
Aku mencintaimu sebanyak hujan. Kau mencintaiku sesingkat senja. Seperti hujan, aku jatuh cinta berkali-kali. Seperti senja, kau jatuh cinta kemudian pergi.
jam 18.40
" malam ini kadir tidak masuk jaga. dia hanya bermalasan di kamarnya. selama rahma memutuskan hubungan mereka kadir hanya diam di kamarnya saja.
" hari ini riska minta izin tidak masuk jaga. riska ingin bertemu dengan kadir, sudah 2 hari aku tak bertemu dengan bang kadir, malam ini kamu akan menjadi milikku bang ucap riska yang memandangi sebuah botol obat.
risma langsun merebut botol obat itu, di bacanya obat perangsang.
" kamu memang sudah gila ris, demi mendapatkan laki-laki kamu senekat ini.
kamu seperti wanita murahan, aku sebagai sahabatmu mengingatkan mu jangan lakukan hal yang serendah itu. ucap risma.
" kamu tak usaha menasehatiku seperti itu. apa yang aku lakukan itu demi mendapatkan cinta laki laki yang aku sayangi ucap riska dan merebut obat itu dari tangan risma.
" terserah kamu. risma yang meninggalkan riska
risma sudah bersiap untuk ke kamar kadir.
tok...tok..tok..
" assalamualaikum bang, ucap riska
" waalaikum salam ucap kadir dan membuka pintu.
" kamu mau apa kesini ucap kadir
" bagaimana keadaan abang?? ini aku bawah makanan dan air untuk abang. ucap riska yang menyimpang makanan dan air di atas meja yang berada di depan kamar kadir.
" bang.... ucap riska yang memenggang tangan kadir.
" jangan berani menyentuhku, kamu belum puas melihat hubungan ku dengan rahma berantakan. itu gara-gara kamu.
" bang maafkan aku, ucap riska yang memeluk erat badan kadir.
" lepaskan riska, aku tak mau orang lain melihat kita, mereka akan salah paham tentang kita. ucap kadir.
" abang apa-apaan ini, ucap rahma yang datang dari belakang dan membawah kue tar.
" kamu wanita sinting lepaskan pelukanmu dari calon suamiku, aku sudah muak dengan permainanmu. ucap rahma yang menarik tangan riska dan menghempaskan tangan riska dengan kasar.
" dan kamu bang, kenapa menerima pelukan dari wanita sinting ini. ucap rahma keras.
" ra' aku mohon kali ini dengar penjelasan ku.
" baik, kali ini aku akan mendengarnya.
" riska dan aku tidak punya hubungan apapun. riska yang selalu mendekatiku, aku berusaha menghindarinya. kalau kamu tak percaya besok kita ke peghulu. kita menikah besok. ucap kadir yang serius.
" kamu dengar itu wanita sinting,. kami besok akan menikah, apa kamu berusaha menghalagi penikahan kami. ucap rahma
" riska yang mendengar itu, langsun mendekat ke kadir, tapi di halangi oleh rahma.
" kamu mau apa lagi, mau memeluk dan mencium calon suami orang, di mana rasa malumu, kamu begitu murahan, sebagai seorang wanita aku merasa kasihan kepadamu, di luar sana masih banyak laki-laki yang bisa kamu pacarin. ucap rahma
" kamu wanita kurang ajar, ucap riska yang ingin menamparnya, tapi tangannya di halangi oleh tangan kadir.
" jangan berani menyentuh calon istriku. aku harap kamu bisa mengerti. ucap kadir yang melepaskan tangan riska
" kalian..... akan mendapatkan balasan apa yang kalian lakukan padaku. ucap riska yang meninggalkan mereka.
" sayang kamu memaafkan aku kan. ucap kadir.
rahma hanya diam dan duduk di kursi dan melirik air minum yang ada di sampingnya.
rahma yang tak berpikir panjang langsun membuka penutup botol air dan langsun meminumnya.
" kamu haus sayang
" iya aku haus aku kesini jalan kaki, karna mobil yang aku tumpangi ban nya bocor.
" besok kita jadi menikah kahn ucap kadir
" enak saja, sidang pernikahan kita saja belum selesai. ucap rahma
" tenang saja, surat pengajuan nikah kita sudah di acc 5 hari lalu, besok kita akan di sidang,
__ADS_1
" terus persiapannya bagaimana bang.
" tenang saja, semua sudah abang siapkan mulai dari baju yang kamu pakai besok.
" bang selamat ulang tahun ucap rahma yang membuka kue thar yang di bawahnya.
" kamu ingat ulang tahunku.
" iya dong, masa saya lupa ucap rahma.
" tiup lilin dulu bang.
kadir meniup lilinya.
" Selamat ulang tahun calon suamiku! Kebahagiaanmu merupakan kebahagiaanku juga. Insyaallah ketika kita sudah resmi menjadi pasangan suami istri, aku akan berusaha dengan keras menjadi istri yang terbaik untukmu. Aku akan selalu membuatmu bahagia.
" terima kasih sayang. ucap kadir yang memeluk rahma.
" bang malam ini sangat panas ya, aku sedikit gerah.rahma melepas pelukan bang kadir, dan menatap wajah kadir dan memegang bibir kadir. rahma mendekatkan wajahnya ke kadir dan mencium bibir kadir. dan melepaskannya
" ya allah apa yang aku lakukan, kenapa badanku terasa terangsang, batin rahma
" apa yang terjadi kepadamu ra' jangan-jangan air minum yang kamu minum sudah di beri obat perangsan. ucap kadir.
