
setelah mengganti pakaian
Airine turun menemui Reyhan. dengan tidak
sabar dia bertanya pada Rey,namun sebelum dia mengatakan sesuatu Rey sudah memotong
perkataan nya " jangan bicara dan duduk lah "
" Aaiss ," Airine menggerutu dan duduk di meja.
tanpa bicara mereka melanjutkan
makan, Airine yang sedang tidak selera
makan. dengan terpaksa harus mengha
bisi makanya,karna melihat wajah seramnya
" besok pagi kau sudah harus siap dan ikut
aku ke kantor.
" kenapa aku harus ikut ke kantor mu ..
aku punya butik yang harus aku urus.
" aku tidak suka penolakan,urusan butik mu
biar orang ku yang urus" . Rey meninggal kan
Airine
Airine menyudahi makanya dan menuju ke kamar yang dia tempati tadi.
Airine merebahkan tubuh di kasur yang empuk
sambil terus berpikir
apa yang laki-laki itu inginkan sebenarnya ?
apa dia marah karna aku pernah mengatainya
waktu itu ?
tapi dia yang salah !. dia yang menabraku waktu
itu ., aku harus memikirkan bagaimana mana caranya bisa keluar dari tempat ini.
keesokan harinya Rey sudah siap untuk pergi ke kantor. Rey turun ke bawah dan bicara pada
__ADS_1
bi Ani ,, sorry gaes lupa kenalin nama bibinya,,
ya,, namanya bi Ani , bi Ani sudah cukup lama
ikut Rey. hampir sama dengan Hans tangan kanan ya Rey
" bi, apa dia sudah siap "?
" sebentar tuan , bibi lihat dulu " bibi lalu naik ke
atas dan mengetuk pintu
" Non ,, apa Non Airine sudah siap ?? tuan
sudah menunggu di bawah !
"iya bi,, sebentar lagi Airine turun " tak lama
Airine turun.
Rey yang duduk menoleh ketika mendengar langkah kaki menuruni tangga.
" degg " anggap suara jantung nya si Rey hhh.
Rey yang terpesona tiba - tiba di kaget kan oleh
suara Airine.
sini saja "
Rey berdehem menstabilkan jantungnya yang masih berdegup kencang .,,, hhhh gendang kali ah ,,,
" Ayyo " jawab Rey yang langsung berdiri dan
jalan mendahului Airine.
Airine mendengus lalu mengikuti Rey dari belakang
" hemm ,, bisakah nanti ke butik ku sebentar.
mendengar perkataan Airine .Rey menatap
Airine dengan tajam.
" hanya sebentar " aku hanya ingin bilang pada
karyawan ku , agar mereka tidak khawatir.
" sudah ku bilang ! itu urusan ku.apa kau ingin
__ADS_1
aku menghancurkan butik mu ? sangat mudah
bagi saya. kamu dengar !!
Airine yang tidak terima mendengar perkataan
Rey , langsung berlari menghadang langkah nya.
" apa maksud mu he . kenapa ingin menghan
curkan butik saya ? apa kau tidak tau perjua
angan saya membangun butik itu dengan
susah payah. seenak nya saja ingin mengha
curkan " Airine menahan emosinya dia
tidak mau kalau sampai si pria gila marah.
dan melakukan ancaman nya . dia tidak ingin
buktinya yang dengan susah payah dia
bangun .hancur di tangan pria gila.
" diam lah kalau begitu dan turuti semua apa
yang aku katakan ".
mereka naik ke mobil. Sudah ada Hans yang membukakan pintu untuk Rey dan Airine. lagi-lagi Airine membuat Rey emosi.
" siapa yang menyuruh mu duduk di depan ?
Airine yang ingin membuka pintu depan
langsung diam.
" duduk di belakang" Airine menutup kembali
pintu depan dan duduk di samping Rey.
dan menutup pintu dengan keras membuat
Rey yang melihat kelakuan Airine langsung
memijit keningnya
di depan Hans tersenyum melihat kelakuan Airine, tidak bisa ia bayangkan bagaimana
__ADS_1
kedepan tuanya akan selalu pusing karna ulah Airine.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