Cinta Tulus Sang Penguasa

Cinta Tulus Sang Penguasa
bab . 13 marahnya Rey


__ADS_3

keesokan harinya


Reyhan bangun terlebih dulu , dia sangat senang mendapati Airine yang sedang berada di dalam pelukannya.


" kau seperti peri ketika sedang tidur Ay ,,,


aku tidak perduli apa yang kau pikirkan


tentang aku , tapi ku pastikan tidak lama lagi


kaupun mulai menerima aku "


Rey kembali memejamkan mata ketika Airine mulai terbangun dari tidurnya.


Airine bangun dan langsung menutup mulutnya . hampir saja dia menjerit melihat keadaan saat ini


" Reyyyy . . . .


cepat bangun dan jelaskan " Rey . . ini


" apasih Ay . kau mengagetkan ku saja "


" apa ini ! cepat jelaskan kenapa kita bisa tidur


bersama "


" apa yang mesti ku jelaskan , bukankah suami


istri memang seharusnya tidur bersama "


" apa maksudmu "


" sudahlah. . aku ingin mandi dan sebagai istri


yang baik sudah seharusnya kau menyiapkan


pakaian ku " lalu Rey pergi ke kamar mandi


dengan tersenyum .


" apa maksudnya ? dan kenapa pula aku


merasa sangat nyaman saat di pelukanya .


apa semalam terjadi sesuatu ? sepertinya


tidak .


kemudian Airine tersenyum , sedikit banyak


dia paham ketika seorang wanita sudah tidak


suci lagi .


aku tau ini sudah kewajibanku tapi untuk


sekarang aku masih belum bisa " .


Airine pun beranjak dari tempat tidur dan


mengambilkan pakaian untuk Rey pakai .


" setidaknya aku memenuhi kewajibanku yang


lain , aku senang dia memegang janjinya "


setelah memilih pakaian mana yang cocok untuk Rey pakai , Airine pun keluar dari kamar


dia ingin memasak pagi ini .


entahlah apa yang membuat hatinya merasa


senang .

__ADS_1


Rey keluar dari kamar mandi dan mendapati Airine sudah tidak ada di kamarnya lagi tapi seketika tersenyum karna melihat pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya .


" kau istriku Ay dan akan seperti itu selamanya .


entah kapan kau bisa mencintaiku Ay tapi aku


akan sabar menunggu itu "


Airine menuju dapur dia ingin memasak sesuatu untuk Rey .


" loh . . non Ay kok ke sini ? ada yang bisa bibi


bantu "


" tidak ada bi , aku hanya ingin memasak saja "


" jangan non ,nanti tuan bisa marah kalau tau


nona di sini , dia bisa memecat seluruh


pelayan termaksud bibi karna sudah membiar


kan nona memasak " ucap bi Ani khawatir .


" kenapa begitu ,, aku hanya ingin memasak


dan jangan khawatir biar aku yang menghada


pinya nanti . sekarang bibi duduk saja


biar hari ini Ay yang masak ."


" tidak non biarkan bibi ikut membantu "


" baiklah .. jika bibi ingin seperti itu , mari kita


memasak sekarang "


tapi tanpa mereka sadari kalau Rey sudah ada


di belakang mereka .


" Hans . .


" iya tuan


" kumpulkan semua orang sekarang tanpa


terkecuali . cepat Hans . . ."


Airine dan bibi terkejut mendengar teriakkan Rey .


" ada apa . . kenapa kau berteriak " ucap Airine


Hans datang dengan semua pelayan yang ada di rumah itu .


" tuan saya sudah membawa mereka "


walaupun dia sendiri bingung untuk apa


tuanya mengumpulkan semua orang tapi tidak


dengan bibi , dia sudah tau apa yang akan


terjadi .


" kemasi semua barang kalian dan pergi


sekarang juga , Hans akan mengurus


pesangon kalian "


semua pelayan hanya bisa terdiam mereka tidak tau kesalahan besar apa yang mereka perbuat , karna jika Rey langsung memecat mereka itu berarti kesalahan mereka sangatlah besar .

__ADS_1


" Rey . apa yang kau lakukan ? mengapa


memecat mereka semua ?


Rey tidak menghiraukan pertanyaan Airine dan


bicara pada bi Ani .


" bi , kau tau apa kesalahanmu , dan kau


tentu tau apa yang akan kau lakukan "


setelah mengatakan hal itu Reypun pergi ke ruang kerjanya.


" ada apa ini bi , apa dia sudah gila kenapa


memecat mereka tanpa mereka tau kesalahan


mereka " Airine kesal dengan sikap Rey .


"non , tadi bibi sudah katakan apa yang bisa di


lakukan tuan jika dia melihat nona berada di


sini , dan non Ay lihat sekarang . inilah


mengapa bibi melarang nona untuk ke dapur ."


" ini tidak mungkin karna saya bi "


" non , bibi tau tuan sudah lama, saat ini tuan


begitu mencintai nona , tuan tidak ingin


terjadi sesuatu pada non Ay "


" lalu sekarang bagaimana ? apa bibi juga akan


pergi ? "


" iya non , dan ini masih beruntung karna tuan


tidak mendaftar hitamkan kami semua .


karna jika ia , maka kami tidak akan bisa


berkerja di manapun lagi ."


" tidak bisa begini bi , Ay tidak mau bibi pergi.


Ay akan menemui Rey dan memintanya


menarik kembali ucapannya " .


" jangan non , tidak apa ini memang kesalahan


kami "


" tidak bi , tidak bisa , sekarang bibi tunggu saja


di sini , aku akan menemui Rey "


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


maaf semuanya πŸ™


update nya lama dan baru nulis lagi.


mohon terus dukunganya . dan semoga


kalian selalu dalam lindungan Allah SWT


Amin ...😊😊

__ADS_1


__ADS_2