" bang.... tangan rahma mulai meraba badan kadir dan mengelus dada kekar kadir.
kadir yang melihat rahma yang tak bisa mengontrol badanya lagi. kadir menarik tangan rahma masuk ke kamarnya.
( apa yang terjadi di dalam kamar kadir ya.😆😆😆😆😆)
disisi lain renaldo dan ulil sedang memperbaiki ban mobil. akhirnya sudah selesai juga.
mas kita nyusul aura ke markas yu.ucap ulil
" siap bos, ucap renaldo.
tak lama mereka sampai di markas dan menujuh ke kamar kadir.
" mas kok kue tar nya ada disini, aura dan bang kadir mana ucap ulil yang melihat sekeliling.
" ulil kamu dengar sesuatu nga ucap renaldo
" coba kamu dengar.
" haaaaaaaa bang sini aku mau lagi. suara samar-samar di dalam kamar kadir
renaldo dan ulil menatap satu sama lain,
" apa yang aku pikirkan, pikiran mas sama denganku. ucap ulil
" ulil langsun membuka pintu yang tak terkunci.
" kalian sedang ngapain, kalian belum sah, ucap ulil yang melihat kadir sedang mengikat tangan dan kaki rahma.
" untung kalian datang, ucap kadir yang menghampiri mereka.
" apa yang terjadi dengan aura, kalian tidak melakukan apa-apa kan. ucap ulil yang menatap tajam kadir.
" kamu itu ul.... pikiranmu sangat kotor, kadir menceritakan semua yang terjadi kepada mereka.
" hahahahah. bang kadir. kalau aku jadi kamu aku sudah menerkam dia. ucap renaldo.
" apa mas bilang, bisa di ulangi ucap ulil yang menjewer telinga renaldo.
" maaf sayang, laki-laki mana yang tak tergoda kalau mendapat buah semangka ucap renaldo.
" ada, itu bang kadir. ucap ulil
" otak mas saja yang perlu di masukin ke bengkel, supaya nga konslek begitu.
" emang ada yang.
" sudah, bang kadir bantu aku membawah rahma ke dalam kamar mandi. ucap ulil
" ngapain di kamar mandi yang, ucap renaldo
" mau melepsakan sesuatu ya. ucap renaldo lagi.
__ADS_1
" mas... teriak ulil.
kadir melepaskan ikatan rahma dan membantu ulil membawah rahma ke kamar mandi sampai disana kadir di suruh keluar oleh ulil.
ulil menyiram air ketubuh rahma.
" ra' apa bagaimana perasaan kamu sudah baikan. ucap ulil
" iya ul, aku sudah agak baikan, ucap rahma yang lemas.
" kamu disini dulu aku akan mengambilkan kamu baju ganti. ucap ulil.
ulil keluar dari kamar mandi.
" bang, punya baju wanita nga ucap ulil
" nga punya.
" baju abang saja. rahma kedingina di kamar mandi dan aku ingin mengantikan bajunya.
" tunggu ul aku ambilkan bajuku. ucap kadir yang ke lemari mangambil baju kemeja panjang. dan memberikan baju itu ke ulil
" dan kamu mas, tunggu aku di luar ucap ulil
" siap bos.
ulil kembali ke kamar mandi dan cepat menganti baju rahma dan keluar dari kamar mandi.
" aura kamu istirahat di sini ucap ulil yang membaringkan rahma di twmpat tidur. rahma sangat lelah dan sangat tersiksa. efek dari obat perangsan membuat badan rahma lemas,pusing dan bahkan muntah.
" bang pakaian rahma sudah say cuci tinggal abang jemur saja, ucap ulil
" saya pamit pulang bang, jaga aura baik-baik.
" apa obat perangsannya sudah hilang ucap kadir.
" tenang saja bang, aku rasa obat perangsangnya sudah hilang,. ucap ulil yang meninggalkan kadir dan keluar dari kamar.
" mas kita pulang yu.
" aura bagaimana
" dia nginap di sini
" kamu membiarkan sahabatmu bermalam disini , apa kamu tak khawatir dengan sahabatmu itu.
" aku malah khawatir sama diriku sendiri.
" emang kenapa.
" kayaknya aku salah de' jatuh cinta sama orang pikiranya sekotor itu. dan otaknya yang mesum ucap ulil.
" hahahaah. kamu nga salah mencintaiku sayang, aku yang terbaik untukmu, ucap renaldo yang merangkul pinggang ulil
" malam ini kita hanya berdua di rumah, mila menginap di posko bersama herman. dan regina nginap di rumah temannya. kita tinggal berdua.
" awas kamu jangan macam-macam sama aku, aku akan menyuntik mati kamu ucap ulil
" jangan dong sayang, aku cuma pengen melukak.
....................
di sisi lain kadir sedang menjemur baju rahma, agar besok bisa di pakai.
setelah kadir selesai dia menghampiri rahma yang sedang tidur di atas ranjang.
" seandainya kamu sudah menjadi istriku aku tak akan menghindarimu seperti tadi, tapi aku tak mau mendapatkannya sebelum kamu menjadi istriku.
kadir menyelimuti badan rahma dengan selimut, dan membaringkan badannya di tempat tidur dan memeluk badan rahma.
mereka pun tidur bersama.....
**semoga nga terjadi apa-apa ya diantara mereka malam ini.
jangan bosan-bosanya membaca ceritaku.
semoga kalian senang.
__ADS_1
😆😆😆😆😆😆😆😆**