
Hari itu, seperti biasa, aku berangkat kerja ke rumah sakit. Sesampainya di sana ternyata sudah ada yang menungguku.
Dia tak lain dan tak bukan adalah Randy sahabatku.
“Hai suf. Tumben lo datang agak siangan.” Celetuk Randy
“Iya nih, gue lagi Bad mood. Tadi sebenarnya gue juga ga pingin masuk. Tapi gue kasihan sama semua pasien yang sudah pada menungguku.” Jelasku
“Kenapa memangnya lo bisa jadi badmood begini?” tanya Randy
“Ga tau nih. Rasanya gue pinginnya marah aja dari tadi di rumah.” Jelasku lagi
“Emang di rumah ada kejadian apa suf?” tanya Randy kepo
“Itu.. Hmm.. Udahlah ga usah di bahas.” Ucapku sambil langsung masuk ke dalam Rumah Sakit
Setelah beberapa saat, akupun kerja seperti biasa. Namun entah kenapa rasanya hati ini ga tenang karena masih kepikiran ucapan ibu.
“Hadeuh.. Klo begini caranya, bisa-bisa aku jadi salah diagnosa dan salah kasih resep obat. Ga.. Ga.. Aku ga bisa kaya’ gini. Lebih baik aku cepat pastiin perasaanku ini ke Nuri.” Gumamku dalam hati
Setelah bergumam seperti itu, aku putuskan langsung segera menelpon Nuri
“Hallo Nur, kamu dimana?” tanyaku
“Hallo mas. Aku masih disekolah. Sebentar lagi mau pulang. Ada apa mas?” tanyanya
“Nur, kamu tunggu disana ya. Jangan kemana-mana. Sebentar lagi mas jemput.” Ucapku
“Harus ya mas. Masalahnya ini sudah ada temanku yang mau mengantarku pulang.” Jawabnya
“Siapa yang mau mengantarmu pulang?” tanyaku
“Rico mas. Yang tadi pagi menjemputku berangkat sekolah.” Ucapnya
“Pacar kamu?” tanyaku lagi
“Bukan mas. Hanya teman.” Jawabnya
“Ya udah, klo Cuma teman. Kamu tunggu mas ya. Jangan kemana-mana.” Pintaku
“Ya udah deh. Aku tunggu. Tapi jangan lama-lama ya mas. Masalahnya aku lapar nih. Pingin pulang.” Sahutnya
“Iya.” Ucapku singkat
Setelah beberapa saat, akupun sampai disekolah Nuri. Lalu aku melihat Nuri yang sedang bersenda gurau dengan cowo’ lain sambil menungguku datang.
“Hayolah suf, lo ga harus seperti ini kan? Lo jangan terlalu posesif lah.. Secara lo kan belum tahu pasti perasaan lo ke dia seperti apa?!” gumamku dalam hati
Lalu akupun mengambil nafas panjang dan menghampirinya.
“Nur, udah lama kamu nunggunya?!” tanyaku
“Eh mas. Akhirnya mas datang juga. O ya kenalin mas, ini temanku Rico.” Ucapnya
“Rico.” Ucap rico memperkenalkan dirinya
“Yusuf.” Ucapku yang juga memperkenalkan diriku
“Kamu sudah siap buat pulang nur?” tanyaku
“Ya iya donk mas. Aku kan laper nih.” Sahutnya
__ADS_1
“Ya udah ayo.” Ajakku
“Kami duluan ya Ric.” Ucapnya ke Rico dan Ricopun mengangguk
Diperjalanan, aku ga tahu harus bicara apa padanya. Hatiku benar-benar kacau.
“Eh mas, tadi gimana kerjaannya?,lancar kan?” tanyanya
“Lancar. Ya.. Lancar kok.” Ucapku
“Oh syukurlah.” Ucapnya
“Hmm Nur, kamu emang mau makan apa?” tanyaku
“Emang kenapa mas?” tanyanya balik ke aku
“Ya ga apa-apa sih. Cuma pingin tahu aja.” Sahutku
“Oh. apa aja mas yang dimasak dirumah.” Jawabnya
“Klo seumpama kita makan siang diluar bagaimana? Kamu mau makan apa?” tanyaku
“Ga lah mas. Aku makan dirumah aja. Kasihan ibu udah cape-cape masak trus ga di makan. Lagian juga mas, sayang duitnya. Belum tentu makanan diluar sehat.” Jelasnya
“Oh begitu. Kamu yakin ga mau sekali-kali makan diluar?” tanyaku memastikan
“Ga mas. Aku yakin kok.” Sahutnya mantab
“Ya udah, klo begitu kita pulang aja.” Ucapku dan diapun mengangguk
Sesampainya dirumah, Nuri langsung masuk kedalam.
