
hari minggu yang tak begitu cerah, dimana suasana yang sangat nyaman untuk tidur. layaknya beby yang masih memejamkan mata dengan bermalas-malasan di kamar yang menurutnya sangat nyaman. berbeda dengan bebu, ega sudah berolah raga pagi bersama keluarganya walaupun hanya sekedar berjalan santai mengelilingi komplek bersama.
ega beriringan berjalan dengan sesil sang adik kesayangannya, sedangkan mama dan papanya juga beriringan. walaupun sudah berumur orang tua ega sangat harmonis dan selalu menjaga kerukunan rumah tangganya.
mama ega yang melihat keluarga dharmawan sedang jalan santai di depan rumah, mereka sangat harmonis menurut ibu beby. dengan bersemangat ia menghampiri keluarga dharmawan. mereka saling sapa dan berbincang-bincang tentang hal-hal ringan.
pak dharmawan dan istri sudah memasuki rumah dengan anak gadisnya, tinggallah ega dan mamanya beby yang masih duduk-duduk di depan rumah. berhubung di depan rumah kedua keluarga tersebut terdapat kursi dan dengan meja untuk bersantai.
"eh nak ega, tante bisa minta tolong ngk ?" pinta mama beby.
"minta tolong apa tan,? balasnya
"tuh beby ajakin sekali-kali olahraga, masak anak gadis cuma tidur saja kalo minggu" kesal sang mama pada anak gadisnya yang selalu menghabiskan weekend nya untuk tidur saja tanpa melakukan kegiatan yg positif.
"yah kalo beby nya gk mau gimana dong tan ?
"seret aja ga, tante gpp kok" jelasnya.
"kalo tante ngizinin biar ega seret kalo beby gk mau hahahahah" sambil tertawa ringan yang di ikuti mamanya beby.
"tante lucu deh"
__ADS_1
"noh samperin beby di kamarnya ga, ayuk bareng sama tente masuk" ajak mama beby.
"okelah tan"
mereka berdua berjalan beriringan memasuki rumah beby, ega menginjakkan kakinya masuk ke dalam rumah yang tampak sepi, hanya kelihatan para pegai rumah beby yang sesang bersih-bersih.
"ga kamar beby di lantai dua, kamu naik tangga terus belok kiri disitu dah kamarnya, bangunin aja, ajak olahraga sana" perintahnya pada ega.
"siap tan"
"tante ambilin minum dulu buat ega" dengan berjalan ke arah dapur.
"gak usah repot-repot tan".
"apa kata tante saja deh"pasrah ega.
ega menaiki anak tangga rumah beby peelahan-lahan, tibalah sekarang di depan pintu kamar beby. tanpa babibu ega langsung nyeloning masuk saja, tak di duga beby masih tidur dengan nyenyaknya sampai tak sadar kalo ada orang yang memasuki kamarnya.
"cihhh,, pules amat nih bocah," gumamnya.
"eh tapi kalo di lihat-lihat manis juga" dengan seringai jahat ingin menjaili beby yang tertidur..
__ADS_1
ega memencet hidung beby agar tidak bisa bernafas, tapi beby dengan spontan bisa mengalihkan dengan membuka mulutnya untuk bernafas. ega tampak berdecak kesal, dengan cara apa di bangunin cewek kebo ini. alhasil dia mengambil air di kamar mandi dengan gayung, dan menyiramkan ke muka beby sedikit demi sedikit, seolah-olah seperti hujan menurut beby.
"lah kok hujan" gumam beby dan masih memejamkan kedua matanya tanpa menghiraukannya lagi dan tetap terlelap. ega yang jengkel melihatnya langsung saja menyiramkan air dalam gayung tersebut ke beby.
beby sontak kaget dan gelagapan saat terbangun dari tidurnya, banyak umpatan yang di keluarkan dari mulutnya. ia membuka mata dan melihat siapa biang kerok yang menyiramnya saat tidur, siapa lagi kalo bukan ega cowok brengsek yang selalu mengganggu hidupnya dan perampas ciuman pertamanya pula.
"brengsekk,,, elo ganggu gue terus,,pergi" usir beby.
"wekkk" ega menjulurkan lidahnya dan berlari keluar kamar. beby yang tak terima langsung mengejar ega.
"setannnn, jangan lari" teriak beby,,
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung,,,,