
keesokan harinya......
jam menunjukkan pukul 05.30, rahma baru bangun dan menunaikan sholat subuh.
selamat pagi mas reza, apa kabarnya kamu disana. ucap rahma yang menatap matahari yang terbit.
" sedang apa sus disini ucap dr.rita
" eh...dokter, lagi menikmati matahari terbit. ucap rahma
" sus coba de lihat disana, badan-badan mereka kekar dan berotot. ucap dr. rita yang menunjuk kearah pak tentara yang sedang berolaraga.
" dok... ingat suami di rumah ucap rahma yang terseyum
" sekali-kali sus, kita memandang ciptaan tuhan. ucap dr. rita
" hahahahha. kalau di pikir iya juga sih dok, badan mereka sangat kekar, tampan dan pintar-pintar ucap rahma yang menatap pak tentara yang sedang berolaraga.
tiba-tiba muncul seseorang dari depan mereka dan menghalagi pandangan rahma.
" kamu apa-apaan sih, pindah sana menghalagi saja pandanganku. ucap rahma yang cuek dan tak menatap orang di depannya.
" dokter rita hari ini jam berapa kita akan visite terhadap anggota kami, ucap kadir.
suara itu.... batin rahma yang melihat kearah kadir, ternyata yang menghalangi pandangan rahma itu kadir.
" hehheheh. sekitar jam 08.00 kk. ucap dr.rita
" sekarang jam berapa ucap kadir
" sekarang jam 07. 45 ucap dr. rita
" sekarang dr.rita siap-siap. ucap kadir.
dokter rita pergi meninggalkan kadir dan rahma.
rahma masih tetap memandangi pak tentara yang sedang berolaraga.
" kamu suka pria yang berbadan kekar, ucap kadir
" iya aku suka. ucap rahma yang asal dan tetap memandang pak tentara yang sedang berolaraga.
" berarti kamu juga suka dong sama badan aku,. ucap kadir. yang semakin mendekati rahma.
rahma yang tersadar maksud pembicaraan kadir, langsun pergi dari hadapan kadir. dasar tentara mesum. ucap rahma.
kadir yang mendengar ocehan rahma hanya bisa terseyum, kamu semakin sulit di taklukkan ra' tapi aku tak akan menyerah begitu saja. ucap kadir.
pas pukul 08.00 kegiatan visite untuk anggota TNI segera di mulai.
yang bertugas pagi ini dr.rita, rahma, eda, murni, mila,
hari ini akan ada pengambilan sempel darah.
rahma, membantu murni menyiapkan alat
untuk pengambilan darah.
" aura kamu bantu aku disini ya. perukku terasa sakit karna haid. biar mila yang mengukur tekanan darah mereka.ucap murni
" oke. kamu istirahat saja di belakang biar aku saja yang mengambil darah mereka. ucap rahma.
disisi lain sudah banyak yang mengantri untuk memeriksa kesehatan mereka.
kadir nampak sangat ganteng, dia hanya memakai baju kaos hitam lengan pendek. dan celana tentara.
" selamat pagi letnan ucap herman.
" pagi ucap kadir
" letnan juga kesini mau periksa kesehatan ya. ucap herman
"tidak aku hanya melihat-lihat proses kerja dari tim medis yang kita punya. ucap kadir
" kebetulan letnan, sekalian cek darah dulu. ucap herman yang menarik kadir ke dalam ruangan.
sesampai di dalam ternyata sudah banyak yang mengantri. tapi pemeriksaan belum di mulai.
" mudur kalian biar letnan yang duluan ucap herman.
kadir pun duduk dikursi dan menatap orang di depanya.
__ADS_1
" permisi pak boleh saya tahu namanya bapak siapa ucap rahma yang cuek.
" abdul kadir jaelani. ucap kadir yang tak berhenti menatap rahma.
" baik pak saya akan memgambil darah bapak di bagian lipatan lengan bapak, ucap rahma yang tenang.
rahma memakai sarung tangan, dan memulai memasang Tourniquet di lengan kadir, setelah itu rahma mengambil kapas alkohol dan membersihkan lipatan lengan kadir,
rahma mengambil spuit 3 cc dan membuka penutupnya.
seketika rahma melirik kadir,. karna rahma tahu kalau kadir sangat takut dengan jarum suntik.
kadir yang melihat jarum suntik itu langsun menutup matanya.
" ha.aaa... teriak kadir.
" maaf pak saya belum menyuntikan spuit ini ke lengan bapak ucap rahma.
seketika semua orang yang berada disana tertawa. kadir melotok ke arah anggotanya.
" aku harus tusuk di bagian mana ya. kiri atau kanan ucap rahma yang jail.
" aku tusuk di bagian tenggah saja, ucap rahma yang memulai menusuk lipatan lengan kadir.
tiba-tiba tangan kadir mengenggam tangan rahma dan mendorong spuit masuk ke pembulu darah. rahma pun kaget dan menatap kearah kadir.
" cepat ambil darahku ucap kadir yang melepas genggaman tangannya.
rahma pun mengambil darah kadir dengan berhati-hati, dirasa sudah cukup rahma menarik spuit keluar dan mengambil kapas dan menekan tempat pengambilan darah. dan melepaskan Tourniquet di lengan kadir. darah di spuit langsun di masukkan ke dalam Vacuum Tube.
" sudah ucap rahma.
kadir berdiri dan meninggalkan tempat itu....
" apa tadi kadir marah ya sama aku, karna aku jail sama dia, batin rahma.
jam menunjukkan 13.50 dan pemeriksaan sudah selesai. dan mereka pergi ke ruangan untuk makan siang. setelah mereka selesai. rahma keluar dari ruangan dan mencari jaringan.
kenapa jaringan di sini jelek sekali, ucap rahma.
rahma terus berusaha mencari jaringan karna ingin menelfon bunda dan ayahnya.
