
" kau benar " ucap Rey . seketika membuat
Airine tersenyum lebar .
tapi perkataan Rey selanjutnya membuat
Airine ingin pingsan.
" kau benar !! kita memang tidak bisa seperti ini
Hans akan mengurus pernikahan kita besok.
" istirahatlah ...
Airine yang masih shock dengan apa yang di
katakan Rey tidak menyadari kalau Rey
sudah menghilang dan masuk ke kamarnya.
Airine menyusul ke kamarnya Rey .
dia tidak terima atas keputusan sepihak Yang
di lakukan Rey .
" Heii... tuan Rey kau tidak bisa melakukan itu.
mana bisa kita menikah tanpa persetujuan ku.
tidak bisa ! aku tidak mau " teriak Airine dengan penuh emosi.
Rey keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk. Airine yang melihat pun
langsung menolehkan kepalanya untuk
menghindari yang namanya makhluk tuhan
yang amat sempurna ,,, hehehehe lebay Author mah 🤭
" berbalik lah " kata Rey dan Airine pun berbalik
dan mendapati Rey sudah berpakaian.
" aku tidak mau menikah dengan mu jadi kita
tidak perlu menikah. siapa kau ? mengatur
hidupku.
" kita akan menikah !! tanpa persetujuan darimu
kita tetap akan menikah.tidak ada yang bisa
membantah keputusanku.apa yang aku
__ADS_1
inginkan akan tetap terjadi.sekarang ke
kamarmu dan istirahatlah.
" kau """ benar - benar tidak waras . dasar pria
gila " maki Airine lalu meninggalkan kamar
Rey .
sesampainya di kamar Airine menangis dia tidak tau nasib bagaimana yang mempermainkan dirinya saat ini.
dia terus menangis sampai matanya bengkak
dan tidak terlalu lama diapun tertidur.
ke esokan harinya Rey memasuki kamar Airine.
Airine yang baru selesai mandi keluar dengan
hanya mengenakan handuk.
" heii..apa yang kau lakukan di kamarku ha
selain egois dan seenaknya kau juga tidak
tau malu ternyata " Airine memaki sambil
berkacak pinggang.
dan Langsung keluar dari kamar. bagaimana
pun dia lelaki normal , melihat tubuh Airine
yang hanya mengenakan handuk, membuat
tubuhnya meremang seketika.
" sepertinya aku harus mandi lagi " Rey
menggerutu.
sementara di kamar Airine
Airine mengambil dan membuka apa yang di berikan Rey tadi , mata Airine langsung
membulat setelah tau apa yang di berikan Rey
" oh astaga apa ini , apa sekarang aku sudah
menikah ? , apa aku sudah menjadi istri dari
pria gila itu ! " kepala Airine mendadak pusing
memikirkan secepat ini menjadi seorang istri
__ADS_1
apalagi dari pria gila yang baru di kenalnya.
Rey duduk di meja makan menunggu Airine
tapi yang di tunggu tak nampak sama sekali.
" bi ,, coba bibi lihat Apa yang dilakukan nona
dan cepat suruh ke mari "
" baik tuan " bibi Langsung ke atas menuju
kamar Airine.
" non Ay .. apakah nona sudah siap ? tidak ada
sahutan dari dalam bibi memutuskan untuk
langsung masuk saja , setelah masuk bibi
mendapati Airine yang sedang melamun
di dekat jendela .
" non . nona kenapa " bibi menegur Airine
sambil mengusap kepalanya .
Airine yang pikirnya tidak pada tempatnya
di buat terkejut dengan apa yang di lakukan
sang bibi. Airine menoleh dan seketika
menangis dan langsung memeluk bibi.
" bi , kenapa jadi begini ?
" apa maksudnya non ?
" kenapa dengan tiba-tiba saya sudah berstatus
menjadi istri nya dia .
kenapa seenaknya saja dia melakukan ini bi .
" non yang sabar ya bibi yakin ini yang terbaik
buat nona .
nona belum mengenal tuan bibi yakin setelah
nona mengenal tuan maka nona akan
terbiasa " bibi menenangkan Airine sambil
__ADS_1
terus mengusap kepala Airin