Cintaku Mentok Depan Rumah

Cintaku Mentok Depan Rumah
24


__ADS_3

ega, beby dan sesil telah memilih film horor yang akan di tonton, karna jam untuk menonton masih lama mereka memutuskan untuk makan dulu di salah satu reatoran di mall tersebut.


beby dan sesil asik bercerita dan saling curhat tentang mereka masing-masing, ega hanya memperhatikan adiknya dan beby kenapa bisa bisa cepat akrab. sedangkan derinya susah sekali akrab sekali, padahal dulunya dia dan beby berteman ketika kecil. ega masih saja melamun dan memikikirkannya.


"nyett,, loh ikut nonton gak sih?" tanya beby pada ega dengan mengagetkannya yang sedang melamun dengan memukul pundak ega dengan keras.


"iyah ni kakak malah melamun".timpal sesil.


"iya tuan putri ayok" ajak ega


"idih pak supir lelet"ejek beby pada ega karna memeng ega berjalan lambat.


ega langsung berlari mengejar beby dan sesil, langsung ia merangkul dua gadis tersebut beby di kanan dan sesil dikiri, ia di tengah-tengahnya.


"seharian ini gue turutin semua keinginan kalian"ucap ega kepada kedua gadia tersebut. ia memang berniat menuruti keinginaan keduanya. ia merasa bahagia melihat adiknya sangat akrab dan senang japan dengan beby. selama di indonesia baru kali ini ia melihat sesil sebahagia ini.


"beneran kak" dengan menunjukkan wajah beeninah-binar bak mendapatkan hadiah lotre.


"iya adik abang yang paling cantik" dengan memberikan kecupan di kening sang adik.


beby yang melihat pemandangan kakak beradik yang begitu hangat merasa iri, sebab beby tak memiliki saudara karna memang ia hanya anak tunggal.


"gue okut ya" timpal beby.

__ADS_1


"aja gak dek?.


"ajaklah kak, kak beby tu temen sesil" imbuh sesil.


"iya deh di ajak" jawab ega dengan mengaca rambut keduanya.


kedua gadis itu menonton film horor dengan serius, berbeda dengan ega, ia hanya melihat sesekali film nya dan sibuk memperhatikan kedua ganis manis tersebut menonton.


"apaan sih ga lo liatalin mulu dari tadi"cerocos beby tatkala melihat ega terua memoerhatokannya dan sang adik ketika menonton


"gue seneng nemenin kalian" bisik ega pelan di dekat kuping beby.


"cihhh, kenapa sedeket ini sih" gumam beby dalam hati tatkala ega beebisik di kuping beby. ia merasa kuping, mata, dan hatinya sangat panas. karena merasa terlalu panas beby sampai melepaskan jaket levis yang ia pakai padahal udara di dalam bioskop tergolong dingin.


******


"kak beby beli ice cream yuk"ajak sesil


"ayuk, tapi kakak lo mau gak?"


"kak ega gimana?


"ayuk lah, kalo buat adik kesayangan abang apa sih yang enggak.

__ADS_1


"dasar abang gombal" balas sesil"


"gue juga pengen punya abang"lirih beby yang masih dapat di dengar oleh ega dan sesil.


"kak beby, anggap aja abang ega jadi kakak kak beby aq gpp kok, kita berbagi ya" jawab sesil dengan menghentikan jalannya dan menggenggam tangan beby, seketika ia juga langsung memeluknya.


"kalo mau jadi adik gue, lo harus baiin gue beb"timpal ega.


"tapi kakak lo jahat sama gue sil" kesalnya.


"itu hanya beecanda kak" bela sesil.


"beneran kok dek" sabung ega.


"abang, jangan gitu dong" balas sesil dengan muka cemberutnya.


"ngak ngak, abang kan hanya bercanda" dengan menarik senyuman di bibirnya.


karena gemas melihat kedua gadis itu, ega langsung memeluk mereka berdua dan mengelus kedua rambut kedua gadis tersebut.


.


.

__ADS_1


.


.bersambung,,,


__ADS_2