Cintaku Mentok Depan Rumah

Cintaku Mentok Depan Rumah
26


__ADS_3

sahabat kevin hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keanehan kevin ketika berada di samping beby.


"lama ya nunggu abang?" tanya ega setelah dari toilet kepada sesil dan beby dengan mengacak rambut kedua gadis tersebut yang sontak membuat kevin kepanasan jenggot karena melihat ega mengacak rambut beby. yang kelihatan mereka sangat akrab


"cihhhh" decih kevin.


"kenapa lo disini vin?" tanya ega penasaran.


"serah gue dong mau dimana" jawab kevin ngegas.


"lah kik ngegas, kan nanya vin". dengan melirik sekitar dan melihat di ujung restoran tersebut ada teman-temannya juga dan dia langsung melambaikan tangan kepada teman-temannya yang duduk di meja jauh dengannya itu.


"ngapain lo disini?" selidik kevin.


"nih nemenun adek gue dan beby" jawabnya jujur. dan hanya di jawah "oh" doang oleh kevin.


kevin dan ega berbincang-bincang tentang urusan laki-laki, sesekali kevin melirik beby. sesil dan beby pun beebincang dengan urusan wanita.


"bang, udah kan makannya ayuk anterin sesil dan kak beby" ajak sesil ke abangnya.


"kemana lqgi?"


"ayuk lah pokoknya"


"jangan banyak tanya deh ga" sela beby.


"duh iya bos" jawan datar ega.


"vin gue tinggal anter juragan dulu ya" pamitnya ke kevin, kevin sedikit kesal pasalnya di tinggal beby.


"beb, gue ikut boleh ga?" tanya kevin

__ADS_1


"gak ah, kan gue sama sesil dan ega, lo balik sama temen lo sana"usirnya


"kok lo usir gue sih"


"kan gue mau pergi cari barang"


"ya udah deh" malas kevin.


"udah yukk" ajak ega dengan menggandeng beby dan sesil. ia langsung merangkul pundak kedua gadis tersebut. kevin yang melihatnya tampak kesal.


"beby dan ega kenapa akrab gitu, menjengkelkan" sebalnya dalam hati. kevin langsung menghampiri meja sahabat-sahabatnya dan melanjutkan makan.


****


tibalah beby ke toko tujuannya, toko serba ada yang ada di mall tersebut. ia sibuk memilih dan mencari barang tujuannya dengan sesil, sedangkan ega hanya mengikutinya saja.


"cari apa sih dek?".


"iya tapi jangan aneh-aneh ya" pinta ega.


"paling lo kalah ga" cerocos.beby.


"ye belum tau lo"bela ega pada diri swndiri.


"oke liag aja ntar"


"kak beby," teriak sesil memanggil beby untuk menghampirinya.


"ketemu?"


"iya kak ,nih liat" dengan menunjukkan monopoli yang di bawanya ke beby.

__ADS_1


"oke, yuk bayar dan pulang, gak sabar maininnya nih" ajak beby dan di iyakan oleh sesil. ega yg melihat kedua gadis tersebut hanya geleng-geleng kepala.


setelah berbelanja peralatan permainan ketiga anak remaja tersebut langsung pulang dengan mobil yang di kendarai oleh ega. di mobil beby dan sesil selalu berisik dan bercanda dengan jokes-jokes andalan mereka. tak sesekali ega ikut tersenyum di buatnya.


dan tibalah di rumah ega, kedua gadis tersebut langsung turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah.


"ga cepetan nyusul ya" suruh beby ke ega.


"iya, masuk sana gih"


"yuk kak beb cepetan" saut sesil dengan menarik tangan beby agar cepat masuk kedalam rumahnya. tujuannya langsung ke ruang santai milik keluarga dharmawan yang merupakan orang tua sesil dan ega.


kedua gadis itu langsung membuka monopolinya dan membagi uangnya masing-masing. ega yang telah memarkirkan mobil langsung masuk ke dalam rumah dan menghampiri adiknya dan beby untuk main monopoli.


dengan bersemangat beby memenangkan monopoli di ronde pertama, dengan riangnya ia mencoret muka sesil dan ega dengan spidol karna mereka kalah.


"lucu sekali muka kalian hahahahah" tawa beby mengejek


"liat aja bakal tak bales" seru ega.


"sesil bales juga kak beby" sesil yang ikut-ikutan.


"jangan curang ya ga, sil hahahahha".


.


.


.


. bersambung,,,,

__ADS_1


__ADS_2