bisa menahan diri .
Nadia masuk kedalam Restauran dan duduk di depan Leon . sambil menunggu pesanan nya datang , dia kembali menjelajahi isi ponselnya . begitu juga dengan Leon dia Juga Sibuk dengan ponselnya .
__ADS_1
selesai menikmati makan malam , Leon mengantar Nadia sampai ke rumah nya dengan selamat . setelah memastikan sekretaris nya masuk ke dalam rumah dengan aman , baru dia meninggal kan kediaman Nadia dan kembali ke apartemen nya yang tidak terlalu jauh dari rumah Nadia .
setelah masuk ke dalam rumah , Nadia di sambut dengan hangat oleh ibu dan bapaknya . karena sangat lelah , Nadia berpamitan kepada orang tuanya untuk segera beristirahat .
*********
sedangkan di kediaman Andra . terlihat dia sedang sibuk dengan komputer yang terdapat di atas meja kerja di rumah nya . Andra sedang melakukan pertemuan Vidio dengan salah satu clean nya dari luar negri .
terlihat pintu ruangan kerjanya terbuka memperlihatkan Clara yang datang dengan secangkir kopi dan sepiring kue untuk nya . Clara meletakkan kopi dan sepiring kue dengan sangat teliti agar tidak menggangu suaminya , terlihat Andra tersenyum kepadanya sebagai tanda terima kasih dan Clara ikut membalasnya .
niat awal ingin menemani suaminya sampai selesai melakukan pertemuan Vidio , tetapi terurungkan karena Clara merasa dirinya sangat lelah dan mengantuk . dia berpamitan kepada Andra untuk tidur duluan .
sesampainya di kamar , tak butuh waktu lama untuk Clara sudah masuk ke alam mimpinya . Clara merasakan ada pergerakan di sekitar nya namun dia sangat enggan untuk membuka kedua matanya . setelah beberapa saat, Clara merasakan tubuhnya di dekap dengan cukup erat oleh seseorang Namun tidak menyakitinya . justru pelukan itu membuat nya sangat nyaman . siapa lagi jika bukan Andra suaminya .
pules banget sih sayang tidurnya , pasti lelah banget ya hari ini . ucap Andra sambil membelai lembut kepala istrinya , tak lupa dia juga menambahkan sebuh ciuman disana .
" selamat pagi mas " . ucap Clara memperlihatkan senyum manisnya saat melihat Andra yang baru saja membuka kedua matanya .
" pagi juga sayang . bagaimana kabarnya anak Dady disini , apa sudah bangun juga " . ucap Andra mencium kening istrinya dan tak lupa dia membelai lembut perut buncit istrinya .
" wow,,, sayang dia nendang . anak kita nendang . ucap Andra dengan hebohnya .
iya mas,, anak kita sudah mulai aktif . balas Clara tak kalah senangnya dengan Andra .
" sayang lihatlah dia nendang lagi . oeh kamu mau ngasih tau Dady kalau kamu juga sudah bangun ya ". ucap Andra perlahan bangkit dan mencium perut istrinya .
" iya Dady , dedek juga sudah bangun " . ucap Clara menirukan seolah olah anaknya yang menjawab .
" sayang jangan bicara seperti itu kalau kamu tidak mau aku jadikan santapan di pagi hari " . ucap Andra.
__ADS_1
" memang nya mas enggak mau " . ucap Clara menantang .
" kamu nantang aku sayang , baiklah . kamu pikir aku enggak berani eum " . balas Andra mulai terpancing .
" coba saja , siapa takut " . balas andra .
" ini kamu yang meminta sendiri " . ucap Andra memulai olahraga pagi bersama istrinya . setelah beberapa saat akhirnya mereka mengakhiri permainan nya dan bersiap siap untuk segera berangkat ke kantor .
hari ini Amara sudah di izinkan untuk pulang . setelah sarapan pagi bersama istrinya , Andra segera berangkat ke kantor dan sebelum itu dia terlebih dahulu mengantarkan istrinya ke rumah mamanya .
" sayang ,' kita sudah sampai . masuklah dan sampaikan salam ku untuk mama dan kakak " . ucap Andra .
" Iya mas , nanti akan aku sampaikan . kamu hati hati ya dijalan " . ucap Clara .
iya sayang , nanti sore sepulang dari kantor aku akan menjemputmu . kalau ada apa apa hubungi aku ya . hey baby , Dady berangkat kerja dulu ya . jangan nakal di dalam sini ya , kasian momymu . ucap Andra .
siap Dady , Dady tidak usah khawatir . ucap Clara dan turun dari mobil suaminya . setelah memastikan istrinya masuk ke dalam rumah dengan aman , barulah Andra melanjutkan perjalanan nya ke perusahaan .
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
di tempat lain Nadia juga telah selesai bersiap siap dan sedang menunggu taxy lewat di depan gerbang rumahnya untuk segera berangkat ke kantor . setelah menunggu hampir 30 menit , namun belum satupun taxy melewati jalan di depan rumahnya . yang ada hanya mobil angkot saja .
" duh bagaimana ini , kenapa belum ada satupun taxy melewati jalan ini . aku perhatikan dari tadi hanya mobil angkot saja yang berlalu lalang dan menawarkan tumpangan untuk nya . aku sudah hampir terlambat lagi " . ucap Nadia mulai gelisah .
" mobil di rumah juga sudah di pakai sama bapak dan ibuk untuk kembali ke kampung . sepertinya kali ini aku harus belajar untuk mengemudi " . Nadia bicara sendiri dan tiba-tiba sebuah angkutan umum berhenti di hadapannya dan menawarkan tumpangan.
" mau kemana neng , butuh tumpangan . masih tersedia satu kursi lagi nih " . ucap kenek angkot tersebut . setelah berfikir Beberapa saat akhirnya Nadia menyerah dan masuk kedalam angkutan umum tersebut.
" pak tolong antar kan saya ke perusahaan xxxx ya . tolong sedikit lebih cepat ya pak karena saya sudah hampir terlambat " . ucap Nadia.
" baik neng , berpegang lah biar tidak nyungsep saat saya ngerem " . ucap sang supir .
" duh,, sempit sekali . sabar Nadia , dari pada kamu semakin terlambat ke kantor dan kenal semprot sama raja singa " . batin Nadia . setelah menempuh perjalanan hampir setegah jam , akhirnya Nadia tiba di sebuah gedung yang terdapat 10 lantai tersebut .
" hufff ,, setelah sekian banyak drama di jalan akhirnya sampai juga . oeh astaga .. aku sudah terlambat . habislah kamu Nadia " . ucap nadia buru buru masuk ke perusahaan saat melihat angka yang terdapat di jam tangan nya sudah menunjukkan pukul Delapan lewat .
__ADS_1