
" pak ini sudah mau lewat jam makan siang . gimana kalau kita makan siang terlebih dahulu baru kembali ke kantor " . tanya zaky .
" baiklah, kita mampir di restoran biasa ya " . ucap Andra .
" baik pak " .
*********
" Mas Andra sedang ada pertemuan di luar kantor . aku juga bosan banget di rumah , mau keluar enggak ada supir . pak Hendra sudah membawa ibu , bapak dan Nadia jalan jalan . apa aku menyetir sendiri ya , sekali kali engak apa apalah ya . aku ambil kuncinya dulu deh " . ucap Clara .
" sepertinya ini mobil barunya mas Andra deh , sama persis dengan mobilku yang kecelakaan kemaren cuma beda tipenya saja . bismillah ya allah , semoga tidak terjadi apa apa " . ucap Clara meninggalkan kediaman Andra .
Andra dan Zaky sedang menikmati makan siang mereka tiba tiba ponsel zaky berbunyi dan melihat ke arah bosnya .
" ada apa zaky , kenapa kamu menatap saya begitu " . tanya andra.
" tidak tuan , tapi coba anda lihat ini . ada yang mengunakan mobil anda , yang satu dipakai pak hendra untuk mengantar keluarga non clara jalan jalan . lalu siapa yang mengunakan mobil ini " . ucap zaky.
" oeh itu pasti Clara , kan dia juga bisa menyetir . kamu tidak perlu khawatir . ya ampun Clara " . kaget andra langsung mengambil ponselnya untuk menelfon istrinya namun tidak ada jawaban .
" coba anda telfon orang rumah dan tanyakan kepada mereka siapa yang membawa mobil tersebut " . usul Zaky kemudian andra menelfon july.
" selamat siang tuan andra . saya baru kembali dari pasar dan saya baru saja ingin memberi tau anda kalau non clara pergi dengan mobil sendirian ". ucap july di seberang telfon .
" tuan tenanglah . menurut GPS mobil ini baru saja meninggalkan rumah dan berhenti di sebuah pusat perbelanjaan . mari kita susul saja " . tawar zaky.
" iya,,, ayo kita kesana . saya tidak bisa membiarkan Clara nyetir sendirian , apalagi dia buru saja sembuh " . ucap Andra meninggalkan restoran menuju ke mobil dan menyusul istrinya .
Andra dan Zaky sedang menyusul mobil clara Mengikuti GPS dan benar saja mobil clara terparkir di depan mall terbesar di kota tersebut .
" tuan bukankah itu mobil yang di pakai sama non Clara , berati benar beliau pergi kesini . tapi kemana kita harus mencari nona , mall ini sangat besar dan ramai sekali " . ucap Zaky .
__ADS_1
" tidak apa apa zaky . kamu pulanglah , saya tau istri saya ada dimana . dia memakai kalung yang tertanam alat pelacak itu " . ucap Andra keluar dari mobil menyusul istrinya .
" kasian non clara , kemana mana harus di buntuti suaminya . tidak hanya di mobil , di tubuh istrinya juga terdapat alat pelacak . dasar bos bucin , mentang mentang istrinya cantik . tapi,, non clara memang cantik sih , july juga tak kalah cantiknya " . Zaky berbicara sendirian di mobil dan pergi meninggalkan mall tersebut .
Clara sedang berjalan mencari toko pakaian wanita yang tidak terlalu ramai , akhirnya dia menemukan toko yang tepat dan langsung masuk kedalam untuk memilih beberapa pakaian yang cocok untuk dirinya . saat sedang memilih milih tiba tiba teman masa kuliahnya menyapa dirinya
" hey,, loe Clara kan . sudah lama tidak bertemu, loe ngapain kesini " . tanya Amel teman masa kuliah clara yang selalu menjadi saingan nya .
" Amel, sudah lama tidak bertemu . aku kesini mau belanja . kamu sendiri " . balas Clara.
" hhahhahahah.... apa belanja . dulu kuliah saja loe pakai beasiswa , emangnya loe mampu beliin baju baju disini harganya mahal mahal tau " . Ucap Amel mencoba menghina .
" atau jangan jangan kamu sudah menjadi simpanan orang kaya . makanya berani belanja disini , untung aku tidak berjodoh sama kamu dulu , wanita murahan " . ucap niko mantan pacar Clara yang kini menjadi suaminya Amel .
Andra baru sampai dan mendengar istrinya dihina merasa geram dan ingin menampar mulut wanita tadi saat dia melihat istrinya menunduk sedih . tapi ternyata dugaannya salah .
" iya Niko kamu benar , aku juga bersyukur karena tidak berjodoh sama kamu . karena sekarang aku sudah menjadi istri seorang pengusaha sukses dan sedang mengandung anaknya " . balas Clara memamerkan perutnya yang sudah mulai buncit .
