
setelah menempuh perjalanan beberapa jam di udara , akhirnya Andra dan Clara mendarat dengan selamat di New York . mobil yang di tugaskan untuk menjemput mereka sudah tiba sejak tadi .
selamat datang kembali di new York tuan dan nyonya , anda mau langsung pulang atau mau kemana dulu . tanya sang supir .
kita langsung pulang saja pak . ucap Clara .
" baiklah nyonya " . sepanjang perjalanan tidak ada percakapan antara Clara dan suaminya .
Andra sedang memeriksa e-mail yang di kirimkan oleh Alex melalui i pad di tangannya . namun tidak lupa untuk tetap memeluk tubuh mungil istrinya yang Kini tengah berbadan dua.
sepanjang perjalanan Clara terus memandang ke luar jendela , tiba tiba saja dia merasa lapar saat melihat pedagang mie ayam yang sedang menyajikan dagangannya ke pelanggan .
Clara menoleh ke arah suaminya yang masih fokus dengan i pad di tangannya , pandangan nya kembali tertuju ke belakang yang membuat posisi duduknya berputar . merasa ada yang aneh dengan istri nya , Andra menyingkirkan i pad di tangannya dan merangkul tubuh istrinya .
ada apa sayang , kenapa melihat ke belakang terus . Andra berbicara dengan lembut .
aku lapar mas dan aku mau ngin mie ayam yang di jual di belakang tadi , sepertinya sangat enak . ucap clara dengan manja.
ya ampun sayang , kenapa tidak mengatakan nya sejak tadi . putar balik pak , kita akan membeli mie ayam untuk istri saya .
baik tuan . nyonya Tolong katakan kepada saya kalo sudah tiba di restoran mie ayam yang anda maksud , soalnya tadi saya tidak melihat ada restoran mie di sekitar sini . ucap sang supir .
Tolong kurangi kecepatan Anda karena kita sudah sampai , sekarang berhenti . ucap Clara penuh semangat .
kita sudah sampai sayang , tapi dimana Restoran yang menjual mie ayam nya . yang ada hanya pedagang kaki lima dengan gerobak nya . terang Andra .
yang bilang di restoran juga siapa , aku ingin makan mie ayam pedagang itu . ramai sekali pembelinya aku yakin rasa pasti sangat enak . mas aku ingin makan mie ayam itu . rengek clara .
tapi sayang , makan makan di pinggir jalan itu tidak sehat loe . kita ke restoran saja ya . bujuk Andra .
aku tidak mau , pokoknya aku ingin makan disana . mas Andra jahat , mas Andra tidak sayang lagi sama aku dan baby . huaaaa....tangis Clara pecah karena ke inginannya tidak di penuhi oleh suaminya .
tidak tega melihat istrinya bersedih akhirnya Andra hanya bisa pasrah .
sayang jangan menangis , aku tidak bisa melihat kamu sedih . baiklah , aku izinkan kamu memakan mie ayam di sana sepuasnya . tapi jangan menangis lagi ok . bujuk Andra .
beneran , mas tidak bohong . aaaaa mas Andra memang yang Terbaik . ucap Clara yang tadinya menangis kini malah tertawa bahagia .
tunggu apa lagi , ayo cepat turun . nanti keburu abis bagaimana . ucap Andra .
mas enggak mau Nemani aku makan , aku mau makan bersama mas Andra juga .
baiklah sayang , ayo kita makan bersama . pak Asep ayo , anda juga ikut kami makan bersama . tidak ada penolakan .
__ADS_1
baiklah tuan .
puas memenuhi keinginan bayi nya , sekarang Clara sudah kenyang dan puas . tak bisa di pungkiri memang , rasa mie ayam di pinggir jalan tak kalah enak nya dengan yang di restoran .
mas aku sudah kenyang , ayo kita pulang . aku sudah tidak sabar pengen ketemu sama ibuk sama mama dan semuanya .
baiklah sayang , kamu duluan saja ke mobil . aku mau bayar dulu . perintah Andra dan Clara menurut . berapa total semuanya pak .
semuanya hanya 80 ribu tuan .
murah sekali , ya sudah ini uang nya pak . sekalian untuk mereka yang sedang makan di sini saya yang bayarin . kembaliannya untuk anda . ucap Andra langsung pergi setelah menyerahkan beberapa lembar uang bewarna merah .
pak tunggu dulu , tapi ini kebanyakan pak . ucap sang pedagang yang kembali memanggil Andra dan menyerahkan uang lebih nya yang memang cukup banyak .
anggaplah itu rezeki anda melalui saya . saya permisi, istri saya sedang menunggu di sana .
terimakasih pak , Terimakasih banyak . semoga rezeki anda dan keluarga semakin berlimpah ruah . doa sang pedagang merasa sangat bahagia . dan kembali ke gerobak dagangannya .
