
Disisi lain ulil baru datang dari memeriksa warga yang sedang sakit yang berada di rumahnya. ulil menghentikan langkahnya dan melihat ke arah mobil di depan puskesmas pembantu.
" Itu kan aura,siapa laki-laki yang bersamanya . Batin ulil.
Kalau di perhatikan dari belakang pria itu kayaknya ganteng baget, badan yang tinggi dan kekar, apa lagi kulitnya putih. Batin ulil.
Ulil melangkahkan kakinya ke arah rahma, baru beberapa langkan ulil melihat letnan kadir sedang memperhatikan mereka.
" itu kan bang kadir, pasti hatinya sakit melihat orang yang disayangi di peluk sama laki-laki lain, kalau aku mah... di posisi bang kadir, aku labrak laki-laki itu, batin ulil.
Tak lama kemudian bang kadir meninggalkan mereka, dan ulil berjalan mendekat kearah rahma.
" Ehm........... udah peluknya, nanti ada yang cemburu loh ucap ulil yang berada di belakang renaldo
Renaldo melepas pelukannya dan menatap tajam ke arah ulil,
`
" ehhhhhh...kamu, waktu itu yang menculik sahabatku kan ? ucap ulil yang menunjuk renaldo.
Renaldo hanya diam dan menatap tajam ke arah ulil.
" Eh....mata loh jangan sampai copot di tempatnya, nga perna lihat cewek cantik ucap ulil
" Ha..... dasar cewek aneh, ucap renaldo
"Apa kamu bilang barusan, ucap ulil yang mendekat ke arah renaldo.
"Iya kamu itu cewek aneh, tingkat kepedeanmu sanggat berlebihan. Ucap renaldo yang menatap ulil
Rahma yang mendengar adu mulut antara renaldo dan ulil langsun menarik tangan ulil kedekatnya,
"Maaf kan sahabatku ini, memang dia orangnya kayak gitu, tapi dia sanggat baik ko, ucap rahma.
Renaldo yang mendengar itu terseyum ke rahma dan pamit pulang.
"aura aku pamit ya sampai ketemu lagi, ucap renaldo yang megulurkan tangannya ke arah rahma.
Ulil yang melihat rahma ingin membalas uluran tangan renaldo,langsun menarik tangan rahma dan ulil membalas uluran tangan renaldo.
" pulang sana nga usah pamit sama sahabatku, kamu disini ngangu saja. Ucap ulil yang menarik tangan rahma untuk pergi di hadapan renaldo,
" Hey..... kamu wanita aneh teriak renaldo.
Ulil membalikan badannya sesaat dan melihat kearah renaldo. Ulil menjulurkan lidahnya ke renaldo dan pergi. Dasar pria gila.... ucap ulil
"awas lo nanti kamu suka sama renaldo ucap rahma
__ADS_1
" haa. Aku suka sama dia, no..... aku berharap tak akan berjumpa lagi sama dia apalagi suka. ucap ulil.
Rahma hanya terseyum melihat sahabatnya,...
........................
Rahma seharian di sibukkan dengan pekerjaannya, dan mengantikan eda di bagian obat
` mil.... aku kegudang dulu ya.! Mau ngecek stok obat kita, ucap rahma,
` oke sus, sekalian ampra sarung tangan dan kasa, ucap mila.
` sip... ucap Rahma yang meninggalkan mila di ruang perawat dan menujuh kegudang obat.
Sesampai di gudang obat rahma mengecek stok obat dan mengampra, waktu berjalan sangat cepat, jam makan siang pun tlah tiba, tapi rahma masih sibuk dengan pekerjaannya.
Di sisi lain herman dan kawan-kawanya, sudah datang membawah makanan untuk mereka,
` selamat siang semuanya, maaf sedikit terlambat, ucap herman.
` alhamdulillah akhirnya datang juga ucap semuanya.
` ayo mari makan, ucap herman yang menaruh nasi kotak di atas meja,
Merekapun mengambil bagian mereka, dan memakannya, di atas meja sisa 2 kotak,
` mil... aura di mana kok aku tak melihatnya. Ucap ulil
Ulil yang mendengar ucapan mila langsun berdiri dan mengambil kotak nasi yang ada di meja, ulil sangat khawatir tantang kesehatan sahabatnya, karna rahma mempunyai riwayat dispepsia, ulil buru-buru mengambil dan pergi ke gudang, di perjalanan ulil ketemu dengan bang kadir,
`suster ulil mau kemana, kok buru-buru ucap kadir
` abang aku mau bawah makan siang suster aura,
` oh... gitu ucap kadir,
Kadir sebenarnya mau menawarkan diri ke ulil agar dia yang membawahkan makanan itu untuk rahma, tapi kadir nga tahu mau bilang apa.
