
setelah masuk ke dalam , tujuan utama Nadia adalah tempat resepsionis untuk melakukan absen . setelah selesai Nadia langsung berlari ke arah lift dan sialnya lift sedang dalam perbaikan dan mengharuskan nya untuk mengunakan tangga darurat agar segera sampai di lantai 8dimana ruangannya berada .
" oeh tuhan cobaan apalagi ini , liftnya mati terpaksa aku harus menaiki tangga agar tiba di lantai 8 " . dengan terburu-buru Nadia berlari ke arah tangga dan mulai menaiki nya dengan sedikit berlari . namun dia tetap hati hati karena tidak ingin mati konyol dan menjadi arwah penasaran di sini .
setelah sekian banyak drama yang cukup menguras tenaga , akhirnya Nadia tiba di lantai tujuan nya . nafasnya terasa tercekat dan kakinya rasanya sudah mati rasa . Nadia kembali melihat jam di tangannya , kini dia sudah benar benar terlambat satu setengah jam . Nadia langsung ke ruangannya untuk mengambil schedule Leon hari ini .
kini Nadia tengah berdiri di depan pintu ruangan Leon . sebisa mungkin Nadia mengatur nafasnya agar kembali tenang dan mengetuk pintu ruangan tersebut Dengan perasaan was was . setelah mengetuk beberapa kali , Namun masih belum ada Jawaban .
" gedor terus yang kencang . kamu mau merusak pintu ruangan saya " . ucap Leon tiba tiba muncul di belakang Nadia dengan menenteng tas kerja di tangannya .
maaf pak , saya kira anda di dalam . ucap Nadia dengan perasaan takut .
minggir saya mau lewati . ucap Leon berlalu ke ruangannya dan disusul oleh Nadia setelahnya .
selamat pagi pak , saya akan membacakan agenda anda sepanjang hari ini . ucap Nadia dengan ramah .
baiklah,, kamu boleh kembali ke ruangan mu .
baik pak . saya permisi .
" hufff selamat selamat . untung gue datang lebih dulu . " . batin Nadia .
*********
setelah masuk ke dalam rumah mertuanya , Clara langsung di sambut dengan hangat oleh mely dan juga Amara .
selamat pagi semuanya , hey keponakan Tante sudah ganteng aja nih . eum... wangi banget sih sayang . baru selesai mandi ya . ucap Clara meraih baby Erland dari pangkuan mamanya .
iya nih Tante , Erland buru selesai mam dan mandi . ucap amara menirukan suara putra kecilnya .
ya sudah mama mau pergi arisan dulu ya , kalian baik baik ya di rumah . pamit mely
iya , mama hati hati ya di jalan .
oh iya Ra,, apa kamu sudah mengetahui jenis kelamin bayi mu . tanya Amara .
tidak kak , waktu di USG tidak kelihatan dia bersembunyi . jelas Clara .
oh iya raa , aku titip Erland sebentar boleh enggak . aku mau mandi dulu . pinta Amara .
tentu saja boleh kak , kakak pergilah . biar aku yang jagain Erland . ucap Clara dengan senang hati .
baiklah , aku tidak akan lama . nanti kalau dia rewel , kamu berikan saja dia susunya ya .
__ADS_1
siap kakak ipar ku yang cerewet . cepat pergilah sebelum kak Erik pulang untuk makan siang dan kakak masih berantakan . goda Clara .
hhhhhhh... Iya iya ...
setelah kepergian Amara untuk mandi . Clara meraih ponselnya dan mengambil gambar selfie nya bersama ponakan suaminya itu ,
" kamu tampan banget sih , Tante kirim buat om Andra ya " . Clara mengirimkan gambar selfie nya ke Andra . " mas Andra belum melihatnya , sepertinya dia sangat sibuk " . ucap Clara .
setelah menemani Erland hampir setengah jam , akhirnya Amara kembali dan mengambil putranya yang masih berada di pangkuan Clara .
maaf ya raa ngerepotin kamu . Erland tidur ya . ucap amara.
sama sekali tidak repot kok kak , Erland sangat anteng . setelah aku kasih susu dia langsung terlelap . ucap Clara .
iya sudah , aku bawa Erland ke kamar dulu ya . kamu juga istirahatlah , kamu juga lelah bukan . ucap amara .
iya kak , aku akan ke kamar mas Andra dulu . pamit Clara .
sesampainya di kamar suaminya , Clara Langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang yang empuk milk suaminya . untuk mengusir kebosanan yang melanda , clara mengambil ponselnya dan membaca artikel seputar kehamilan hingga tanpa terasa dia sudah tertidur pulas .
