
" apa yang kalian lakukan. ucap seseorang wanita
" rahma, ucap kadir yang kaget.
riska yang mendengar nama tersebut, terseyum dan memperlongar pelukannya ke kadir dan langsun mencium bibir kadir.
rahma kaget apa yang di lakukan riska, ini di luar dugaannya.
kadir yang mendapat perlakuan terhadapnya langsun mendorong riska ke belakang.
" ra' kamu dengar penjelasan ku dulu, semua yang kamu lihat itu tidak benar. bidan riska hanya.....
" hanya memeluk dan mencium bang.
enak dong di cium mumpung gratis. ucap rahma yang sedikit meninggi.
riska yang terseyum menyaksikan pertengkaran mereka, di pikiran riska mereka bakalan putus dan membatalkan pernikahan mereka.
" jadi begini kelakuan abang jika di belakang ku. ucap rahma
" dan kamu wanita murahan, kamu tidak tahu malu, aku kasihan kepada orang tua yang telah melahirkanmu. ucap rahma
" kamu jangan bawah-bawah nama orang tuaku di sini, ini urusan kita. ucap riska yang berdiri di depan rahma.
" begini caramu untuk mendapatkan lelaki yang bahkan sudah mempunyai tunangan, di mana harga dirimu sebagai wanita, ucap rahma
" diam kamu wanita murahan... ucap riska yang ingin menampar rahma tapi ditahan oleh rahma.
" jangan biarkan aku menjadi murka, ucap rahma yang membanting tangan riska dengan kasar dan membalikan badan untuk meninggalkan mereka.
riska tersentak ke kanan dan terjatuh. dasar wanita p....... ucap riska yang berdiri dan mendorong rahma ke depan.
untung saja ada renaldo dan ulil yang baru datang dari balik pintu.
" kamu tidak apa-apa ucap renaldo yang melepas pelukannya dari rahma.
" aku tidak apa-apa ucap rahma yang melihat ke arah ulil.
ulil terseyum dan mengemgam tangan sahabatnya, dan berusaha menguatkan rahma, ulil tahu kalau rahma sekarang terbawah emosi.
rahma melepas tangan ulil dan membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya ke arah riska.
plak...plak
2 kali tamparan di pipi riska,
" aku sudah memperingatimu jangan membuat ku murka terhadapmu. ucap rahma
" dan kamu bang, mulai malam ini jangan perna menghubungiku lagi, dan kita putus ucap rahma yang berlari meninggalkan mereka
ulil yang mendengar keputusan rahma, kaget kenapa sahabatnya mengambil keputusan seperti. bahkan rahma tahu kalau kadir tak melakukan apa-apa, hanya riska yang berusaha mendekatinya.
kadir yang melihat rahma lari keluar merasa sedih, dia tak sempat menjelaskan apa yang terjadi yang sebenarnya. kadir melepas paksa infus yang terpasang di tangannya dan mengambil baju yang ada di sampingnya.
dan berusaha mengejar rahma.
" bang tangan mu berdarah dan llukaucap riska yang mengemgam tangan kadir.
" luka ini tak sebanding luka yang di alami rahma, ini semua gara-gara kamu, sudah berapa kali aku mengatakan kepadamu, aku tak mungkin mencintaimu, ucap kadir yang melepas tangan riska dan meninggalkan mereka.
" riska..... sampai kapan kamu akan terus begini, apa kamu sudah puas membuat mereka bertengkar dan terancam gagal menikah ucap renaldo yang mendekati riska.
" riska menatap renaldo, iya aku senang mereka putus, agar bang kadir menjadi milikku. kalau bang kadir tidak bisa menjadi milikku, tak seorangpun yang bisa memilikinya. ucap riska
" dasar wanita sinting, lebih baik kamu memeriksakan ke jiwaan kamu ke dokter supaya otak kamu nga koslet kayak gitu ucap ulil.
" mas kita pergi, biarkan wanita ini bermimpi di dunia mimpinya. ucap ulil yang menarik tangan renaldo.
" mas wanita itu mantan mas kan??
" iya.
" mas yakin perna pacaran sama wanita sinting itu ucap ulil yang menatap tajam renaldo dari samping.
" lihat jalanmu nanti kamu jatuh lo.
" ih.... mas jawab dong.
__ADS_1
" iya mas perna pacaran sama dia selama 3 tahun. ucap renaldo
" apa selama 3 tahun pacaran sama wanita sinting itu.
" iya emang kenapa.
" jangan sampai mas ikut-ikutan sinting kayak seperti mantan mu itu.
" aku akan gila seperti riska jika ada seseorang yang berani mendekatimu dan merebutmu dari ku. aku lebih parah lagi dari riska. ucap renaldo yang merangkul ulil.
...........................
disisi lain kadir berusaha mengejar rahma,
" ra' tunggu ucap kadir yang berteriak.
tapi rahma tak memperdulikan teriakan kadir, hingga kadir tak sangup lagi untuk mengejar rahma. kadir diam di pinggir jalan dan duduk sambil memijik kepalanya.
rahma membalikan badanya dan melihat kadir sedang duduk dan memijik kepalanya. rahma merasa kasihan dan menghampiri kadir.
" bang apa kepalanya masih sakit, ucap rahma yang berjongkok di hadapan kadir.
kadir langsun memeluk rahma.
" ra maaf kan abang, aku bisa jelaskan semuanya.
" aku dan riska tak melakukan apa-apa. riska hanya membantuku menganti baju, dan... ucap kadir yang terhenti. tidak mungkin aku mengatakannnya jika rahma memelukku dan aku membiarkannya.batin kadir.
