
Rey tidak memperdulikan tatapan membunuh dari Airine , dia terus memeluk pinggang wanita itu dengan posesif.
" kenapa lama ? " Rey bertanya pada Airine .
" apa kau tidak tau ! wanita lama kalau bersiap "
jawab Airine tanpa melihat Rey .
" apa kau berhias ? mendengar pertanyaan
Rey Airine pun menoleh .
" kau pikir ! " Airine mulai kesal .
" kau tidak terlihat habis bersiap , biasa saja !"
perkataan Rey tidak sesuai dengan hatinya.
dan itu memancing kemarahan Airine.
" apa katamu ? biasa saja ! kalau begitu aku
pulang saja " Airine melepaskan tangan Rey
dari pinggangnya namun dengan cepat Rey
menangkap tangan Airine dan kembali
memeluk pinggangnya.
Airine yang kesal dengan perlakuan Rey ingin sekali berteriak , kalau saja tidak sadar sedang ada di keramaian.
" kau ini . . . !! kenapa hah , kau bilang aku jelek.
aku ingin pulang , kenapa di tahan !! "
" kapan aku bilang kau jelek ? ucap Rey .
" tadi kau bilang biasa saja " sewot Ay
" sudahlah . . ayo ikut aku "
Rey membawa Airine ke tempat yang agak sedikit jauh dari keramaian .
dia sadar sedari tadi orang banyak memperhatikan mereka , terutama wanita yang di bawanya.
" apa kau sudah makan ? " Rey bertanya pada Airine, dia takut karna terburu Airine melupakan makanya .
" tadi sebelum kesini aku sudah makan , kau tidak bilang kalau kita akan pergi ke pesta "
__ADS_1
ucap Airine dengan cemberut.
" memang kenapa kalau aku bilang " tanya Rey .
" kalau kau bilang aku tidak usah makan dulu ,
apa kau tidak lihat makananya terlihat lejat ."
" Astaga . . aku bisa memberimu makan lebih dari ini " Rey menggelengkan kepala.
Airine memanyunkan bibirnya mendengar perkataan Rey .
" dasar . . dia kira semua bisa di beli dengan uang , selalu seenaknya saja ! "
tak lama Rekan bisnis Rey menyapa
" tuan Rey . . senang bisa bertemu anda di sini .
karna yang saya dengar anda tidak suka hadir
di acara seperti ini " Rekan bisnis Rey menyapa tapi sedari tadi matanya tidak lepas dari Airine .
" anda berlebihan tuan Alex , saya ke sini bersama ISTRI saya . " ucap Rey menekankan kata istri , dia tau dari tadi mata Alex tak lepas dari wanitanya .
Alex sedikit kaget dengan apa yang di ucapkan Rey , setahunya Rey belum menikah .
" jadi tuan Rey sudah menikah ?
" maaf saya tidak tahu soal itu "
" tidak apa tuan Alex , saya memang belum mengumumkan pernikahan saya , wajar jika anda tidak tahu ."
" baiklah kalau begitu kami ke sana dulu " Rey membawa Airine , dia tidak mau berlama-lama .
karna dia tau ada ketertarikan Alex pada wanitanya .
" tapi tuan Rey anda belum memperkenalkan istri anda " terima Alex .
" nanti anda akan tau tuan Alex , saya akan mengirimkan undangan resepsi pernikahan kami . dan saya harap anda bisa datang " ucap Rey tanpa melihat Alex .
Rey membawa Airine menuju pintu keluar .
" kita pulang saja " ucap Rey
" kenapa sebentar ? "tanya , Airine yang bingung , kenapa tiba-tiba Rey mengajaknya pulang .
" tidak ada " jawab Rey singkat .
saat mereka menuju keluar tak lama ada panggilan dari atas panggung , rupanya yang mengadakan pesta ingin Rey sebagai tamu ke hormatan untuk naik ke atas panggung , dan memberikan beberapa kata .
__ADS_1
Rey tidak bisa menolak , dia menyuruh Airine menunggu di kursi pojok sebentar.
di saat Rey naik ke atas panggung di saat itu pula Alex menghampiri Airine .
dia sadar tindakanya mungkin memancing kemarahan seorang Reyhan , tapi apa di kata sejak pertama melihat , dia sangatlah penasaran pada wanita yang di bawa oleh Rey .
" maaf boleh saya duduk ?" Airin menoleh .
" bukankah Anda yang tadi ? . . Alex tersenyum .
" tadi kita tidak sempat berkenalan . .
perkenalkan saya Alex " Alex berkata sambil mengulurkan tangannya .
" aku Airine dan tadi Rey sudah bilang siapa saya " ucap Ay tersenyum tanpa membalas uluran tangan Alex .
Alex sedikit kecewa karna Airine tidak menerima uluran tangannya , Alex tersenyum . entah mengapa dia senang dekat dengan wanita ini dan ini untuk pertama kali baginya .
Alek terus berusaha mencari perhatian Airine.
tanpa di sadari Reyhan yang sedari tadi melihatnya seakan terbakar , apa lagi melihat Airine tersenyum pada Alex senyum yang sama sekali belum pernah Airine berikan untuknya .
Airine yang pusing dengan tingkah dan perkataan Alex , dia sengaja menghindari Alex , tiba-tiba di kagetkan dengan tarikan seseorang .
" Aaww . . . apa sih ! "
" kita pulang sekarang !
" dan anda Alex , apa anda sedang merayu istriku , atau anda lupa kalau dia istriku ! "
" tuan Rey bukan seperti itu "
" lalu seperti apa ? , apa anda sudah bosan dengan hidup anda " Rey berkata dengan penuh emosi .
" Rey . . kau kenapa sih .." Airine yang takut langsung menarik Rey meninggalkan pesta itu .
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
maaf update ya lama !!!!
karna Autoornya lagi kurang sehat π€§π€§
karya Autoor masih sangat baru
masih tahap belajar menulis .
mohon dukungan vote dan like nya π
agar Autoor lebih semangat nulisnya πΉπΉπ
__ADS_1