Cinta Tulus Sang Penguasa

Cinta Tulus Sang Penguasa
bab .7 keputusan Reyhan


__ADS_3

" kau benar " ucap Rey . seketika membuat


Airine tersenyum lebar .


tapi perkataan Rey selanjutnya membuat


Airine ingin pingsan.


" kau benar !! kita memang tidak bisa seperti ini


Hans akan mengurus pernikahan kita besok.


" istirahatlah ...


Airine yang masih shock dengan apa yang di


katakan Rey tidak menyadari kalau Rey


sudah menghilang dan masuk ke kamarnya.


Airine menyusul ke kamarnya Rey .


dia tidak terima atas keputusan sepihak Yang


di lakukan Rey .


" Heii... tuan Rey kau tidak bisa melakukan itu.


mana bisa kita menikah tanpa persetujuan ku.


tidak bisa ! aku tidak mau " teriak Airine dengan penuh emosi.


Rey keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk. Airine yang melihat pun


langsung menolehkan kepalanya untuk


menghindari yang namanya makhluk tuhan


yang amat sempurna ,,, hehehehe lebay Author mah 🤭


" berbalik lah " kata Rey dan Airine pun berbalik


dan mendapati Rey sudah berpakaian.


" aku tidak mau menikah dengan mu jadi kita


tidak perlu menikah. siapa kau ? mengatur


hidupku.


" kita akan menikah !! tanpa persetujuan darimu


kita tetap akan menikah.tidak ada yang bisa


membantah keputusanku.apa yang aku

__ADS_1


inginkan akan tetap terjadi.sekarang ke


kamarmu dan istirahatlah.


" kau """ benar - benar tidak waras . dasar pria


gila " maki Airine lalu meninggalkan kamar


Rey .


sesampainya di kamar Airine menangis dia tidak tau nasib bagaimana yang mempermainkan dirinya saat ini.


dia terus menangis sampai matanya bengkak


dan tidak terlalu lama diapun tertidur.


ke esokan harinya Rey memasuki kamar Airine.


Airine yang baru selesai mandi keluar dengan


hanya mengenakan handuk.


" heii..apa yang kau lakukan di kamarku ha


selain egois dan seenaknya kau juga tidak


tau malu ternyata " Airine memaki sambil


berkacak pinggang.


dan Langsung keluar dari kamar. bagaimana


pun dia lelaki normal , melihat tubuh Airine


yang hanya mengenakan handuk, membuat


tubuhnya meremang seketika.


" sepertinya aku harus mandi lagi " Rey


menggerutu.


sementara di kamar Airine


Airine mengambil dan membuka apa yang di berikan Rey tadi , mata Airine langsung


membulat setelah tau apa yang di berikan Rey


" oh astaga apa ini , apa sekarang aku sudah


menikah ? , apa aku sudah menjadi istri dari


pria gila itu ! " kepala Airine mendadak pusing


memikirkan secepat ini menjadi seorang istri

__ADS_1


apalagi dari pria gila yang baru di kenalnya.


Rey duduk di meja makan menunggu Airine


tapi yang di tunggu tak nampak sama sekali.


" bi ,, coba bibi lihat Apa yang dilakukan nona


dan cepat suruh ke mari "


" baik tuan " bibi Langsung ke atas menuju


kamar Airine.


" non Ay .. apakah nona sudah siap ? tidak ada


sahutan dari dalam bibi memutuskan untuk


langsung masuk saja , setelah masuk bibi


mendapati Airine yang sedang melamun


di dekat jendela .


" non . nona kenapa " bibi menegur Airine


sambil mengusap kepalanya .


Airine yang pikirnya tidak pada tempatnya


di buat terkejut dengan apa yang di lakukan


sang bibi. Airine menoleh dan seketika


menangis dan langsung memeluk bibi.


" bi , kenapa jadi begini ?


" apa maksudnya non ?


" kenapa dengan tiba-tiba saya sudah berstatus


menjadi istri nya dia .


kenapa seenaknya saja dia melakukan ini bi .


" non yang sabar ya bibi yakin ini yang terbaik


buat nona .


nona belum mengenal tuan bibi yakin setelah


nona mengenal tuan maka nona akan


terbiasa " bibi menenangkan Airine sambil

__ADS_1


terus mengusap kepala Airin


__ADS_2