
mobil berhenti tepat di depan
gedung yang menjulang tinggi.Hans
keluar untuk membukakan pintu untuk Rey.
Airine keluar dari mobil tanpa memperdulikan tatapan Rey padanya .
" apa ini kantormu ? tanya nya pada Rey
" Hemm " Airine menekukkan wajahnya
mendengar jawaban Rey.
" apa kau tidak bisa menjawab dengan benar.
dan hanya di lihat sekilas oleh Rey.
" dasar pria gila aneh ucap Airine dan langsung
menerima tatapan tajam dari Rey
lagi-lagi Airine mengabaikan tatapan Rey
dan berjalan mendahuluinya. Airine
memasuki kantor dengan percaya diri, seolah kantor ini adalah milik nya. dengan memasang
senyum manis pada pegawai Rey yang ada di
lobi kantor. tanpa memperdulikan tatapan kagum sekaligus bertanya para semua orang.
bagaimana tidak baru kali ini ada
wanita yang berani memasuki kantor bos.
apalagi penampilan Airine yang sangat amat
cantik. dengan memakai dres bewarna putih
selutut , dan rambut di biarkan tergerai indah.
tiba - tiba Airine menghentikan langkahnya
dia bingung harus jalan ke mana.
di saat Airine dengan kebingungan nya ,
Reyhan tiba-tiba menggenggam tangan nya
Airine yang kaget sontak menoleh tapi Rey
sudah menariknya berjalan ke arah lift.
di dalam lift Rey masih menggenggam
tangan Airine . entah lah dia sangat enggan
melepasnya.
__ADS_1
" apa tidak bisa kau melepas tangamu . tidak
bisa di pungkiri jantung Airine dag Dig Dug
dengan perlakuan tiba-tiba Rey.
" TIDAK " jawab Rey singkat. Airine hanya bisa
mendengus mendengar jawaban Rey .
" seenak nya saja " gerutu Airine yang masih
bisa di dengar Rey.
mereka sampai di depan pintu
yang bertuliskan .CEO. Rey mengajak
Airine masuk tanpa sadar dia masih menggenggam tangan wanita itu
Airine berhenti dan juga membuat Rey
berhenti. Airine melepaskan tangannya dari genggaman Rey seketika membuat Rey merasa
tidak suka.
" lalu apa yang harus saya lakukan di sini ??
" masa iya saya harus menungggui anda
memaki laki laki yang ada di depanya ini.
seenak jidatnya saja melakukan ini padanya.
" terserah padamu ingin melakukan apa di
ruangan ini. kau bisa baca buku itu" kata Rey
sambil menunjuk buku yang ada di atas meja.
" tapi jangan pernah keluar dari sini.
Airine melangkah menuju sopa dengan
kesal. " apa yang bisa kulakukan seharian
dengan buku itu " ocehannya
" kenapa juga tadi tidak membawa kertas ku ,
jadinya aku bisa merancang nya di sini.
dengan bosan Airine terus membolak
balik buku yang dia baca . sesekali dia
mengoceh tidak jelas . Rey yang terkadang
__ADS_1
mendengar ocehanya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
tapi tidak bisa di pungkiri Rey .
dia senang dengan adanya wanita ini.
tidak terasa waktu berlalu , Rey yang fokus dengan perkejaanya menoleh pada Airine .
Rey tersenyum mendapati Airine yang tertidur.
diapun berjalan menghampirinya.
Rey membenarkan rambut Airine yang menutupi wajah nya.
" CANTIK ,, kau seperti peri jika sedang diam
seperti ini. kau harus bersamaku apapun
yang terjadi . tidak akan ku biarkan kau pergi
tanpa seizin ku.
setelah bicara Rey membawa Airine ke
kamar pribadi , tempat biasa dia istirahat jika
berada di kantor . Rey membaringkannya
setelah memastikan Airine tidur dengan nyaman diapun keluar untuk melanjutkan perkejaanya.
tak terasa jam makan siang .
Hans masuk untuk menanyakan apakah
tuanya makan seperti biasa.
" tuan waktunya makan siang " mata Hans
mata Hans mengelilingi ruangan.
" dia tidur di kamarku bawa saja makananya
ke mari " dia tau apa yang di cari Hans.
" baik tuan " ucap Hans lalu keluar dari ruangan
Rey , Hans menjadi salah tingkah karna
tuanya mengetahui apa yang di carinya
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
ini adalah karya ku yang pertama
mohon dukungannya ya...
maaf karna masih banyak kata dan
__ADS_1
penulisan yang salah .....πππ