
siang hari yang sangat terik ega dan beby telah usa makan siang, langsung bergegas masuk ke mobil untuk pulang. mereka sangat lelah baru pulang dsri camping, ega mengendarai mobilnya dengan laju standart, sesekali melihat beby yang tertidur pulas di jok samping nya.
"bisa-bisa nya dia tidur, gk sopan ninggalin gue tidur" gumam ega dengan kesal.
ega menerjang jalanan ibu kota yang selau macet, beby tetap saya terjaga dengan tidurnya, sesekali ega menutup hidung beby. spontan membuat beby terusik dan bangun dari tidurnya. ega yang melihatnya hanya terkekeh geli saendiri.
"loh tidur lagi" ega cemberut dengan melihat beby.
"gue tau lo kan yg menutup idung gue"dengan ekspresi datar tanpa membuka matanya sama sekali.
"eh putri tidur bangun"sindir ega.
"gara-gara tangan jahat lo"gerutu beby.
"ceperan turun,"perintah ega.
"loh udah sampai, uhh capeknya" sambil merentangkan tangannya dan sengaja mengenai muka ega.
"sialan lo" dercak ega.
__ADS_1
beby menjulurkan lidahnya seolah mengejek ega, ia langsung mengambil ranselnya dan masuk ke rumahnya. sebelum itu ia menghampiri ega bagasi belakang dan menendang kakinya dan kangsung gacir pergi.
"btw thanks ga" teriak beby sambil berlari menuju rumahya.
senjata makan tuan, niat nya beby kabur agar tidak di balas ega malah membuatnya terjatuh teesungkur ke aspal depan rumah. dia meringis kesakitan akibat lututnya yang tergoros bahkan mengeluarkan darah segar yang lumayan banyak.
ega melihatnya langsungmenghampiri beby dan menunduk melihat luka di lututnya. "makanya jangan petakilan" ceramah ega yang membuat beby muak.
"gara-gara loh gue jatuh" eyel beby yang membuat ega terkekeh geli. pasalnya, dia yang mengejai dirinya dan buru-buru kabur biar gk di balas. tapi malah dia kualat sendiri teerjatih mencium aspal.
"lo emang gk waras,gue gak ngapa-ngapain lo juga" tanpa babibu ega langsung menggondong beby yang sedikit di ikuti berontakan beby yang tak mau di gendong.
"bisa diem gak, ntar jatuh lagi" kata ega dengan lembut. sontak membuat beby terdiam sekejap.
ega membawa beby memasuki rumah beby, ia di sambut pembantu beby yang panik melihat beby terluka. pembtunya membantu mengambilkan kotak p3k untuk majikannya itu.
ega sudah merebahkan beby dikamar nya, ia tamoak masih meei gia kesakitan. dan lagi ega langsung menerima kotak p3k dan langsung mengobati luka beby. beby hanya diam dan tercengang dengan perlakuan beby.
"kalo di lihat-lihat manis juga ega"batin beby yang maasih bengong memandang ega mengobati lukanya.
__ADS_1
"auh pelan-pelan"ringis beby karna ega menekan bagian yang luka.
"sapa suruh bengong, iya gue ganteng, gak usah segitunya liat gue" narsis ega sontak membuat beby malu sendiri.
luka beby sudah di perban dengan rapi, ega langsung pamit pulang karna memang badannya sudah capek semua.
"beb gue pulang dulu, jangan suka ceroboh"pesan ega lalu pergi tak lupa mengacak rambut beby.
"btw thanks ya, tapi gak usah acak-acak rambut gue" kesal beby dengan melipat kedua tangannya.
ega tak memperdulikan beby, malah mengacak lagi rambutnya dan langsung pergi, tak lupa ega menjulurkan lidah nya mengejek beby.
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung,,,