" oeh iya, istri pengusaha . lalu dimana suami kamu, kenapa dia tidak Nemani kamu berbelanja . atau jangan jangan dia lagi bersama istrinya pertamanya ya . kasian sekaki kamu dan calon bayimu itu " . Amel kembali menindas membuat semua orang yang ada di toko tersebut memandang rendah Clara.
" Mas,,, eum .. aku sudah mendapatkannya kok , tinggal membayar nya saja . aku ke kasir dulu ya " . ucap clara pergi ke kasir meninggalkan andra di keramaian tadi .
" maaf tadi saya mendengar ada yang menghina istri saya , saya rasa beberapa orang di antara kalian tidak asing dengan saya . kalau ada yang berani menghina istri saya, kalian akan tau akibatnya . terutama kalian sampah masyarakat " . jelas Andra dan pergi menyusul istrinya ke kasir dan membayar tagihan belanjanya .
" apa,, Andra anggata suaminya clara . ini tidak mungkin . bagaimana bisa dia mendapatkan seorang pengusaha besar sebagai suaminya " . gumam Amel dalam hati .
" jadi clara sudah menikah dan mengandung anaknya laki laki itu . clara terlihat semakin cantik sekarang . duh aku ini mikirin apa sih , ingat niko kamu sudah memilih Amel dulu " . gumam niko dalam hati .
" oeh jadi wanita tadi itu istrinya pak Andra Anggata . saya dan suami saya pernah melihatnya di pesta pernikahan mereka awal tahun kemarin , ternyata istrinya beneran sangat cantik " . ucap salah satu pengunjung toko yang mengenal Andra .
" sayang ayo kita pergi saja dari sini . aku mau beli beberapa barang lainnya " . ajak Amel merasa kesal terhadap Clara .
Clara sudah selesai berbelanja dan memutuskan untuk istirahat di restoran yang ada di mall tersebut untuk menghilangkan rasa lelahnya bersama Andra .
__ADS_1
" mas kamu kok hanya pesan kopi saja, apa kamu sudah makan " . tanya Clara karena melihat suaminya hanya memesan secangkir kopi saja
" sudah tadi bersama zaky . lain kali kalau mau pergi sendirian kabarin aku dulu dan jangan sembarangan nyetir sendirian . untung di setiap mobil aku memasang GPS , kamu tau jantung aku hampir copot saat mendapatkan kabar dari July kalau kamu pergi sendirian dengan mobil . kamu liat tadi mereka menghina kamu begitu, untung aku cepat datang " . kesel Andra.
" iya mas,, makasih kamu sudah membela aku dan maaf sudah membuat kamu khawatir " . ucap clara tulus .
" mereka tadi itu siapa sih , sepertinya mengenali kamu ". tanya andra.
" Amel adalah teman masa kuliah aku dan dia selalu menindas karena takut kalah saing sama aku , bahkan dia hampir membuat aku di DO dari kampus " . jelas Clara .
" lalu siapa laki laki kurang ajar itu yang telah berani menghina kamu , aku akan menghancurkan nya" . tanya andra .
" dia mantan aku mas . biarkan saja mas, karena itu bukan salah nya dia . aku juga salah sama dia . dia hanya salah paham sama aku " . pembelaan Clara membuat Andra curiga .
" salah paham bagaimana maksud kamu " . andra mulai tidak nyaman namun clara bukan tipe orang yang tidak peka akan perubahan sifat suaminya .
" mas kamu jangan salah paham dulu . aku akan jelaskan semuanya nanti ke kamu , tapi tidak disini Ok . apa kamu mau mendengarkan kisah aku " . tawar Clara.
" Apa harus aku minta , aku rasa kamu sudah cukup untuk mengenal aku suami kamu " . ucap Andra dan clara hanya tersenyum .
" eumuah... udah jangan cemberut gitu ah jelek tau . akan aku ceritakan semuanya di rumah " . ucap Clara mencium pipi suaminya yang masih cemberut .
" iya sayang . oh iya, apa masih ada yang ingin kamu beli lagi sebelum kita pulang " . tanya suaminya .
" ada mas , beberapa pakaian dalem aku udah sempit . aku mau beli yang baru, di toko tadi tidak ada yang pas . tapi aku tidak gendut kok mas " . jelas clara malu malu .
" iya sayang , istri aku tidak gendut sama sekali . cuma sekarang terlihat semakin **** dan semakin menggoda iman aku " . jelas Andra.
" kamu ini bicara apa sih mas , ayo temani aku membeli barang tadi . atau kamu mau tungguin aku disini saja " . ajak Clara .
" aku enggak akan biarkan kamu pergi sendiri . ayo kita jalan sekarang " . ucap Andra .
Dari kejauhan seseorang sedang memperhatikan kebersamaan Clara Dan Andra dengan perasaan tidak nyaman .
__ADS_1
" kamu terlihat sangat bahagia dengan suamimu raaa, andai saja dulu kamu tidak mengkhianati aku dan memberikan kamu maaf " . gumam niko yang sedang duduk menunggu Amel kembali dari toilet .