Ulil yang melihat bang kadir sepertinya sedang memikirkan sesuatu,
` bang boleh nga aku minta tolong, ucap ulil yang memengang perutnya.
" iya sus dengan senang hati ucap kadir.
" aku minta tolong ke abang bawah nasi kotak ini sekarang ke rahma.saya takut nanti penyakit dispepsi (maag) rahma kambuh lagi,ucap ulil sambil memberikan nasi kotak kepada bang kadir. dan ulil pergi meninggalkan kadir.
" aura ada di gudang obat bang. teriak ulil dari kejauhan.
__ADS_1
Kadir pun pergi ke arah gudang obat untuk menemui rahma, sampai disana kadir masuk ke gudang dan meletakkan nasi kotak di meja, dan mencari keberadaan rahma.
Di rak paling ujung terdengar suara seseorang, kadir pun melangkahkan kakinya ke arah sumber suara, dan melihat rahma sedang kesulitan mengambil kasa gulung yang tersimpang di atas rak,
` ha..... bagaimana caranya aku mengambil kasa itu, sedangkan disini tak ada tangga sama sekali, ucap rahma.
Kadir yang mendengar ucapan rahma langsun mendekat kearah rahma dan berdiri di belakang rahma, dan mengambil kasa gulung di atas rak.
rahma yang merasa ada orang di belakangnya langsun membalikan badannya, sehingga badan mereka tak berjarak lagi, bau farpum ini sangat dia kenal 11 tahun lalu.
rahma menegok keatas dan melihat wajah laki-laki yang perna dia cintai,
Setelah kadir mengambil kasa gulung itu, kadir langsun menegok kebawah, mereka saling bertatap muka, mata itu yang selalu kadir rindukan, mata itu yang membuat kadir gagal move on.
Rahma menatap mata kadir, mata ini yang selalu aku rindukan, bau farpum ini yang selalu ingin aku cium, entah apa yang rahma pikirkan sehingga tangan rahma sudah ada di wajah kadir........ dan seketika masa lalu terlintas di pikiran rahma, bagaimana sedihnya ketika rahma di tinggal oleh kadir,
Sakit dan kecewa yang dirasakan oleh rahma, air mata rahma jatuh membasahi pipinya.
Kadir yang melihat rahma menitihkan air mata langsun menghapus air mata itu, sudah cukup air mata ini mengalir di pipimu, aku berjanji tak akan membuatmu kecewa lagi, sudah cukup penderitaan yang kamu rasakan, batin kadir
` maaf ucap kadir yang berhasil membuat rahma tersadar dari khayalannya.
rahma seketika mendorong sedikit dada kadir, sehinga badan mereka menjauh, rahma hanya diam dan menunduk kan kepalanya ke bawah.
raβ kamu bodoh apa yang kamu lakukan tadi, itu sangat memalukan batin rahma,
rahma menarik napas panjang dan melangkahkan kakinya untuk pergi meninggalkan kadir, tapi sayang ketika rahma baru melangkah, kadir memengang tangan rahma dan memeluk rahma,
tangan ini dan pelukan ini seperti mimpiku waktu itu... batin rahma
ra` aku mencintaimu,aku merindukanmu, aku ingin menepati janjiku 11 tahun yang lalu, ucap kadir,
` sudah lah bang aku tak mau mendengar itu lagi ucap rahma
` tapi aku mau kamu tahu semua isi hatiku, selama 11 tahun aku mencarimu, ucap kadir
" abang tak usah ungkit kembali masa itu.
ucap rahma.
" tolong lepaskan aku bang. aku harap abang bisa membuka hati abang untuk wanita lain ucap rahmayang berusaha melepaskan diri dari kadir.
" ra aku tak bisa. kenapa kamu tak merespon perasaan ku ke padamu, sampai kapan aku akan menunggumu, tidak cukupkah kau melihat pengorbananku selama 11 tahun. ucap kadir yang sedikit tinggi.
" baik ra' jika itu maumu. aku akan melupakanmu dan akan membuka hatiku kepada wanita lain asal kamu bahagia. ucap kadir yang meninggalkan rahma.....
π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°ππΎππππππππππππ
__ADS_1
ternyata cinta itu rumit ya,
Akan ada masanya dimana seseorang memilih mundur dan sadar diri, bahwa cinta tak harus saling memiliki.