
"Matahari yang hangat, selalu mengingatkanku padamu. Selamat pagi untuk seseorang yang selalu ada di dalam doa namun tak terlihat oleh mata. Selamat pagi untukmu yang jauh disana. semoga kau bahagia.
itu lah yang sering rahma ucapkan setiap paginya.
rahma sudah berpakain rapi lengkap dengan seragam kampusnya dan almamater warna hijau..... rahma mempoles wajahnya sedikit, terlihat natural. sambil memandangi wajahnya di cermin.
tok...... tok..... tok...
"masuk.... ucap rahma"
"ibu menunggu non di ruang tamu. kata bi ina"
"iya bi sebentar lagi saya turun. ucap rahma"
rahma mengambil tasa dan kunci mobil lalu keluar dari kamar.
" selamat pagi ayah dan bundaku tersayang rahma sambil mencium ayah dan bundanya.
" kamu itu dari dulu main cium cium saja,. nga malu apa sudah gede kayak gini. kata bunda
rahma hanya terseyum dan cegigisan melihatkan gigi putihnya.
" kamu pulang jam berapa tadi malam na. ucap ayah
" jam 11 malam yah... kata rahma yang dududk di sofa
" kamu nga capek nak, pulang kuliah langsun ke cafe. ucap ayah
" sebenarnya capek yah..... ucap rahma sambil meminum susu hangat yang di buat bunda
" apakah tidak cukup uang jajan yang ayah berikan ke kamu, sehingga kamu manggung ke cafe cafe. kata ayah
" ayah ku sayang, bukan begitu yah. malahan uang jajan ayah kasih ke aku sudah melebihi. hanya saja pekerjaan manggung ke cafe-cafe itu hoby aku ayah.
" tapi nak...... kata ayah
__ADS_1
" ayah aku tak mau merepotkan ayah dan bunda, aku ingin hidup mandiri. ucap rahma.
semenjak rahma tinggal di kota S, dia sangat mandiri, dan tertutup tentang masalah pribadinya. bahkan sampai sekarang dia masih jomblo. bukannya nga ada yang suka. tapi nga ada yang membuat rahma merasa nyaman.
di sekolahnya dulu rahma rahma selalu ikut belah diri, dan keseniaan.
jam menunjukan pukul 06.30
"bunda rahma izin pulang telat ya, karna di kampus akan ada pembekalan untuk mahasiswa NERS yang akan praktek ke rumah sakit.. rahma berangkat dulu. takut telat. kata rahma
" hati-hati nak di jalan jangan ngebut kata bunda.
di perjalanan rahma membawah mobil sangat cepat, karna rahma pikir masih pagi belum banyak mobil lalu lalang.
ketika rahma melintasi lampu merah dia tidak berhenti, di pikiranya masih pagi, pasti pak polisinya belum ada......
prikcc......prick..... prickkk...
suara sumpritan ......
rahma pun menepihkan mobilnya kepinggir jalan.
" polisi: selamat pagi bu,bisa minta waktunya sebentar?
" rahma : pak polisi yang ganteng jangan panggil ibu dong, masih muda dan cantik kayak gini, di bilang ibu.
" polisi: terus mau di panggil nenek. sambil menatap rahma.
" rahma yang kelihatan kesal lalu melihat pak polisi dengan tatapan tajam.
" nenek jangan lihatin pak polisi terus nanti jatuh cinta pada pandagan pertama, ucap pak polisi yang satunya lagi.
" panggil aku adek saja pak. rahma terseyum paksa.
" nga mau di panggil sayang, kata pak polisi yang satunya lagi.
__ADS_1
" adi kamu nga ada kerjaan apa, kamu kesana saja pantau lalu lintas disana. ucap pak polisi
" hahahahahh adi ketawa dan pergi meninggalkan reza.
" reza: boleh adek keluar sebentar.
rahma pun keluar dari mobilnya.
" maaf saya lihat anda telah melanggar lampu lalu lintas. ucap reza.
"rahma :maafkan saya pak. saya terburu-buru
" reza : bisa saya lihat sim dan stnk anda?
rahma mengambil tas dan megeluarkan sim,stnknya lalu diberikan kepada reza.
reza mengambil sim dan stnk tersebut di bacanya nama naura rahma hidayat. nama yang cantik secantik orangnya. batin reza
" maaf,tapi saya harus menilang anda karena telah melanggar peraturan. kata reza dengan muka datar.
rahma sangat kesal... karna 30 menit waktunya di buang begitu saja.
" terserah bapak saja. ucap rahma sambil memayungkan bibirnya.
reza melihatnya terseyum, kenapa aku senang melihat dia kesal, aku kerjain aja batin reza
" panggil aku reza saja. yang di katakan temanku tadi apa boleh aku panggil kamu sayang. ucap reza yang menatap rahma.
rahma yang mendengar perkataan reza sontak melihat kearah reza dan menatap tajam.
" jangan di tatap terus nanti kamu suka sama aku. ucap reza
" oga..... dasar polisi mesum. ucap rahma
" kalau sama kamu nga apa apakan calon bhayangkari ku. ucap reza yang terseyum dan menarik tangan rahma dan memberikan surat tilang.
__ADS_1
" dasar polisi gila, polisi mesum. ucap rahma dan pergi meninggalkan reza.
reza dari tadi yang menahan ketawanya. terbahak bahak melihat tingkah rahma.