\*\*\*\*\*\*\*
kemana dia dan tidak menjawab panggilan ku . ah... mungkin dia sedang beristirahat atau sedang Bermain bersama Erland . pikir Andra .
tok...tok ... pintu ruangan nya diketuk dari luar . silahkan masuk , ada apa Zaky .
maaf pak , ada buk Andin dari mentericorp ingin bertemu dengan anda .
bilang untuk menunggu di lobi , saya akan segera kesana . perintah Andra .
baik pak , saya permisi .
selamat siang nona Andini , maaf telah membuat anda menunggu disini . ucap Andra .
selamat siang Juga pak Andra . tujuan kedatangan saya kesini adalah , saya ingin membahas perkembangan proyek yang tengah Kita jalankan saat ini .
baiklah , silahkan duduk . kita akan membahas nya disini saja . Ella tolong buatkan saya kopi seperti biasa dan nona andin anda ingin minum apa , silahkan pesan saja ke office girl saya .
maaf tuan andara , kenpa kita membahas masalah penting disini dan bukan di ruangan anda . tanya Andin
maaf sekali nona Andin jika anda merasa tidak puas dengan kinerja saya . tapi saya tidak pernah menerima dan membawa tamu wanita di ruangan saya , kecuali istri saya . jelas Andra .
oeh begitu , saya bisa mengerti . ucap Andin sedikit kecewa . " sia dia deh , padahal aku sudah dandan secantik dan seseksi ini " . batin Andini .
__ADS_1
permisi buk Andin , anda ingin memesan minuman apa . tanya Ella office girl .
eum...saya cappucino cincau saja . ucap Andin .
baiklah , mohon tunggu sebentar . pamit Ella menuju ke pantry .
eum tuan Andra , sebelumnya terimakasih karena telah memberikan saya kesempatan untuk bertemu dengan anda . oh iya , sudah waktunya Makan siang . bagaimana kalau kita makan siang bersama . ajak Andin .
maaf sekali nona Andin , saya tidak bisa menerima tawaran anda . saya masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan , lain kali saja . permisi . ucap Andra meninggalkan Andin dan menuju ke ruangan nya .
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
di tempat lain Nadia baru keluar dari ruangan meeting bersama Leon .
sudah waktunya Makan siang nih , aku ke kantin dulu ah , aku sudah lapar banget . ucap Nadia.
Nadia saya butuh bantuan kamu , ayo temani saya keluar sebentar . ucap Leon menarik paksa tangan Nadia .
eh pak , tunggu . anda mau membawa saya kemana , saya sudah lapar dan ingin makan siang . protes Nadia .
nanti saya akan mentraktir kamu makan , sekarang ikut saya terlebih dahulu ke suatu tempat . ucap Leon menyeret tangan Nadia menuju keluar dari kantor nya . semua karyawan melihat heran akan kelakuan bos dan Juga sekretaris nya .
Beberapa di antara mereka ada yang berfikir positif dan ada juga yang negatif . mereka ada yang memuji dan ada juga yang mencibir tidak suka .
pak lepaskan tangan saya , saya bisa berjalan sendiri tidak perlu Anda seret seret begini . anda mau membuat tangan saya copot , lihatlah semua karyawan memang kita . protes Nadia .
apa yang kalian lihat , disini tidak ada drama . cepat kembali ke pekerjaan kalian masing-masing kalau tidak mau saya pecat .
tegas Leon dengan perasaan yang sangat kesal .
sekarang cepat masuk kedalam mobil , waktu istirahat tidaklah banyak . tegas Leon yang nada bicara nya tidak pernah enak di dengar . Nadia tidak tau mau bicara apa lagi selain menurutinya saja .
" dasar singa , kejam dan egois " . batin Nadia .
jangan mengutuk saya Nadia , tenang saja . saya bukan penjahat , lagi pula saya tidak tertarik sama kamu . ucap Leon .
anda memang bukan penjahat , tapi pemaksaan . lagi pula siapa Juga yang mau di tarik sama anda . bantah Nadia .
kamu berani ngebantah saya sekarang . ucap Leon kesal .
saya jawab salah , saya diam anda bilang saya tuli . saya harus bagaimana sebenarnya . ucap Nadia ikut kesel.
__ADS_1
mana saya tau . terserah kamu , bukan urusan saya . ucap Leon , Nadia Hanya bisa diam tidak ok Agi ingin berdebat dengan bosnya .