Setelah aku memarkirkan mobilku, akupun masuk kedalam. Betapa terkejutnya aku melihat Nuri yang langsung makan dengan lahap tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu.
“Nur, kamu benar-benar lapar ya?” tanyaku ketika sudah berdiri disampingnya
“Eh mas. Sori.. Sori.. Aku makan duluan. Iya nih aku laper banget.” Sahutnya sambil mengunyah makanan dalam mulutnya
“Ya udah pelan-pelan makannya nanti tersedak.” Ucapku
Setelah selesai makan, Nuripun langsung masuk kedalam kamar.
“lihat tuh bu. Anak itu benar-benar deh.” Ucapku pada ibu yang baru saja datang bersama ayah dari arah luar
“Biarkan saja suf.” Sahut ibu
“Ah ibu. Ibu terlalu memanjakannya.” Keluhku
“Jangan begitu suf, coba kamu pikirkan baik-baik. Dia itu tidak melakukan kesalahan apa-apa. Kenapa kamu uring-uringan seperti ini sih?” tanya ayah
“Ah.. Kalian berdua sama saja.” Sahutku kesal sambil pergi
“Bu, yusuf kenapa?” tanya ayah bingung
“Entahlah Yah. Ibu sendiri ga tahu.” Ucap ibu
Aku yang memang sedang uring-uringan, akhirnya penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Nuri
Dengan perlahan-lahan, aku membuka pintu kamar Nuri. Disana aku melihat ada seorang gadis yang cantik sedang memegang pulpen dan juga buku.
“Sepertinya dia sedang belajar.” Gumamku dalam hati
__ADS_1
Lalu akupun memutuskan untuk tidak menganggunya. Namun ketika aku hendak pergi menjauh dari kamarnya, tiba-tiba...
“Argh...” teriak Nuri
Spontan tanpa pikir panjang aku langsung langsung masuk kedalam kamarnya
“Ada apa Nur?” tanyaku khawatir
“Eh mas. Hehehe.. Ga ada apa-apa. Cuma ini.. Aku lupa sama rumus yang tadi di ajarkan di sekolah. Jadinya aku buntu deh ngerjain soal ini. Dulu-dulu.. Biasanya aku selalu dibantu ma mas Adit.” Jelasnya
“Oh begitu. Coba sini aku lihat.” Ucapku
“Oh ini. Klo masalah ini tuh harusnya pakai cara ini.” Jelasku
Dan begitulah akhirnya aku dan dia mengerjakan soal latihan.
Haripun sudah semakin larut, aku masih juga tak bisa tidur. Aku terus memikirkan Nuri waktu dia bersama cowo lain.
“Hadeuh suf, ada apa sih sama lo?” gumamku
Keesokan harinya sebelum berangkat ke sekolah, Nuri meminta ijin untuk mengikuti acara disekolahnya
“Kenapa mendadak sekali sih Nur?” protesku
“Sebenarnya ini tuh ga mendadak. Hanya saja aku mau bilang ke mas, mas selalu berangkat pagi pulang malam. Kita kan jarang bertemu.” Jelasnya
“O begitu, memang kapan acaranya?” tanyaku
“Akhir minggu ini.” Sahutnya
“Oh ya udah klo begitu. Tapi untuk berapa hari?” tanyaku
“Hanya satu hari satu malam saja kok mas.” Sahutnya
“Oh.. Boleh aja. Tapi dengan satu syarat.” Ucap ku
“Apa itu mas?” tanyanya
“Kamu harus telpon mas atau kirim pesan ke mas setiap 1 jam sekali. Gimana?” ucapku
“Ih mas. Kok mas kaya’ gitu sih?!”
“Setuju atau g? Klo ga setuju berarti ga usah ikut acara.” Ucapku tegas
“Huh.. Mas!! Ya udah deh.” Sahutnya pasrah
“Gitu donk.” Ucapku
.
.
.
.
.
Bersambung...
Jangan lupa like dan comentnya ya..🙏
__ADS_1