bukannya yang tadi itu pak Andra Anggata ya . pengusaha muda tersukses di kota kita , dan perempuan tadi itu adalah istrinya . mereka benar benar serasi ya . ucap seorang pelanggan yang mengenali siapa Andra .
iya bener , iya sudah ayo kita bayar . hari sudah mulai mendung , keburu hujan nantik . ucap pelanggan yang lain .
pak .. pak... kami mau bayar .
wahhh ... Alhamdulillah rezeki memang tidak terduga . ucap para pembeli ikut merasakan bahagia .
tidak hanya sukses dan kaya raya . ternyata pak Andra Anggata juga sangat murah hati .
pak ,, kalau begitu . saya mau satu porsi lagi dong . ucap seorang ibuk ibuk yang di iyakan oleh yang lain .
waduh buk , bukannya saya mau pelit dan ngambil kesempatan . tapi mie ayam saya sudah habis . kalau tidak percaya silahkan periksa ke gerobak saya . ucap sang pedagang yang usianya tidak lagi muda .
ya sudah deh pak . kami pergi dulu ya .
*******
bisa berbagi rezeki dengan orang lain , ada rasa kepuasan tersendiri di hati Andra . andra merasa sangat bahagia . mobil melaju dengan kecepatan sedang , tidak ada percakapan di dalam mobil suasana begitu hening . langit semakin gelap dan sepertinya sebentar lagi akan turun hujan .
hujan turun dengan cukup deras membuat akses jalanan jadi macet dan di tutup guna menghindari kecelakaan lalu lintas . Clara tertidur dengan begitu nyenyak setelah berhasil menghabiskan 3 mangkuk mie ayam .
Andra membaringkan tubuh istrinya dan menjadikan pahanya sebagai bantal agar tidurnya lebih nyaman , tak lupa dia melepaskan jas yang dikenakan nya untuk menyelimuti tubuh istrinya .
Andra membelai lembut kepala Clara dan tak lupa mengelus perut buncit istrinya yang semakin menggemaskan di matanya .
__ADS_1
hey baby , kamu lagi apa di dalam sini . apa kamu ikut tertidur juga seperti mommy mu . sehat sehat ya di sini , Dady sudah tidak sabar menunggu kamu lahir ke dunia . Andra berbicara dengan perut Clara .
sedangkan sang supir yang duduk di depan ikut bahagia melihat majikannya kini sudah kembali menghangat , tidak seperti beberapa tahun yang lalu . kini tuan mudanya sudah tidak lagi sedingin balok es .
pak Asep sepertinya hujan ini awet . kalau bapak lelah bapak bisa istirahat , nanti juga kalau hujannya sudah reda kita akan di kasih tau petugas . lagi pula mobil kita berada di pinggiran .
baiklah tuan muda , anda juga harus istirahatlah duluan . Asep tau perintah dari tuan mudanya tidak pernah bisa di bantah .
hari sudah malam , hujannya juga sudah mulai reda meski masih menyisakan rintik rintik gerimis . akses jalan sudah di buka kembali namun tetap harus berhati hati . Clara sudah bangun karena merasa tidurnya Mulai tidak nyaman .
sudah bangun sayang , apa kamu ingin sesuatu . tanya Andra .
aku tertidur lama ya mas , kita masih di jalan . kenap rumah kita sangat jauh , sudah seharian belum sampai rumah juga . tanya Clara .
bukannya rumah kita yang jauh sayang . tadi hujan nya deras banget dan akses jalan di tutup . jelas Andra.
ternyata begitu . aku tidak sadar kalau hujan . hhhhheee ...
iya aku tau kamu pasti lelah bukan . sekarang apa kamu ingin makan sesuatu atau apa sayang .
tidak mas , aku cuma mau cepat sampai rumah saja . aku mau mandi , badanku rasanya gerah dan lengket banget .
iya sudah , sebentar lagi kita akan sampai kok sayang .
mas,,, aku lapar , aku pengen burger . pinta Clara .
sesuai permintaan kamu sayang , pak Asep .
saya mengerti tuan muda . anda tunggulah disini dan bersama nyonya , biar saya yang belikan . di luar sangat dingin tidak baik untuk nyonya Clara keluar .
terimakasih pak Asep .
sama sama nyonya . saya turun dulu , apa ada pesanan yang lain .
tidak ,, burger sama teh hangat saja .
baiklah nyonya . saya tidak akan lama .
saat sedang mengantri menunggu pesanan nya siap , Asep tak sengaja melihat seorang yang sepertinya dia kenal , tapi entah dimana . tidak ingin ambil pusing , Asep langsung kembali ke majikannya karena pesanan nya sudah siap .
ini nyonya pesanan anda , dan ini kopi untuk anda tuan .
terimakasih Asep .
__ADS_1
sama sama tuan . kita lanjutkan perjalanan sekarang .