📞 assalamualaikum bunda
📞..............
📞alhamdulillah rahma baik.
📞.........
📞maaf bunda jaringan disini jelek sekali, ini aku di atas pohon
📞.... iya bun I love you
rahma memutuskan telfonya dan menyimpang handphone di kantong celananya.
" terus bagaimana caranya aku turun dari sini ucap rahma.
rahma berusaha turun dari pohon, dan ketika kaki rahma menginjak ranting pohon....
haaaaaaaa........ teriak rahma yang menutup matanya.
plak......... rahma terjatuh dari pohoh. tapi.... kenapa badanku tak terasa sakit ucap rahma.
" ya iyalah kamu bukan jatuh ketanah tapi kamu jatuh di atas badanku. ucap kadir
" kamu..... ucap rahma yang langsun berdiri.
" bukanya terima kasih.... ucap kadir.
" siapa suruh kamu menangkapku. ucap rahma yang meninggalkan kadir..
rahma yang bergegas pergi dan tak melihat jalan,
prek..... rahma menginjak sesuatu.
" ra" berhenti. kamu jangan bergerak. teriak kadir
rahma seketika berhenti dan menatap kadir.
" kamu jangan bergerak di sini banyak ranjau ucap kadir.
__ADS_1
" apa.... kamu bilang disini banyak ranjau. siapa orang bodoh memasang ranjau disini teriak rahma.
" eh..... kamu bukanya minta tolong malah bilangin aku orang bodoh ucap kadir yang duduk di bawah pohon.
rahma hanya diam dan tak bisa bergerak.
" sebelum ranjau ini meledak ada pesan terakhir yang perlu kamu sampaikan. ucap kadir yang melirik rahma.
" apa kah ranjau ini akan meledak, ucap rahma yang menitihkan air mata.
" iya ranjau itu akan meledak ketika kamu bergerak ucap kadir yang mendekat.
" kamu nga pantas di sebut tentara, kalau kamu tak berusaha menyelamatkan aku. ucap rahma
" hei.... nona manis, aku juga manusia biasa yang takut mati ucap kadir.
rahma terdiam sesaat dan memulai bicara lagi
" kalau nanti aku mati di sini aku mau di kuburkan di samping makam suamiku, bunda dan ayah aku minta maaf yang tak bisa menjadi anak kebanggaanmu. dan buat sahabatku jangan perna melupakanku. ucap rahma.
kadir terseyum mendengar ucapan rahma.
" dan buat kamu aku sangat- sangat membencimu pak abdul kadir jaelani yang terhormat. ucap rahma yang menangis.
kadir mendengar ucapan rahma langsun memeluk rahma "biar aku yang akan mengantikanmu, lepaskan kakimu jika aku berhitung sampai 3. ucap kadir yang melepaskan pelukannya.
" kamu sudah gila ya.. apa tidak ada cara lain. ucap rahma.
" ikuti apa yang aku perintahkan. ucap kadir.
rahma hanya menganggukan kepalanya.
" 1.....2....3...... rahma melompak ke arah kadir dengan mata tertutup. dan memeluk kadir. mereka jatuh bersamaan.
" hahahahaha.. ketawa keras kadir
rahma membuka matanya, dan menatap kadir.
" kamu.... bohong sama aku ucap rahma yang memukul badan kadir.dan berusaha untuk berdiri.
kadir yang berusaha menahan tangan rahma.
" ra' gimana kabarmu, selama ini apa yang kamu lakukan, apakah kamu masih ingat aku, aku selalu merindukanmu ucap kadir yang memeluk rahma.
" lepaskan aku, aku membencimu. ucap rahma yang berusaha melepaskan pelukan kadir. tapi uasahanya sia-sia karna tenaga rahma tak sekuat dengan kadir.
"Aku hanya ingin mendapatkan sedikit waktu untuk selalu berdua denganmu. Apabila aku ini egois, maka maafkan aku sebab aku merindukanmu. ucap kadir.
rahma yang meyikuh dada kadir dan berusaha melepas pelukan itu, akhirnya berhasil. sehinga rahma berdiri dari posisinya tadi.
" dasar tentara mesum mengambil kesempatan dalam kesempitan, aku benci kamu. ucap rahma yang meninggalkan kadir.
" terkadang cinta berarti rela melepaskan saat kau ingin mendekapnya lebih erat.
"Ujian kesetiaan yang sesungguhnya adalah ketika memburuknya suatu hubungan. dan Terkadang, meski dia telah memberikan 1000 alasan tuk meninggalkanmu, kamu tetap mencari sebuah alasan tuk bisa bertahan dengannya.
🤭🤭🤭🤭🤭🤭🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
**jangan lupa kk tingalkan jejak di kolom comentarnya.
author selalu mengingatkan jangan lupa vote N like.
kalian tahu nga setiap? 2 jam aku selalu buka aplikasi ini. karna kenapa???
author senang jika kalian like dan comentar. itu yang membuat author merasa bersemangat. apa lagi kalau kalian vote, 🥰🥰🥰
author tidak bisa berkata-kata lagi selain terima kasih tlah mendukung ku.🙏**
jangan lupa vote ya... caranya gampang baget tinggal klik vote seperti di gambar diatas, setelah itu muncul gambar seperti di bawah
setelah itu tekan vote yang aku tandai di atas dan setelah anda klik vote. gambar akan muncul seperti di bawah ini
lalu tekan beri tip... selesai...
gampang kan🙏
__ADS_1