
keesokan harinya
Reyhan bangun terlebih dulu , dia sangat senang mendapati Airine yang sedang berada di dalam pelukannya.
" kau seperti peri ketika sedang tidur Ay ,,,
aku tidak perduli apa yang kau pikirkan
tentang aku , tapi ku pastikan tidak lama lagi
kaupun mulai menerima aku "
Rey kembali memejamkan mata ketika Airine mulai terbangun dari tidurnya.
Airine bangun dan langsung menutup mulutnya . hampir saja dia menjerit melihat keadaan saat ini
" Reyyyy . . . .
cepat bangun dan jelaskan " Rey . . ini
" apasih Ay . kau mengagetkan ku saja "
" apa ini ! cepat jelaskan kenapa kita bisa tidur
bersama "
" apa yang mesti ku jelaskan , bukankah suami
istri memang seharusnya tidur bersama "
" apa maksudmu "
" sudahlah. . aku ingin mandi dan sebagai istri
yang baik sudah seharusnya kau menyiapkan
pakaian ku " lalu Rey pergi ke kamar mandi
dengan tersenyum .
" apa maksudnya ? dan kenapa pula aku
merasa sangat nyaman saat di pelukanya .
apa semalam terjadi sesuatu ? sepertinya
tidak .
kemudian Airine tersenyum , sedikit banyak
dia paham ketika seorang wanita sudah tidak
suci lagi .
aku tau ini sudah kewajibanku tapi untuk
sekarang aku masih belum bisa " .
Airine pun beranjak dari tempat tidur dan
mengambilkan pakaian untuk Rey pakai .
" setidaknya aku memenuhi kewajibanku yang
lain , aku senang dia memegang janjinya "
setelah memilih pakaian mana yang cocok untuk Rey pakai , Airine pun keluar dari kamar
dia ingin memasak pagi ini .
entahlah apa yang membuat hatinya merasa
senang .
__ADS_1
Rey keluar dari kamar mandi dan mendapati Airine sudah tidak ada di kamarnya lagi tapi seketika tersenyum karna melihat pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya .
" kau istriku Ay dan akan seperti itu selamanya .
entah kapan kau bisa mencintaiku Ay tapi aku
akan sabar menunggu itu "
Airine menuju dapur dia ingin memasak sesuatu untuk Rey .
" loh . . non Ay kok ke sini ? ada yang bisa bibi
bantu "
" tidak ada bi , aku hanya ingin memasak saja "
" jangan non ,nanti tuan bisa marah kalau tau
nona di sini , dia bisa memecat seluruh
pelayan termaksud bibi karna sudah membiar
kan nona memasak " ucap bi Ani khawatir .
" kenapa begitu ,, aku hanya ingin memasak
dan jangan khawatir biar aku yang menghada
pinya nanti . sekarang bibi duduk saja
biar hari ini Ay yang masak ."
" tidak non biarkan bibi ikut membantu "
" baiklah .. jika bibi ingin seperti itu , mari kita
memasak sekarang "
tapi tanpa mereka sadari kalau Rey sudah ada
di belakang mereka .
" Hans . .
" iya tuan
" kumpulkan semua orang sekarang tanpa
terkecuali . cepat Hans . . ."
Airine dan bibi terkejut mendengar teriakkan Rey .
" ada apa . . kenapa kau berteriak " ucap Airine
Hans datang dengan semua pelayan yang ada di rumah itu .
" tuan saya sudah membawa mereka "
walaupun dia sendiri bingung untuk apa
tuanya mengumpulkan semua orang tapi tidak
dengan bibi , dia sudah tau apa yang akan
terjadi .
" kemasi semua barang kalian dan pergi
sekarang juga , Hans akan mengurus
pesangon kalian "
semua pelayan hanya bisa terdiam mereka tidak tau kesalahan besar apa yang mereka perbuat , karna jika Rey langsung memecat mereka itu berarti kesalahan mereka sangatlah besar .
__ADS_1
" Rey . apa yang kau lakukan ? mengapa
memecat mereka semua ?
Rey tidak menghiraukan pertanyaan Airine dan
bicara pada bi Ani .
" bi , kau tau apa kesalahanmu , dan kau
tentu tau apa yang akan kau lakukan "
setelah mengatakan hal itu Reypun pergi ke ruang kerjanya.
" ada apa ini bi , apa dia sudah gila kenapa
memecat mereka tanpa mereka tau kesalahan
mereka " Airine kesal dengan sikap Rey .
"non , tadi bibi sudah katakan apa yang bisa di
lakukan tuan jika dia melihat nona berada di
sini , dan non Ay lihat sekarang . inilah
mengapa bibi melarang nona untuk ke dapur ."
" ini tidak mungkin karna saya bi "
" non , bibi tau tuan sudah lama, saat ini tuan
begitu mencintai nona , tuan tidak ingin
terjadi sesuatu pada non Ay "
" lalu sekarang bagaimana ? apa bibi juga akan
pergi ? "
" iya non , dan ini masih beruntung karna tuan
tidak mendaftar hitamkan kami semua .
karna jika ia , maka kami tidak akan bisa
berkerja di manapun lagi ."
" tidak bisa begini bi , Ay tidak mau bibi pergi.
Ay akan menemui Rey dan memintanya
menarik kembali ucapannya " .
" jangan non , tidak apa ini memang kesalahan
kami "
" tidak bi , tidak bisa , sekarang bibi tunggu saja
di sini , aku akan menemui Rey "
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
maaf semuanya π
update nya lama dan baru nulis lagi.
mohon terus dukunganya . dan semoga
kalian selalu dalam lindungan Allah SWT
Amin ...ππ
__ADS_1