Cintaku Mentok Depan Rumah

Cintaku Mentok Depan Rumah
25


__ADS_3

dengan berjalan beriringan keluar dari pintu bioskop, beby, ega dan sesil menuju spot lainnya yang ada di mall tersebut. tujuannya kali ini di restoran chines untuk mengisi kekosongan perut mereka dengan menu-menu yang telah mereka pilih.


sesil dan beby terus mengobrol perihal kesukaani mwreka termasuk makan makanan chines. ega sebagai laki-laki swndiri hanya bisa menuruti ke dua gadis remaja teesebut. beberapa saat makanan yang di pesan telah datang kedua gadis itu bersemangat untuk cepat-cepat menyantap makanannya. tapi buru-buru menyaut sendok mereka.


"eits, berdoa dulu" ketus ega kepada kedua gadis itu.


"iya" jawab barwng sesio dan beby dengan malasnya.


swnyum tipis tersungging dalam diri ega, melihat kelakuan mereka seolah sepeeri anak kecil saja menurutnya. mereka menikmati makanannya masing-masing, dalam sekejap semua makanan sudah tandas tak tersisa.


"bang abis ini beli ice cream ya" aajak sesil


"iya dek" santai ega menjawab pertanyaan sang adik.


"kak beby suka ice creme rasa apa?"


"vanilla sama coklat sil, kalo kamu?"


"kalian sama" potong ega.


"aku tanya ke sesil bukan ke lo" ketus beby.


"kan gue cuma jawab, lo kan adik gue sekarang" seringai mengejek beby.

__ADS_1


"hemmm" dwngan mengerucutkan bibir beby.


"iya kak beb, sesil suka vanilla dan coklat seperti kak beby". jelasnya dengan lembut.


beby hanya mengangguk di iringi dengan senyuman manisnya. semua yang di suka beby dan di benci beby hampir sama dengan sesil. entah sengaja atau bagaimana.


"abang ke toipet dulu ya" pamit ega.


sesil dan beby hanya mengangguk mengisyaratkan kalo menyetujui ega yang akan ke toilet dulu. sebelum ke toilet ega tak sengaja ega berpapasan dengan sahabatnya kevin dkk.


"brow sama siapa lo?" tanya justin penasaran.


"adek gue dan beby" jawab singkatnya dengan menjabat tangan para sahabatnya.


"dimana beby?" tanya kevin penasaran.


"gue ke toilet dulu ya"pamitnya.


dijawab anggukan oleh semua sahabat ega termasuk kevin. mereka langsung menghampiri sesil dan beby.


"beb" sapa kevin dengan menepuk pundak beby dari belakang. yang di tepuk dari belakang langsung kaget dan spontan berpaling ke belakang menengok ke suara yang menyapanya.


"eh kevin, sama siapa?"

__ADS_1


"noh" dengan menunjuk sahabat lainnya, yakni albert, justin yang menghampirinya.


"yuk duduk" ajak beby dan di di iyakan oleh mereka.


kevin sangat senang dan sumringah bisa bertemu dengan beby dan ngobrol dengannya karna memang dia bucin banget. namun, beby biasa saja dwngan kevin. karna rasa sukanyabsudah ia kubur dalam-dalam yang ada hanya rasa sayang swbagai sahabat, sesil yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala.


"kak beb, ini pacar kak beby ya?" tanya sesil dengan berbisisk di kuping beby.


"bukan sil, dia sahabat kaka" terangnya.


kevin yang sadar jadi bahan perbincangan sesil dan beby jadi besar kepala. " mereka pasti terpesona karns ketampanan ku" gumam kevin dalam hati dengan terus menyunggingkan senyumannya.


"vin ngapain sih senyum-senyum sendiri?" tanya albert penasaran.


"apaan sih"ketus kevin karena dirasa albert menggagu pikirannya itu.


sahabat kevin hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keanehan kevin ketika berada di samping beby.


"lama ya nunggu abang?" tanya ega pada sesil dan beby dengan mengacak rambut kwdua gadia tersebut yang sontak membuat kevin kepanasan jenggot karena ega juga melakukan itu pada beby.


"cihhhh" decih kevun


.

__ADS_1


.


.. bersambung,,,


__ADS_2