
hari ini disekolah sedang diadakan acara perpisahan untuk murid yang akan menjadi alummi sekolah MA Kartika.
rahma pun sibuk karna dia menjadi panitia acara tersebut.
acara sedang berlangsun dengan lancar.
rahma dan teman temannya duduk di bagian samping yang khusus untuk panitia.
"ra' kamu ngapain ngelamun gitu."? tia yang duduk di samping rahma
" nga terasa ya tia kita sudah 1 tahun sekolah disini, punya sahabat seperti kalian. aku sedih tia karna aku tak bisa bersama kalian lagi. kata rahma yang melihat ke arah tia.
" kamu jangan bercanda aaaa, emangnya kamu mau kemana? tia sambil menegok ke arah panggung.
"aku mau pindah sekolah, karna ayahku di mutasi ke kota S. kata rahma yang sedih.
" jadi kamu mau pindah ninggalin kita, kata tia. sambil menunduk
" maaf kan aku ti... aku harus ingin memulai hidup yang baru, aku mau melupakan kk kadir, jika aku tetap disini aku takut tak bisa melupakannya. mungkin dengan lingkungan yang baru aku bisa melupakannya. ucap rahma.
" kita masih bisa kan berkomunikasi" .tia sambil memeluk rahma
" iya kalian adalah sahabatku sampai kapan pun aku akan tetap seperti ini. rahma sambil mengelus kepala tia.
" kamu kapan pindah ra, tia yang melepaskan pelukanya.
" besok pagi tia,tiket pesawat kami berangkat jam 8. aku mohon kepergianku kamu jangan memberitahukan siapa pun. rahma sambil menatap tia.
" emang kenapa ra' ucap tia.
" aku tak mau saja kalau ada yang tahu ke mana saya akan pergi. ini rahasia kita" rahma yang menaikkan kelingking jarinya.
" termaksud dengan kk kadir, kata tia
rahma seketika diam mendengar perkataan tia, oke oke saya akan janji, kata tia.
disisis lain kadir sedang bermasa ibunya dan gita. seperti biasa gita selalu manja dan berusaha menaklukkan hati kadir,
kk sampai kapan kk begini kepadaku, sebentar lagi kita akan menikah, bisaka kk memperlakukan aku dengan baik. bisa kah kk mencintaiku seperti aku mencintaimu. ucap gita yang. mendekatkan wajahnya ke kadir
dengan muka sedihnya( memang gita pandai bersandiwara, apa pun yang di inginkannya pasti akan di dapatnya).
__ADS_1
kadir hanya terdiam, entah kenapa akhir akhir ini kadir sering melamun dan lebih banyak diam.
gita melihat kadir yang tak berbicara hanya diam kayak patung, tapi dia tak menarik diri.
kk kadir tidak menolak apa yang aku lakukan kepadanya, itu berarti kk kadir mulai menerimanku. gita langsun mencium pipi kadir. aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta kepadaku. bisik rahma di telinga kadir.
kadir menegok ke arah gita, ya allah apa kha wanita ini yang akan menjadi istriku kelak,. apakah wanita ini yang engkau kirimkan kepadaku. ya allah aku sudah ikhlas dan menerima semua ini, aku akan berlajar mencintai wanita yang di sampingku, ucap kaadir dalam hati. sambil mengusap rambut gita.
" rahma yang melihat ke arah kadir menitihkan air mata, semoga kau bahagia bersamanya, saya akan mengikhlaskan mu dengan wanita itu. walau hati ini merasa berat. " rahma.
semua rangkaian acara sudah selesai. banyak orang tua murid sudah meninggalkan aula dan ada juga orang tua yang masih berbincang bincang dengan orang tua murid lainnya.
ibu aliyah, gita dan kadir sudah meninggalkan aula........
di tempat parkiran....
ibu dan gita tunggu disini, aku lupa mengambil hp ku di asrul yang saya titip tadi kata kadir kepada kedua wanita tersebut, kadir menujuh ke aula dia mencari keberadaan asrul. asrul kemana sih. apakah asrul sudah pulang. aku ketumahnya saja sebentar. ucap kadir.
disis lain rahma menaiki panggung dan duduk di kursi sambil mengambil gitar yang ada di sampingnya. rahma nyetel gitar dan memetik sekali sekali untuk mengecek nada.
" assalamualaikum semuanya, maaf menganggu kalian. selamat untuk kk kelas kami yang sudah lulus dan jadi alummi."
" gambaran hati" nazia marwiana.
rahma mulai memainkan gitarnya.
Sebuah kisah ku tuliskan dalam lagu
Ku cerita kan gambaran hatiku
Sungguh sakit aku tak mampu
Saat dirimu pergi tinggal kan ku
Hancur semua tiada lagi yang tersisa
Dirimu berubah dan kini berpaling muka
Saat sayang sayang nya kau tlah mendua
Kau berikan hatimu untuknya
__ADS_1
Perih luka yang engkau berikan
Namun ku bersabar walau ku tak bisa
Sakit kuterima kenyataan
Dirikuengkau sisihkan dirimu tak setia
Bila dirimu tak bisa
Terima kekuranganku
Berikan lah aku waktu
Untuk ku membuktikannya
Ku percaya aku bisa
Buat dirimu bahagia
Segala upaya ku coba
Walau batin ku tersiksa
Kini engkau telah pergi
Tinggalkan sejuta luka
Ku hanya bisa berdo'a
Agar dirimu bahagia
Kau dambakan perpisahan
Yang tak pernah ku inginkan
Seiring berjalan harus aku terima
maafkan aku ra semoga engkau menemukaan laki laki yang begitu mencintaimu. ucap kadir yang meninggalkan rahma.
🥰💐🥰💐🥰💐🥰💐🥰💐🥰💐🙏💐💐🙏💐💐🥰💐🥰🥰💐🥰🥰💐🥰💐🥰💐💐🥰
__ADS_1