
1 minggu setelah kejadian di dalam gudang obat, kadir berusaha untuk menghindar dari rahma. karna di pikiran kadir jika saya terus bertemu dengan rahma aku akan kesulitan untuk melupakannya.
ya tuhan jika dia bukan jodohku jauhkan dia dariku. dan jika dia jodohku maka persatukan kami. ucap kadir.
sudah 2 minggu kadir berada di atas gunung.
disana terjadi komplik antar suku yang semakin memanas. sehingga tentara harus menjaga perbatasan. agar tak terjadi peperangan antar suku yang mengakibatkan banyak nyawa yang melayang.
.....................
dan selama 1 minggu bidan mila berusaha dekat dengan kadir, seribu macam cara yang di lakukan bidan mila. mulai dari menelfon dan mendatangi kadir di atas gunung. kadir yang awal-awalnya yang risih atas perlakuan bidan mila mulai membuka sedikit hatinya untuk orang. karna dia tak mau egois untuk memaksa rahma untuk mencintainya. mungkin dengan cara ini dia akan melupakan rahma.
..............β¦............................
besok adalah jadwal puskel di mana setiap 1 kali dalam sebulan akan diadakan puskel.
daftar nama sudah di umum kan dan di tempel di papan pengumuman.
rahma, ulil, nurta, bidan mila dan dokter andra. yang bertugas untuk puskel besok. dan di bantu oleh tentara yang ada disana.
πaura kamu di mana (ulil)
πdi puskesmas, kenapa( rahma)
π kamu lihat instagram milik bidan mila.
πnga emang kenapa
π cepat lihat saja.
ulil mematikan sambungan telfonya. dan rahma langsun membuka instagramnya. dan melihat foto yang di unggah oleh bidan mila.
" yang tersayang..... π€©π
rahma melihat foto bidan mila sedang bersandar di bahu seorang tentara, tapi wajah laki-laki itu di tutup dengan stiker. tapi papan nama yang tertulis di baju tentara itu A. kadir.j
" abang kadir. ucap rahma sejak kapan mereka dekat batin rahma.
ada perasaan sesak di dada rahma.....
bang kadir.... hits...hits.... hits .... rahma menangis memanggil nama kadir, entah air mata ini tanda peyesalan atau kebahagian melihat kadir bersama wanita lain......
keesokan harinya, rahma dan kawan-kawanya sudah bersiap untuk puskel hari ini.
puskel akan di laksanakan di atas gunung,
__ADS_1
30 menit perjalanan kesana. sampai disana mereka menyiapkan alat yang di butuhkan. mulai dari tensi, timbangan, pengukur tinggi badan dan lain-lainnya. selah 5 menit sudah ada pasien yang mengantri. rahma dan kawan-kawan melayani pasien dengan senang hati.
jam menunjukkan 13.00 kadir sudah datang dari patroli ke desa,
" rifin kita mampir ke posko di desa dulu, sebelum kita pulang. ucap kadir.
" siap letnan ucap rifin
mereka pun mampir di posko, di sana sedang ada kegiatan puskel. kadir pun turun dari mobil dan menghampiri mereka,
" selamat siang dok
" siang pak
" gimana kegiatan puskelnya.
" alhamdulillah lancar pak,
" kalau begitu saya pamit dok. ucap kadir.
kadir pun meninggalkan dokter andra. dan melihat sekeliling, kadir melihat rahma yang sedang melayani pasien yang terakhir. sesekali rahma terseyum ke pasien.
ra aku rindu sama kamu, mungkin dengan cara aku menghindarimu membuat aku bisa melupakanmu. batin kadir.
kadir menegok sumber suara, ternyata bidan mila yang memanggil.
" abang sedang apa disini. ucap mila yang sok dekat.
" oh itu. aku baru pulang dari patroli. dan mampir sebentar ucap kadir.
" oh.... gitu. abang sudah makan ucap mila
" itu ,,, nanti kalau sudah di posko. ucap kadir
" sekalian abang makan sama kita saja, kita sudah selesaiko. ucap mila
" tapi.... ucap kadir
" sudah bang kita makan bersama saja. ucap mila yang menarik tangan kadir.
disisi lain rahma sedang memeriksa pasien terakhirnya. dan membereskan alat yang tla di pakainya.
" aura coba kamu lihat disana, aku nga suka sama bidan mila yang kecentilan sama bang kadir. ucap ulil
rahma melihat ke arah kadir dan mila, raa hanya terseyum ke ulil
__ADS_1
" apa kamu nga sakit hati melihat mereka berdua. apa lagi bidan mila yang terus menempel ke bang kadir.
rahma memilih untuk diam dan tak mau ambil pusing, tapi sejujurnya hati rahma terasa sakit melihat mereka, siapa yang tak tergoda dengan bidan mila yang cantik,putih, seksi, batin rahma.
di tempat makan mereka semua duduk di lantai dan berhadapan. secara kebetulan rahma duduk berhadapan dengan kadir.
mereka tak saling tegur. apalagi saling menatap.
"bang. buka mulutmu. ucap mila
kadir yang tak merespon ucapan mila, tapi mila tak tinggal dia. bang.... ucap mila yang merege kayak anak kecil.
kadir langsun membuka mulutnya dan memakan makanan yang di suapi oleh mila.
semua orang melihat mereka, ada yang bilang.
"mau dong di suapin sama bidan cantik...
" ada yang bilang sweet bidannya. aku juga mau. kurang lebih begitu ucapan mereka.
kadir melihat kearah rahma tapi rahma tak melihat kearah kadir. tapi kadir tahu kalau raut wajahnya rahma begitu kesal.
ternyata kamu cemburu ra' hanya saja kamu tak mau mengakuinya. batin kadir.
" adek cantik kalau makan jangan terburu-buru. bibirmu terkena sambal.ucap kadir yang mengambil tissu dan membersihkan mulut bidan mila..
" abang perhatian sekali kepadaku. ucap bidan mila yang memeluk kadir dari samping.
rahma yang merasa geram atas perbuatan mereka di depannya. langsun membantingkan sendok yang ada di tangannya. lalu berdiri.
" maaf membuat kalian tak merasa nyaman. aku sudah selesai makan kalian lanjutkan saja. ucap rahma yang meninggalkan mereka dan berlari.
ya allah apa yang terjadi kepadaku, bang aku sangat menyesal menolakmu waktu itu. bang aku juga mencintaimu. aku rindu kepadamu. dan aku minta maaf... ucap rahma.
" aku juga masih mencintaimu sampai sekarang. ucap seseorang yang langsun memeluk rahma dari belakang.
" aku merindukanmu ra' aku ingin kamu selalu ada di sampingku
dari tadi kadir sudah mengikuti rahma dari belakang, dia takut akan terjadi apa-apa terhadap rahma. kadir mendengar semua keluh- kesah rahma.
rahma melepas pelukan orang itu dan membalikkan badannya. rahma langsun memeluk orang itu.
" abang aku minta maaf. aku mencintaimu, aku merindukanmu, aku mau abang di sampingku selamanya, aku kira bisa melupakanmu tapi aku tak bisa bang. ucap rahma yang menangis.
" abang juga sama.............
__ADS_1