Cintaku Mentok Depan Rumah

Cintaku Mentok Depan Rumah
tanggjng jawab


__ADS_3

beby telah di bopong oleh kevin di bawa ke bascam camping, ia langsung di tangani oleh bagian kesehatan acara tersebut, beby harus beristirahat penuh untuk malam ini karna traumanya. semua peserta camping lainnya juga beristirahat sambil menunggu acara puncak yakni pesta api unggun.


beby telah sadar dan sudah membaik pastinya, kevin tak hentinya bersyukur karna keadaan wanita pujaan hatinya sudah membaik. beby duduk di tempat duduk depan tenda, di ikuti kevin yabg juga duduk di samping beby.


"beb beneran kamu udah sehat?" selidik kevin.


"udah kok, btw thanks ya udah nolong gue" ucap iklas beby untuk bertrima kasih pada kevin.


"sama-sama beb, gue malah seneng bisa bantu lo, kalo ada apa-apa jangan sungkan ya bilang ke gue". balas kevin dengan seutas senyum termanisnya, sambil mengacak-ngacak rambut beby tentunya.


"sialan loh" kesal beby namun di iringi seuntai senyum tipis.


"gue bantu anak_anak persiapin kayu bakar dulu ya buat acara api unggun" pamit kevin sambil berdiri untuk bergabung ke anak-anak yang lain.


"ok" singkat beby.


disisi lain, ega yang sedang menyusun kayu bakar tak hentinya memperhatikan beby dan kevin yang sedang ngibrol, entah ngobrol apa, di dalam pikiran ega masih dengan penuh pertanyyan tebtang keadaan beby, apakah dia baik-baik saja atau nggak. pasalnya kevin jaim mau nyamperin beby. "ah ngapain mikirin beby kan udah ada kevin" pikir ega.


beby merasa ada yang memperhatikan langsung mencari sosok itu, langsung ia melirik ke arah ega sontak membuat sorot mata mereka saling bertemu. entah sorot mata apa yang di berikan ega ke beby, menurut beby sorot mata aneh yang tak biasanya ia berikan ke beby. ega yang sadar akan pandangannya betemu dengan pandangan beby langsung membuang muka dan mengalihkan ke objek lain.

__ADS_1


"cewek jadi-jadian kenapa liat gue gt banget" guman ega.


******


tibalah di acara api unggun, semua nampak bahagia, semua bernyanyi menari menikmati malam yang di temani api unggun yang memecah kegelapan.


guru, penyelenggara mengadakan permainan yang membuat acara semakin ramai. beby juga mengikuti acara api unggun ini karna dirasa keadaannya


sudah membaik. kini ega memetik gitar nya dan di iringi nyanyian dari kawan-kawannya susasana yang membuat semua orang enggan melupakan acara ini yang menyenangkan pastinya.


ega menghampiri beby yang duduk termenung sendiri di kursi. "kok blm tidur beb?" dan langsung mendudukkan pantatnya di sebelah beby.


"udah tenangan lo? gak letakutan lagi kan?" tanya ega dengan ekspresi datarnya ke beby.


"udah kok, btw thanks udah nolong gue"ucap beby tulus.


"gak papa kn udah tanggung jawab gue" ega dengan ekspresi datar pastinya.


"makdud loh" selidik beby tentang maksud perkataann ega. bisa-bisa dia bilang kalo sudah tanggung jawabnya, atas dasar apa bilang seperti itu.

__ADS_1


ega hanya senyum tipis tanpa memnjawab pertanyaan beby. sesekali mengacak rambut beby.


"maksud loh apaan ga?" beby yang tak hentinya bertanya apa maksud dari semua itu. tapi jawabannya nihil yang ada hanya cengiran dari ega yang dimata beby sangat menjengkelkan.


"buruan jawab ga" beby yang masih penasaran


tiba-tiba ada yang menepuk punggung ega dan beby dari belakang secara bersamaan.


"bughhh"


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung,,,,,


__ADS_2