" dan memeluk, mencium abang. dan sayangnya lagi abang tak menolaknya. malah membiarkan bidan sinting itu melakukannya..ucap rahma yang melepaskan pelukan kadir.
" abang kamu tahu kan aku paling tidak suka di hianati, aku paling tak suka di bohongi.
" selama ini aku sangat percaya kepadamu. tapi apa yang abang lakukan di belakangku, kamu tlah melukai hatiku yang sekian kalinya.
ucap rahma
" dasar wanita sinting, bukan hanya ingin merebut bang kadir, dia juga tukang ngintip. baik riska aku akan mengikuti permainanmu.
batin rahma.
" letnan ada apa? suster aura sejak kapan datang ucap herman yang melirik rahma.
" nga usaha, bawah saja aku ke markas, aku akan istirahat disana. ucap kadir.
" tapi bang, abang masih perlu di rawat.
kadir melihat ke arah rahma dan menatap tajam, aku sudah menyakiti hatimu, dan membiarkan bibir ini di sentuh oleh wanita lain tapi kamu masih perduli kepadaku, maafkan aku ra' membuatmu kehilangan kepercayaanmu. batin kadir
" nga usaha, walaupun aku mati itu yang lebih baik buatku.
" ya allah apa yang aku perbuat, ingin aku rasanya memgatakan yang sebenarnya. dan memelukku bang.batin rahma.
" aura kamu disini tadi aku mencarimu........ ucap mila yang menghampiri rahma
" kamu.... ucap herman yang menunjuk mila
" aku perlu penjelasan kamu, aku jemput kamu di rumah renaldo. ucap herman yang meninggalkan mereka dan mengantar kadir ke markas.
" aduh.... kenapa harus ketemu bang herman sih ucap mila,
" mil kita pergi sekarang, si pelakor sedang mengintai. ucap rahma
" apa.......
" ups..... kamu itu pelankan suaramu. (Rahma)
mereka pun pergi meninggalkan tempat itu, disisi lain riska sangat bahagia mendengar rahma memutuskan kadir. akhirnya kamu akan menjadi milikku bang kadir.๐๐๐ batin riska.
di markas
" letnan saya izin keluar, ucap herman
kadir menganggukan kepalanya dan membaringkan badannya di tempat tidur,
tak lama kadir tidur dengan pulas.
disisi lain herman sudah ada ada di depan rumah renaldo, dan masuk untuk menjemput mila,
__ADS_1
" tok...tok....tok...
" assalamualaikum
" waalaikum salam ucap ulil
" heeeee. abang herman silakan masuk
" kamu juga ada disini,
ulil hanya memasan seyum manisnya.
" kalian memang benar-benar susah di tebak.
" mana mila, ucap herman.
" di kamarnya ulil langsun menunjuk kamar mila
" herman langsun pergi dan menujuh kamar mila
sesampai di kamar mila, herman langsun melihat sekeliling kamar mila, ternyata kamu sedang mandi sayang.
5 menit kemudian mila keluar dari kamar mandi dan menujuh ke lemari ingin mengambil baju.
herman memperhatikan mila orang yang begitu dia cintai dan rindukan selama ini.
dengan lampu yang tidak begitu terang herman membaringkan badanya di tempat tidur.
mila yang belum sadar kehadiran heran.
mila melepas handuk yang di pakainya, untung mila sudah memakai celana dalam dan bra sehinga bagian intimnya tidak
terespor. herman yang melihat itu langsun mengambil selimut di samping nya dan memakaikannya ke badan mila dari belakang.
mila kaget dan berteriak, tapi tangan herman langsun menutup mulut mila dan membalikan badan mila.
" kamu jangan perna telanjang di rumah orang, untung aku melihatnya, kalau orang lain. ucap herman yang melepaskan tangannya dari mulut mila.
" abang, ngapain disini,
herman menatap tajam dan mencium pipi mila, ini hukuman kamu tidak memberitahukan aku jika kamu kesini.
dan ini...... herman mencium bibir mila sangat lama. ini hukuman kamu yang berani telanjang di rumah orang. ucap herman
" abang minta dicium lagi dong masih kagen ucap mila yang sedikit mengoda.
" nanti jika sudah sah kamu minta lebih aku kasih ucap herman yang mengacak rambut mila.
" hanya minta di cium saja, nunggunya di sahkan dulu, haaa kelamaan ucap mila yang langsun mendorong herman ke tempat tidur.
mila mencium bibir herman dan **********
herman pun membalasnya. tangan herman meremas payudara mila dan melepas bra yang di pakai mila. herman menganti posisinya, sekarang badan herman di atas badan mila, herman semakin terbawah suasana. payudara mila di isap dan di mainkan di mulut herman, sehingga membuat mila mengeluarkan suara.
"ahhhhhhhhh.....
herman melihat mila.....
"astagfirullahallazim
herman bangun dari posisinya.
" maafkan abang dek, abang khilaf. abang janji akan menikahimu. abang akan bertanggung jawab.ucap herman yang mengusap wajahnya
" abang nga usah minta maaf, mila yang memulainya, abang nga usah merasa bersalah kayak gitu.abang nga usaha bertanggung jawab, mila tak akan hamil kalau hanya di cium saja. ucap mila
" pokoknya aku harus menikahimu secepatnya. apa kamu mau menikah denganku.
" abang siapa sih yang tidak mau menikah dengan abang, aku pasti mau.
" ya sudah kamu pakai baju, aku tunggu kamu di luar.
" nga mau di lanjutkan yang tadi bang ucap mila yang mengoda.
" kamu itu, tunggu saja kalau sudah sah, aku akan membuatmu babak belur๐ ucap herman yang meninggalkan mila.
...........,.............
__ADS_1
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