
di dalam mobil menujuh ke cafe,
" wanita yang tadi itu keren ya., bela diri nya bagus, kata aidil
" namanya naura rahma hidayat , dia kuliah di kampus stik avicenna, jurusan perawat profesi NERS. kata reza.
" wah.... kamu banyak tahu tentang wanita itu kata aidil.
" hahaahah. kamu tidak tahu kalau reza lagi jatuh cinta sama perempuan itu. tapi sayang dia belum mengakuinya. ucap adi
reza hanya diam mendengar ocehan mereka.
"tadi kamu bilang kampus STIK AVICENNA, ya. ucap aidil.
reza hanya memganggukan kepalanya.
wah... kebetulan sekali pacar aku kuliah di sana, dia juga ngambil NERS di kampus itu. kata aidil.
tapi reza tidak menangapinya, dia hanya memikirkan wanita yang di sukainya,
cafe tamara sudah ada citra dan ulil yang sedang menunggu.
citra menelfon seseorang.
📞 kk kamu dimana sih kok lama baget. ucap citra.
...........................
📞 udah cepetan aku tunggu ya.
.................
📞 I love you to
citra mematikan sambungan telfonya.
"ala....yang lagi di mabuk cinta kata ulil"
" sirik aja kamu, makanya cari pacar jangan jomblo terus. kata citra.
" hahahahah. kamu itu. kata ulili.
" maaf ya aku terlambat kata rahma"
__ADS_1
" aura kemana aja kamu lama baget tau. ucap ulil
" ada masalah di jalan sedikit. ucap rahma
" udah kamu kesana dari tadi kk ade cari kamu terus. ucap citra,
rahma pergi meninggalkan temannya.
di sisi lain aidil, adi dan reza sudah sampai di cafe.
aidil melambaikan tangannya ke pada seseorang gadis.
" ayo kita kesana ucap aidil yang melangka ke arah gadis itu, adi dan reza mengikutinya dari belakang.
" hay sayang, ucap aidil sambil memeluk gadis itu.
" mari duduk kata gadis itu.
aidil duduk di samping wanita itu, adi dan reza duduk berhadapan dengan aidil.
" sayang kenalin teman aku, ucap aidil.
" meraka pun saling menyebutkan nama.
" adi, reza ucap mereka.
" kk kenapa lama baget katanya sudah dekat dari tadi. kata citra.
aidil pun menceritakan semuanya.
" hebat ya wanita itu. ucap citra
mereka pun saling bercerita dan bercanda satu sama lain. walaupun mereka baru pertama kali ketemu.
di sisi lain rahma sedang tes vokal.
tes...tes...ucap rahma.
assalamualaikum. maaf ya telak sedikit. lagi pada nungguian ya.... kata rahma.
semua di cafe berteriak uhhhhhhhh.....
ada juga pengunjung berteriak. nunggui kamu ma nga ada bosan bosanya. rahma melihat kearah pengunjung.
__ADS_1
yang di sana makasih banyak... rahma terseyum manis seakan akan penonton terpesona akan seyumnya.
aidil dan adi tersendak oleh minumannya.
" sayang kalau minum itu hati-hati lo. ucap citra dan mengelus dada aidil.
" sayang jangan lama-lama gelus di dada ku. nanti jenior ku berdiri, mau tanggung jawab. ucap aidil.
" aku itu ada ada saja. ucap citra sambil melepaskan tangannya.
" itu khan wanita yang tadi di jalanan. kata adi sambil menujuh ke arah panggung.
reza melihat ke atas panggung tapi rahma membelakang.
" oh itu, dia naura sahabat kami kata ulil
" kalian kenal sama aura kata citra yang menatap adi.
" itu wanita yang aku ceritakan tadi. kata aidil.
" oh..... kata citra
" kok hanya oh sayang. ucap aidil.
" itu ma sudah biasa kali, kala aura dalam bahaya dia tak segang2 mematah kan tulang orang. preman itu beruntung hanya babak belur saja. ucap citra.
reza tetap menatap gadis itu, dia penasaran siapa gadis tersebut. ketika rahma menghadap kedepan dan mengambil gitar.
" reza sontak kaget, adi.... bukanya itu... kata reza sambil menunjuh ke arah panggung.
" wee.... dari mana aja kamu. badan mu ada di sini pikiranmu entah di mana, dari tadi kita membahas itu. ucap adi yang ketawa dan di susul aidil.
lagu ini aku persembahkan untuk seseorang yang jauh disana, entah dia sedang apa sekarang, apakah dia mengingatku. entah la...!lagu ini mengwakili perasaanku.
mendengar ucapan rahma. citra menghelang napas.
" kamu belum bisa melupakannya aura. sudah 8 tahun berlalu. ucap citra.
" emang aura sudah punya pacar kata reza.
" sudah tapi dulu sebelum rahma pidah ke kota ini.ucap ulil
reza semakin penasaran tentang kehidupan rahma.
__ADS_1