
di perjalanan pulang dari bengkel beby masih memikirkan tatapan ega yang di anggap tak asing baginya.
"ngapain juga mikirin si brengsek ega, gak penting banget" batin beby sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
beby langsung menuju cafe biasa dimana dia dan teman-teman janjian untuk nongkrong disana. beby langsung memacu mobilnya menuju cafe delima, tempat nongkrong sederhana namun sangat nyaman bagi anak sekolah sperti beby dan teman-teman.
******
setelah dari bengkel ambil mobil, ega langsung mengemudi mobilnya dengan cepat menghampiri gank nya. siapa lagi kalo bukan kevin, justin dan albert yang sekarang menjadi teman baiknya.
"hey bor" sapa ega pada temannya.
"kemana aja lo ga" tanya kevin penuh curiga.
"dari bengkel ambil mobil gue" jqwab ega santai sambil cengar cengir.
"kenapa bisa sama beby, semobil lagi, jangan macam-macam ya ga sama dia apalagi suka sama beby". ancam kevin ke ega.
"hahaha kalo dia yang suka gie gimanadong vin?" canda ega.
"gue tonjok muke lu sampe gak berbentuk lagi" ancam kevin lgi.
" tenang vin gue gak suka beby kok" jelas ega smbil nyengir kuda.
"suka sama cewek jadi-jadian, ogah bnget"batin ega dalm hati.
"hih serem nya anceman si bucin satu ini"ejek justin ke kevin.
"cihhhhhh,, dari pada lo gk pernah jatuh cinta"
"hahahahaha makan tu justin" goda albert.
__ADS_1
"cihhhh,, sialan loh bert". dercak justin.
mereka berempat saling canda sampai lupa waktu. dan tiba-tiba ega dapat panggilan dari adiknya. dimana ega harus jemput adiknya di sekolah karna exskulnya sudah selesai. ega pamit ke temannya untuk pulang duluan.
"brow gue duluan ya, mau jemput sesil nih" pamit ega.
"hati-hati brow" jawab justin dan teman-temannya.
"salam buat adek lo ga, salam dsri abang tamvan" pinta albert.
"ogah" ketus ega lalu nyelonong pergi.
ega bergegas ke sekolah untuk menjemput adiknya, dia pacu mobilnya dengan buru-buru takut adiknya ngambek karna lama jemputnya.
*****
beby senang sekali mengobrol dengan sahabat2 nya,, dia dan sahabatnya saling bergurau dan menikmati suasana di cafe langganannya itu. dan tak sengaja melihat ega meninggalka cafe delima.
beby antara percaya atau tidak melihat ega disana apa hanya perasaannya saja, atau ia hanya berhalusinasi. akhirnya, beby pamit ke bunga untuk ke toilet.
"uluh uluh kesayangan ku" teriak kevin ke beby.
"cihhh sinting" maki beby.
"beb jalan yuk kayak dulu lagi" ajak kevin namun tak di hiraukan beby.
"beb ayok ya gue antar pulang deh" tawqr kevin.
"ogah bnget jalan sama lo apalagi di anter pulang sama lo" bantah beby, langsung nyelonong ninggalin beby.
bukan kevin namanya kalo menyerah gt aja, dia masih mengikuti beby dan menawarkan diri untuk pulang bareng dan bla bla bla.
__ADS_1
"risih tau gk vin, kalo lo anteng kayak dulu gue gk bakal usir-uris lo" teriak beby.
"ma.af beb"sesal kevin
"ya, ya udah anter gue pulang, gue mlz nyetir" balas beby cuek.
"bneran nih beb gue anter pulang?" tanya kevin penuh ragu ke beby.
"mau gk nih? kalo gk mau ya pulang sndiri gue" tegas beby.
"mau mau mau" jawab ega sambil bengong saking bahagianya.
setelah 5 tahun lamanya beby mau di anter dia pulang lagi. apakah beby sudah memafkannya dan mulai membuka hati buat kevin. entahlah semua hanya beby dan tuhan yang tau.
beby menuju bangku sahabatnya, dari belakang beby tampak kevin yang terus mengekorunya.
"hey guys liat tuh beby kenapa di ekori sama kevin" curiga kiran.
"tau tuh, apa beby udah baikan sama kevin" balas bunga penuh penasaran.
"masak semudah itu beby baikan sama kevin" tambah dira.
"guys gue balik dulu ya bareng kevin" pamit beby ke temannya.
"iya beb" jawab sahabatnya berbarengan aambil manggut-manggut keheranan.
.
.
.
__ADS_1
.
. bersambung,,,,,